Kontribusi Laos sebagai Investasi Diplomatik

laos
credit:wikipedia

Kita tidak bisa memilih dimana kita dilahirkan. Seperti halnya penduduk Laos, mereka tidak bisa menolak ketika letak negara mereka ternyata tidak memiliki laut. Batas wilayah negara Laos semuanya daratan. Laos berbatasan dengan wilayah RRC, Myanmar, Vietnam, Thailand dan Kamboja. Hal yang gifted semacam ini memang menjadi tantangan berat bagi Laos.

Tanpa laut, Laos diibaratkan tidak memiliki kolam susu. Istilah ini populer untuk menggambarkan laut yang kaya akan sumber daya hayatinya. Selain itu tanpa laut telah membuat Laos tidak terhubung dengan jalur perdagangan internasional yang umumnya melalui laut.

Berada di pedalaman dan terasing, seperti itulah letak geografis Laos. Nyatanya, sebagai anggota ASEAN yang tergolong muda, Laos memang mengalami ketertinggalan dibanyak bidang. Pendapatan perkapita penduduknya termasuk yang terendah diantara negara-negara ASEAN.

Infrastruktur di negara berjuluk Negeri Seribu Gajah masih tertinggal dibandingkan dengan negara tetangganya Thailand dan negara ASEAN lainnya. Masalah lain yang dihadapi Laos adalah sumber daya manusia yang terbatas. Mereka yang berpendidikan tinggi lebih memilih bekerja di luar negeri demi mendapat penghasilan yang lebih baik.

Jika melihat kondisi ini, posisi Laos diantara negara-negara ASEAN lainnya menjadi timpang. Padahal Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015 tinggal sebentar lagi. Kondisi ini tentu harus diatasi, apa pasal? Dalam sebuah kerjasama multilateral seperti ini dibutuhkan keseteraan dalam banyak aspek.

Sebagai sesama anggota ASEAN, negara-negara yang lain harus memiliki kesadaran untuk mendorong keseteraan masing-masing anggota. Namun, kuncinya tetap ada pada Laos. Seberapa cepat kekuatan perubahannya, tergantung pada keseriusan Laos dalam mengubah kondisinya.

Meskipun memiliki ketertinggalan namun Laos menyimpan potensi yang besar. Baik dibidang pertanian, pariwisata maupun sumber daya air. Jadi, Laos sebernarnya bisa memberikan kontribusi pada komunitas.

Kontribusi pada Komunitas Sebagai Investasi Diplomatik

Laos memang tidak memiliki laut namun potensi alamnya besar. Bahkan menurut Dewan Pariwisata dan Perdagangan Eropa (ECTT), Laos merupakan destinasi wisata terbaik di dunia. Letaknya yang terasing ternyata tidak selalu merugikan. Laos seperti surga yang baru ditemukan, sehingga banyak turis ingin berkunjung kesana. Sektor pariwisata Laos adalah penyumbang pendapatan terbesar nomer dua.

Potensi wisata yang besar harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk mendatangkan devisa. Laos harus menggenjot promosi wisata dengan menggandeng negara anggota ASEAN. Laos barangkali harus belajar dari Malaysia yang telah sukses dengan branding wisatanya.

Laos juga bisa bekerjasama dengan Thailand yang juga hebat dalam industri pariwisata. Bisa dibuat promo wisata kedua negara, seperti berwisata ke Laos mendapat service berupa Thai Massage. Tentu ini akan berdampak baik bagi pariwisata kedua negara.

Sayangnya, infrastruktur yang ada masih belum memadai. Persoalan yang jamak bagi negara-negara yang tertinggal secara ekonomi. Laos dapat melakukan kerjasama dengan negara ASEAN lainnya dalam membangun infrastruktur. Bisa dilakukan dengan mengundang investor dari negara-negara anggota ASEAN untuk turut membangun sarana dan prasarana di Laos.

Pembangunan infrastruktur tentu akan berdampak baik bagi kehidupan ekonomi Laos dimasa yang akan datang. Infrastruktur yang memadai dapat memacu pertumbuhan ekonomi negara ini. Lalu lintas perdagangan dari dan menuju Laos akan semakin terbuka. Sektor pariwisata juga mendapat manfaat, turis tentu akan senang berkunjung jika akses menuju tempat wisata memadai.

Potensi lain yang dimiliki Laos adalah sumber daya air. Meskipun tidak memiliki laut, Laos memiliki sungai yang bisa dimanfaatkan airnya sebagai sumber listrik. Laos memiliki Sungai Mekong, dan jika rencana membangun bendungan guna menghasilkan listrik diwujudkan maka Laos bisa menjadi suplier listrik bagi negara tetangganya seperti Vietnam dan Thailand.

Akhirnya, tua ataupun muda, miskin ataupun kaya tidaklah menjadi halangan untuk mampu memberikan kontribusi bagi komunitasnya. Laos pun memiliki potensi dibalik usia mudanya dan ketertinggalannya untuk mampu setara dengan anggota ASEAN lainnya.

 

#10daysforASEAN #day 6

Sumber :

Wikipedia1

Wikipedia2

Dwde

Leave a Reply