Kiat Sukses Bisnis Makanan dan Minuman

buku1Judul Buku            : Bisnis Makanan dan Minuman
Penulis                : A.Yahya. Hastuti
Penerbit            : Gramedia Pustaka Utama
Jumlah Halaman        : 181 hal.
Cetakan Pertama        : Tahun 2012

Geliat bisnis makanan dan minuman semakin semarak. Munculnya kreatifitas dan inovasi telah membuat bisnis ini menarik dan penuh persaingan. Bagaimana tidak, setiap kreatifitas baru ataupun inovasi tercipta dan diminati, bisa dipastikan akan muncul pesaing. Masih ingat bukan dengan inovasi Brownies Kukus Amanda yang fenomenal?. Sekarang dimana-mana banyak dijumpai Brownies Kukus dengan berbagai merek. Meskipun demikian Brownies Kukus Amanda sebagai produk yang asli selalu unggul dibanding dengan yang muncul belakangan.
Untuk bisa bertahan dalam bisnis makanan dan minuman dibutuhkan lebih dari sekedar rasa makanan dan minuman yang enak. Dibutuhkan pula strategi marketing dan menejemen yang baik. Rasa makanan dan minuman yang enak tentu harus dibarengi dengan marketing yang baik agar makanan dan minuman tersebut bisa diminati. Banyaknya peminat tentu akan berdampak pada berkembangnya usaha makanan dan minuman. Menejemen yang baik akan mampu mengelola dan mempertahankan bahkan mengembangkan bisnis makanan dan minuman tersebut hingga meraih kesuksesan.
Menjalankan bisnis makanan dan minuman ternyata tidak harus memiliki keterampilan memasak. Menyewa koki, membeli makanan cepat saji, atau tepung premix untuk membuat kue secara praktis dan pasti jadi bisa dijadikan sebagai alternatif dalam menjalankan bisnis makanan dan minuman. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Tips mengatasi kekurangan dari kedua cara di atas dibahas lengkap di bagian pertama buku ini pada hal.1-7.
Selanjutnya dalam buku ini dibahas langkah-langkah memulai usaha dan cara menghitung investasi awal. Pembahasan disertai dengan contoh penghitungan investasi awal untuk beberapa jenis usaha akan memberi gambaran besarnya modal awal yang diperlukan. Dalam buku ini diserati contoh perhitungan investasi awal untuk usaha warung bakso, kedai es kelapa dan rumah makan. Perhitungan ini didapat dari hasil survey di kota Depok dan sekitarnya.
Masalah yang seringkali kurang mendapat perhatian pelaku usaha makanan dan minuman adalah persoalan perijinan dan perpajakan. Padahal kedua hal tersebut penting sebagai jaminan keberlangsungan bisnis dan menyangkut kewajiban yang harus dipenuhi setiap warga Negara. Dalam bab ini dibahas berbagai macam ijin yang harus dipenuhi untuk usaha rumah makan, catering, home industry dan lain-lain. Step by step cara memperoleh perijinan dan mengurus perpajakan dibahas dibagian ke 4 buku ini pada hal.26-71.

Siapapun pelaku bisnis tentu ingin meraih kesuksesan di bisnis yang digelutinya. Agar bisa meraih kesuksesan ada hal yang harus diperhatikan yaitu kepuasan konsumen, strategi pemasaran, pengelolaan keuangan dan menejeman yang baik. Kesuksesan Brownies Kukus Amanda tentu menginspirasi banyak pelaku bisnis. Itu adalah satu inovasi yang berbuah manis. Untuk bisa bertahan hingga sekarang dan tetap diminati meskipun muncul pesaing tentu dibutuhkan kerja yang bagus dalam mengelola bisnis tersebut. Faktor-faktor yang menentukan keberhasilan bisnis makanan dan minuman keberhasilan secara detil dibahas di bagian 5-8 pada hal.72-145.
Sekecil apapun bisnisnya tentu tetap memerlukan modal. Masalah permodalan memang sering dihadapi oleh mereka yang ingin berbisnis dan para pelaku bisnis yang sudah memulai bisnisnya. Beragam sumber permodalan dan cara memperolehnya dijelaskan dibagian ke 9 pada halaman146-166. Dan dibagian akhir penulis membahas bisnis makanan dan minuman yang dipasarkan secara online. Cara ini mulai banyak digunakan sebagai media yang potensial mengingat tingginya angka pengguna internet di Indonesia.
Sebagai buku panduan, buku berjudul Bisnis Makanan dan Minuman ini telah memberi pengetahuan dan tuntunan yang lengkap dalam menjalankan bisnis makanan dan minuman secara step by step. Buku ini ditulis oleh seorang pelaku bisnis makanan dan kue yang telah berpengalaman sehingga apa yang ditulis di buku ini adalah berdasarkan pengalaman pribadi yang tentu saja bermanfaat bagi para pemula bisnis maupun mereka yang belum secara professional menjalankan bisnisnya.

26 Comment

  1. sy msh kapok bisnis makanan mba, klo gak habis basi, lima tahun lalu beli franchise makanan dan gulung tikar 🙁 btw, mba, templete berubah2 terus nich 😉

    1. pengalaman gulung tikar memang menyakitkan ya Mba Rina. Pantas seorang wirausahan dituntut bermental baja diantaranya ya untuk bisa bangkit dari bangkrut.. template pertama error, template kedua dipasang banner nggak bisa rapi, banner keluar garis terus dan nggak ngerti cara ngerapihinnya, jadi ya begitulah ganti lagi..

  2. kalau jualan makanan, kalau aku lihat yang paling menentukan adalah lokasi, karena harus cepat perputarannya.. hihi.. pengalaman bisnis di dunia kuliner 😀

    1. Begitu ya Mba, wah nambah ilmu nih saya..mba sari bisnis apa mba?

  3. Masyarakat sekarang sudah mulai mencari produk kuliner yang selain enak juga sehat (hygiene) yang kadang-kadang masih diabaikan oleh pengusaha kuliner. Kalau saya, pengennya buka catering yang supply makanan karyawan di hotel-hotel, asyik deh kayaknya….

    1. Betul Mba, bermunculan produk kuliner tanpa pengawet, pewarna buatan dan catering sehat. Ide bagus Mama Obito di bali kan buaanyaak hotel..semoga tercapai.

  4. kuliner ini emank bikin maknyusss alias ngilerr enak banget yang nguliner …. sayaratnya satu harus punya uang kalau mau nguliner

    1. Hahaha..Mas Topik bisa aja..ya iyalah mana ada yang gratis..semua harus modal kali..

  5. dari dulu ingin mencoba bisnis kuliner tapi belum kesampaian.

    1. Sama dong..halaaah.,,kalau saya kebanyakan mikir, sementara aksinya nol. jadi we gak jalan-jalan..

  6. benar juga ya mbak. sukses bisnis kuliner tak harus pandai memasak.
    TFS YA…

    1. Iya Mba Susi, ada cara lain bisnis kuliner ketika tak pandai memasak..

      1. untungnya saya bisa memasak , tapi itu hanya sampingan.klo mau bisnis kuliner masih mikir banyak dan aksinya nol wkwkwkw

        1. Serius Pak Adi bisa memasak? awal yang bagus sih buat bisnis kuliner..hehehe kalau gitu sama dong, kebanyakan mikir

  7. Bisnis makanan dan minuman memang sedang booming akhir2 ini. Tapi yang kuamati di kotaku, bisnis2 makanan dan minuman yg baru muncul itu hanya ramai di awalnya saja, tapi tak lama kemudian sepi dan ujung2nya tutup deh.

    1. Itu dia Mba Reni, nggak mudah ternyata bertahan di bisnis kuliner ya, butuh siasat supaya makanan yang dijual tetap digemari..

  8. Kira kira bisnis kuliner apa ya yang bisa tahan sepanjang jaman alias tidak musiman ? pengen juga berbisnis kuliner…

    1. Bisnis apa ya? kesukaan orang indonesia kan makan nasi sepanjang waktu, kayaknya nasi plus lauk yang enak, apalagi kalu tempatnya strategis.begitu Mas Indra, sekedar ngasih ide..

  9. ilham Tukang Kaos says: Reply

    bu gak ada to buku entrpreneur yang buat kaum2 mahasiswa 😀

    1. Ada Mas Ilham, coba ke toko buku, salah satunya Kewirausahaan:Membangun Usaha Sukses Sejak Usia Muda, penulis Suharyadi dkk, penerbit Salemba Empat..

  10. alhamdulillah saya gak bisa masak mbak, tapi saya bisa cari pasangan yg pinter masak 😀

    1. Wakaka…semoga bisa mendapatkan pasangan yang pinter masak ya mas Ahlun..

  11. pengen juga punya usaha makanan, kayanya menyenangkan 🙂

    1. Silahkan dicoba De Zefi..bisnis kuliner selalu menarik..

  12. bisnis makanan dan minum emang menjanjikan.. apalagi kalau enakk.. yummy…

    1. Pasti laris ya pak..itu dia PR nya bikin makanan yg enak.

Leave a Reply