Musim Hujan Telah Tiba

Dp Bbm Hujan Bergerak
sumber gambar di sini

Beberapa minggu ini di tempatku sudah mulai memasuki musim hujan. Setiap hari hujan turun dengan intensitas sedang hingga tinggi. Biasanya hujan turun di siang, sore atau malam hari, belum pernah pagi hari. Bagaimana di tempat lain? sudah memasuki musim hujan kan?.

Hujan di awal musim sepertinya lazim ya jika diikuti dengan halilintar dan guntur yang suaranya cetar membahana. Ditambah lagi sering banget diikuti dengan angin kencang. Duh, yang seperti ini membuat dag-dig dug apalagi dibeberapa tempat angin kencang ini sudah menimbulkan kerusakan seperti pohon tumbang dan rumah-rumah rusak. Semoga saja tidak ada lagi agin kencang yang berakibat fatal.

Hujan di peralihan musim seperti sekarang ini tak jarang membuat tubuh sakit. Seperti sakit radang tenggorokan, batuk dan pilek. Mesti jaga kondisi badan nih, supaya daya tahan tubuh tetap prima sehingga nggak gampang sakit apapun kondisi cuacanya. Menjaga agar badan tetap fit bisa dilakukan dengan makan bergizi yang teratur, tidur yang cukup, dan olahraga. Inshaalloh sakit enggan menyerang tubuh kita.

Nah, bicara soal hujan nih suka bikin suasana hati jadi melow, jiaah mungkin karena mendung-mendung gitu. Bawaannya males, mau ngapa-ngapain serba entar, Apalagi mau beraktifitas di luar rumah. Huhuhu, hujan nggak hanya bikin melow tapi juga selow.

Yang paling terasa saat musim hujan seperti ini adalah hawa dingin yang menusuk tulang. Enak buat tidur sehingga seringkali menjadi godaan besar ketika ingin bangun dinihari. Hihihi, rasanya enggan berpisah dengan selimut. Padahal sederet niat dan rencana sudah disusun rapi. Eh, kok ya, gara-gara hujan membuat rencana harus disesuaikan.

Belum lagi urusan anak pergi ke sekolah. Kalau si Mba karena ikut jemputan, nggak masalah kalau hujan ndak bakan kehujanan. Nah yang kecil ini, ke sekolah aku antar pakai sepeda onthel. Kalau hujan bakalan repot nih. Untung sejauh ini hujan belum pernah turun pagi hari. Dalam hati berharap, jangan pagi hari deh hujannya, supaya nggak kehujanan nih ke sekolahnya.

Musim hujan bagi anak-anak malah menyenangkan, soalnya bisa main hujan-hujanan sepuasnya. Sudah dari ekmarin sebetulnya anak-anak minta main hujan-hujanan tapi belum kuijinkan. Melihat kondisi hujan yang disertai angin kencang dan halilintar serta guntur menurutku belum aman buat anak-anak main hujan-hujanan.

Anak-anak sempat kecewa karena belum boleh main hujan-hujanan tapi akhirnya ngerti, boleh main hujan-hujanan tapi nunggu hujan yang nggak pakai geledek, hahaha. Ya, anak-anak memang seolah menemukan keasyikan ketika main hujan-hujanan. Mereka puas bermain air, berlarian di guyuran air hujan, berlompatan sambil berteriak. Wuih, seru banget melihat mereka bermain hujan.

Hujan di satu sisi berkah yang wajib disyukuri. Setelah kemarau dan persediaan air mulai menyusut maka Alloh menurunkan hujan agar air melimpah lagi. Di lain sisi, hujan kadang membawa musibah. Ketika keseimbangan alam mulai goyah, hujan yang turun justru membawa bencana banjir. Semua kembali pada manusia, mau menjaga agar alam tetap lestari atau tidak. Jika tidak maka hujan akan selalu membawa bencana banjir dan ketika kemarau tiba kekeringan melanda karena air hujan tak maksimal diserap.

Musim hujan telah tiba, semoga menjadi pengingat bahwa lestarinya lingkungan menjadi tugas kita bersama.

2 Comment

  1. Galaxi baru hujan agak serius semalam
    Rumahku bocor

    Yuk ikut Kontes Unggulan Proyek Monumental Tahun 2014 Jeng

    Salam hangat dari Surabaya

    1. hehehe, ada yak Pak de hujan agak serius?. Di tempat saya hujan terus Pakde, pakai angin kencang pula. Wkwkwk, ternyata tak hanya rumahku yang bocor, rumah pakde juga to. Masih digodok Pak de. Salam dari Karanganyar

Leave a Reply