Tumbuh Bersama IIDN Interaktif

Sebenarnya usia saya tidak lagi berada dalam masa pertumbuhan. Jadi, ini bukan soal badan saya yang bertambah tinggi ataupun soal pertumbuhan berat badan, meskipun faktanya ada pelebaran di sana-sini. Bukan, bukan soal itu, ini tentang tumbuhnya passionku bersama komunitas keren, IIDN Interaktif (Ibu-ibu Doyan Nulis Interaktif).

Awal jadi anggota, saya sempat keder. Bagaimana tidak, teman-teman pada jago nulis. Ada yang sudah punya buku sendiri, ada yang langganan tulisannya lolos audisi Storycake, ada juga yang tulisannya wara-wiri nongol di media cetak. Sedangkan saya, saat itu baru saja mulai aktif menulis di blog pribadi. Tulisannya juga masih ala kadarnya. Duh, tutup muka pakai wajan deh maunya, malu.

buku keren karya teman-teman hebat
buku keren karya teman-teman hebat

Pelan-pelan saya mulai memberanikan diri ikut audisi antologi, meskipun gagal untuk pertamakalinya. Selanjutnya ternyata juga tidak mudah, gagal, gagal dan gagal lagi, dari beberapa audisi ternyata cuma nyantol di satu buku yaitu “Curhat Bisnis”. He,he,he, masih harus banyak belajar dari teman-teman yang lain. Saya pun berusaha aktif di kelas dan mengikuti pelatihan yang diadakan, seperti kelas Writerpreneur yang belum lama ini ada.

Dari teman-teman seperti Mba Indari Mastuti, Mba Raditya Surya, Mba Candra Nilamurti, Mba Lygia Pecanduhujan, Mba Dydie Prameswari, Mba Sri Widiyastuti, Mba Mukti A. Farid dan nama-nama lain yang tidak bisa saya sebut satu persatu, saya belajar menulis, menulis, dan menulis.

Satu nama yang turut mempengaruhi pertumbuhanku adalah Mba Arin Murtiyarini. Beliau ini penulis artikel yang produktif dan juga seorang contest hunter yang ulung. Terbukti, seringnya menjadi pemenang dalam banyak kontes menulis. Mba Arin inilah yang sering saya repotkan dengan banyak pertanyaan seputar dunia tulis menulis. Hi,hi,hi, terimakasih ya Mba Arin.

frametink
pertumbuhanku bersama IIDN Interaktif

Alhamdulilah satu persatu tulisanku bisa dimuat di media cetak. Ini berkat pembelajaran di komunitas ini dan teman-teman yang selalu memotivasi saya untuk terus menulis. Hmm, belum banyak tulisan yang tembus media cetak, tapi ini melegakan sekaligus menguatkan keyakinan bahwa saya berada dijalur yang benar.

Lalu kapan punya buku solo? Wah, yang ini saya juga ingin seperti teman-teman lain, tapi, jalan menuju kesana harus ditempuh dengan keuletan dan kesabaran. Semoga impian saya segera beranjak nyata.

Seberapa tumbuh saya dengan IIDN Interaktif? Saya “tumbuh besar” bersamanya. Passion menulis saya tumbuh pesat, pengetahuan dan wawasan juga bertambah, kesempatan untuk menjadi penulis buku, juga saya dapatkan. So, beruntunglah saya berada di tempat yang tepat bersama orang-orang yang hebat. Love You IIDN Interaktif.

14 Comment

  1. Aku suka kalimat pembukanya hehehe

    1. hahaha…ini soal fakta yang terungkap..

  2. Hi mba ety, keren ya… aku mau fokus di rumah IIDN, biar ketularan yang punya buku.

    1. hai Mba Astin, IIDN tuh virus positif bagi yang pengen punya buku..

  3. tetap semangat, mbak ety…. selangkah lagi menuju impian (buku solo kan?).. Aminn…

    1. Amin, semoga ngikutin jejaknya Mba April

  4. kereeennn semoga menang yaa

    1. Amin, tapi gak pede ah, yang lain pada lebih keren

  5. ooooo aku punya lo buku curhat bisnis. yang mana ya curhatan mb ety 😀
    tak liat ahhh bukunya hehe

    1. hehehe, aku malah lupa judulnya mba, saya jualan souvenir..xixixi..

  6. Bener banget Mbak, passion saya juga tumbuh pesat di IIDN. Bersyukur sekali bertemu dengan IIDN.

    1. Ya Mba Tri,berasa dalam masa pertumbuhan lagi. Tiap hari tambah besr, besar dan besar.

  7. Tik smgt…good mksh udah nge.add semoga mimpiku tercapai, tulisanku dah ketemu kpn2 aku foto2 dah di websiteku biar makin semngat mksh ya udah menginspirasi dan menular virusnya

    1. Sama-sama Nurma, semoga kamu bisa menulis lagi.

Leave a Reply