Kunjungan IIDN Solo Ke Pustaka Arafah

Ceritaku kali ini masih tentang Sehari Bersama Indari Mastuti dan Ibu-ibu Doyan Nulis (IIDN) Solo. Setelah makan siang, sholat dzuhur dan tukeran kado maka acara selanjutnya adalah kunjungan ke dua penerbit seperti yang telah dijanjikan Mba Indari Mastuti.

Kunjungan pertama adalah ke Penerbit Pustaka Arafah, yang letaknya ternyata tak jauh dari kediaman Mba Candra, cuma sak nyukan naik mobil dah nyampai di tempat. Penerbit yang telah berdiri sejak Febuari 2001 ini dikenal dengan buku-buku keislaman dengan tema fiqih dengan rujukan dari ulama salaf yang teruji.

Pada perkembangannya, Pustaka Arafah memperluas sayapnya dengan mendirikan beberapa imprint guna menjangkau pasar yang lebih luas. Diantaranya ada Samudera yang menerbitkan buku bertema remaja, psikologi populer, pengembangan diri dan keluarga.

Ada juga Imprint Granada Mediatama yang menerbitkan buku-buku dengan tema khusus tentang akhir jaman. Untuk tema-tema seputar tatacara beribadah praktis digarap oleh imprint Media Zikir. Aktifitas pergerakan Islam tak luput pula dibidik sebagai tema buku yang diterbitkan oleh Imprint Media Islamika.Untuk melihat buku-buku yang telah diterbitkan Oleh Pustaka Arafah, bisa dilihat disini.

Nah, sesampainya di Pustaka Arafah kami disambut dengan ramah oleh para pegawai di sana. Sebotol teh dan sekotak snack menjadi teman ngobrol yang asyik bersama Pak Taufik dkk.

Ngobrolin apa sih? tema obrolan tentu saja seputar dunia penerbitan dan buku-buku terbitan Pustaka Arafah. Dari obrolan ini dijelaskan bahwa tema-tema yang dibidik Pustaka Arafah tentu saja tema-tema agama Islam. Untuk satu tahun kedepan mereka akan menerbitkan buku-buku yang bertemakan akhir zaman.

Ini bukan berarti peluang menerbitkan buku bagi ibu-ibu IIDN Solo sudah tertutup. Mereka tetap terbuka dengan kiriman naskah-naskah dengan tema yang sesuai dengan imprint yang telah ada.

Sst ada bocoran nih, pertengahan tahun 2014, Pustaka Arafah akan mendirikan Imprint baru yang akan menerbitkan buku-buku bernafaskan islam namun dengan gaya penulisan lebih ringan. Maksudnya, mengurangi penulisan ayat-ayat Al Quran secara eksplisit namun isi buku tetap berlandaskan pada Al Quran.  Contohnya itu seperti bukunya Jamil Azzaini yang berjudul ON.

Tuh, peluang bagi teman-teman yang punya minat menulis buku seperti itu, tinggal kirim outline ke Pustaka Arafah.  Oh ya satu lagi nih hal penting yang disampaikan oleh Pustaka Arafah bahwa sekarang ini penerbit lebih menyukai penulis yang memiliki basis komunitas.

Penulis seperti ini biasanya dianggap telah memiliki segmen pasar yang akan merespon buku-bukunya. Selain itu penulis yang mau berpromosi dan menjual bukunya tentu lebih prospektif bagi penerbit. Hehehe, ini mengonfirmasi apa yang telah disampaikan Mba Indari Mastuti saat sharing.

Ngobrol asyik harus diakhiri karena agenda ke penerbit berikutnya sudah menunggu. Tapi, berhubung di Pustaka Arafah itu ada toko bukunya maka wisata belanja dulu.

Wow, teman-teman antusias sekali membeli buku, wajar dong ya kan doyan nulis, modalnya ya harus doyan baca, hehehe. Asyiknya belanja di Toko Buku Arafah ini tiap hari ada diskonnya, qeqeqe ini kan yang dicari, lumayan lho!.

Selesai belanja, kita segera menuju ke Penerbit Tiga Serangkai….ada cerita apa ya di sana? Uhuuk, tunggu episode selanjutnya!

 

9 Comment

  1. huwaaa belanjanya seruuu nih. belanja berapa buku Mak? 😀
    siap nih cerita ke tiga serangaki 🙂

    1. sari widiarti says: Reply

      duuuh typo -____-
      tiga serangkai

    2. Hehehe, kalau saya sih cuma dua buku..yang lain tuh pada ngeborong..

  2. Salut dgn komunitas IIDN ini mba.
    Disela kesibukannya sbg ibu rumah tangga atau bahkan mungkin pekerja juga, ibu-ibu ini masih menyisihkan waktu untuk menulis dan malahan berkunjung ke penerbit segala.

    Salut mba.

    1. Makasih Mang Ujang atas apresiasinya..kami berusaha mengisi waktu luang untuk hal yang positif dan bermanfaat..

  3. Ada informasi baru yang saya dapat disini Mbak Ety …
    Yaitu … penerbit ternyata lebih menyukai pengarang yang mempunyai basis komunitas …

    Ya … ini simbiose mutualisma …

    Promosi bisa berjalan dengan lebih masif

    Salam saya Mbak Ety

    (8/2 : 23)

    1. Semoga bermanfaat infonya ..Betul Om Nh..promosi bisa berjalan masif..Salam Om Nh..

  4. Asyik reportase yang keren nich..mampir juga ke blog saya yang mencoba menuangkan dengan bahasa saya.

    1. Makasih Bunda Astuti…senang bisa kenal Bunda..Oke Bunda nanti saya mampir ya..

Leave a Reply