2 Statusku : Pada Suatu Kenangan

Pakde Cholik memang paling bisa deh kalau soal ide GA. Seperti GA kali ini nih, peserta diminta menguraikan 2 status facebook, apa maksudnya dan pesan apa yang ingin disampaikan pada status itu. Nah, sebagai tambahan, dikutipkan pula salah satu komentar pada status tersebut.

Lha dalah, sebagai orang yang jarang nyetatus, diriku harus ngubek-ubek dulu timelineku. Paling sering statusku kan cuma share postingan blog. Kalaupun share status, akhir-akhir ini tuh share status orang dan kutambahi pengantar saja.

Setelah dipilih-pilih, pilihanku jatuh pada 2 status yang kuberi judul Pada Suatu Kenangan. 2 status tersebut adalah tentang kenangan di masa laluku. Ini adalah sebuah kerinduan dan kebahagiaan ketika bisa mengulanginya kembali.

Nah, ini dia status-statusku :

Status, 9 Mei 2013

“lamo ndak ngirup cuko”

Status kubuat dalam Bahasa Palembang yang kurang lebih artinya tuh sudah lama tidak menyeruput cuko. Aktifitas ngirup cuko biasa dilakukan saat makan pempek. Cuko ditaruh di mangkuk kecil, makan pempeknya lalu seruput cukonya dari mangkok kecil tersebut jadi bukan disendokin ke mulut ya. Ini adalah cara makan pempek yang dilakukan oleh orang Palembang.

Setelah pindah domisili kebiasaan itupun tak lagi dilakukan. Kalau makan pempek pasti dipotong kecil-kecil, terus ditaruh di atas mangkok kemudian disiram cuko dan dimakan dengan menggunakan sendok, hehehe beda ya.

Ternyata saat itu aku kangen pengen ngirup cuko lagi. Sensasinya itu lho yang bikin kangen. Sensasi itu antara menikmati gurihnya pempek sambil menahan pedasnya cuko agar tidak tersedak dan masuk hidung, hahaha. Ini sesuatu banget buatku.

Setiap tempat memang memiliki kebiasaan berbeda. Terasa aneh pada awalnya namun akhirnya bisa menikmatinya juga bahkan merindukannya.

Jadi, nikmatilah keunikan setiap daerah yang pernah kita tinggali selagi bisa karena ketika kita sudah tak lagi tinggal di sana, bisa kangen setengah mati.

Apa mau dikata aku kan nggak bisa ngotot tinggal di Palembang terus sementara suami pindah ke Jawa. Ini jawaban buat komentar seorang kawan di Palembang sana, Eni Purnawanti.

Dia tuh komentar begini: Makonyo umi klu pindah dak usah jauh-jauh  dari kota pempek. Cak kami cuma begeser dikit ha..ha..

Yae lah, kalau lah bisa milih begitu Bi Ciek..

Status 1 Desember 2013

Asyik, bisa menabuh salah satu gamelan di tembi #BN2013

Status ini tentang kegiatanku saat Kopdar Blogger Nusantara 2013 di Jogyakarta. Salah satu kegiatannya dilaksanakan di desa wisata Tembi. Ada banyak hal di sana dan yang menarik perhatianku adalah alat musik gamelan ini.

Gamelan ini mengingatkanku pada masa duduk di bangku sekolah dasar saat ikut karawitan. Nembang jowo diiringi aneka macam gamelan itu kenangan tak terlupa.

Hm, makanya, ketika lihat gamelan ini, aku langsung minta bala bantuan untuk memotretku. Makasih ya Mba Lies Wahyoeni, sang fotografer.

Ada satu komentar yaitu dari Om Nh, membuatku berasa jadi bintang sinetron. Begini kata Om Nh :  waktu suting sinetron inih … saya ada di lokasih. Qiqiqi, kan Om Nh kru nya.

Gamelan di hari ini memang kalah pamor ya dengan alat musik moderen. Semakin jarang saja pertunjukkan seni karawitan diselenggarakan. Semoga foto ini bisa jadi pengingat bahwa menjadi moderen itu tak lantas melupakan akar budaya di mana kita lahir.

Artikel ini diikutkan dalam Giveaway Blogger Dengan Dua Status di BlogCamp.

4 thoughts on “2 Statusku : Pada Suatu Kenangan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *