Cerita ABG Keren dan Berprestasi

Cerita ABG yang satu ini memang benar-benar keren. Bagaimana tidak, ABG yang satu ini membawa cerita prestasi yang jempolan. Prestasinya ditorehkan di salah satu negara Eropa yang terkenal dengan kemajuan bidang sains dan teknologi yaitu Jerman.

Di sana cerita ABG ini menjadi perbincangan hangat karena berhasil memformulasikan persamaan untuk menyelesaikan perhitungan angka piramid dengan jumlah tak terbatas.

Hebatnya lagi, prestasinya ini dibuat saat usianya masih 15 tahun. Keren kan!. Siapa sih, ABG yang memiliki prestasi keren ini, penasaran?. Hm, dialah Ibrahim Handoko, seorang ABG kelahiran Duisburg 19 Agustus 1994, telah berhasil menorehkan cerita luar biasa ini.

Saat masih ABG, matematika adalah pelajaran yang saya takuti, wajarlah nilai matematika saya pas-pasan saja. Oleh karena itulah saya selalu menyimpan kekaguman sama siapapun yang pintar matematika, seperti Ibrahim Handoko.

Prestasi Ibrahim Handoko mendapat pujian dari guru matematika sekaligus pembimbingnya, Michael Wallau. Menurutnya, Ibrahim adalah murid yang luar biasa karena mampu menemukan rumus matematika dan ini dilakukan disela-sela waktu luangnya.

Awal mula penemuannya bisa dibilang secara tak sengaja. Ini terjadi saat ia membantu adik perempuannya dalam menyelesaikan tugas dari sekolah berupa perhitungan piramida. Jika dengan cara biasa, perhitungan diselesaikan secara menjumlahkan satu persatu elemen dalam piramida tersebut hingga didapat jumlah totalnya maka dengan cara yang ditemukan Ibrahim, persoalan penghitungan angka piramid bisa dilakukan cepat tanpa dihitung satu persatu.

Sosok Ibramim yang merupakan anak pertama dari tiga bersaudara ini dikenal santun dan religius. Kakak dari Muhammad Abdul Aziz dan Kamila Handoko ini, aktif dalam berbagai kegiatan di masjid. Ternyata Ibrahim memang sosok ABG keren ya, perpaduan yang bagus, cerdas spiritual dan cerdas intelektual.

Berkat penemuannya ini, Ibrahim meraih prestasi membanggakan, ia dinobatkan sebagai matematikawan terbaik dan berhak mewakili distriknya dalam olimpiade matematika di tingkat negara bagian.

Ini baru cerita ABG keren habis. Di usianya yang belia telah sanggup memberi manfaat berupa ilmu memecahkan perhitungan piramida. Kalau ABG yang lain pada punya cerita apa ya?. Semoga sih cerita ABG yang baik-baik dan yang membahagiakan sekaligus membanggakan orangtua dan negara.

Ini contoh yang baik buat para Ababil alias ABG labil. Belajarlah dari apa yang dilakukan Ibrahim, usia ABG memang masa pencarian jati diri, karena masih dalam pencarian maka seringkali mereka labil sehingga mudah terpengaruh lingkungan. Jika pengaruh baik tentu fine saja, sebaliknya jika pengaruh buruk maka berbahaya.

Saran saya, para ABG di Indonesia harus memahami agamanya dan berpegang teguh padanya. Contoh kan sudah ada, Ibrahim itu aktifis masjid bro!. Bukan jamannya lagi aktifis masjid itu bisanya ngaji doang. Lihatlah, Ibrahim bisa jadi matematikawan.

Jadi para ABG, jangan malas kalau disuruh ke masjid. Belajar agama yang benar dan aplikasikan, Insyaalloh tsunami sekalipun tak mampu menggoyahkan iman kalian. Jadilah pribadi yang imun supaya bisa selamat dunia akherat.

Sumber

detiknews.com

coretan ke 4

Artikel ini turut mendukung gerakan PKK Warung Blogger



10 thoughts on “Cerita ABG Keren dan Berprestasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *