Maling Pede

source : pixabay.com
source : pixabay.com

Kejadian ini sudah beberapa minggu yang lalu sebetulnya. Menimpa salah seorang tetanggaku. Rumahnya dibobol maling pada pagi hari, sekitar jam 10 an. Kok tahu? ya, karena ketahuan sekitar jam 11 an saat si anak pulang sekolah dan menurut tetangga depan rumah itu, sekitar jam 10 an ada orang bertamu.

Hm, ini maling pede banget ya, beraksi di pagi hari tanpa ketahuan. Emang ada maling yang pede? nggak tahu sih, cuma kok ya berani-beraninya masuk rumah orang dengan membobol jendela, seperti nggak ada rasa takut dan panik gitu.

Ceritanya nih, sekitar jam 10 pagi ada dua orang laki-laki mengendarai motor matic bertamu ke rumah tersebut. Tetangga depan rumah yang kebetulan mau pergi tidak bertanya apapun pada si tamu. Beliau pikir, nanti juga akan pergi kalau tahu si penghuni rumah nggak ada.

Pergilah itu si tetangga depan rumah dengan santai. Tak lama kemudian, tetangga samping rumah keluar rumah untuk menyapu halaman. Dia pun melihat dua orang itu, nah biasanya si ibu satu ini kalau ada orang tak dikenal itu suka bertanya, “Cari siapa Mas?” . Eh, saat itu kok ya si Ibu cuma ngeliatin doang tanpa bertanya.

Selesai menyapu, si Ibu pun masuk rumah kembali. Dia pun segera menidurkan anaknya yang masih balita. Kalau ibu-ibu menidurkan anaknya sambil menyusui kan biasa tuh kalau terkantuk-kantuk. Nah, saat terkantuk-kantuk inilah si Ibu mendengar suara glodak dari rumah sebelah.

Namanya sedang terkantuk-kantuk, ya si Ibu nggak ngeh kalau itu maling yang berhasil membobol jendela rumah sebelah. Siangnya berulah ketahuan saat yang punya rumah bertanya, apakah ada orang ke rumahnya pagi tadi, soalnya isi lemari berantakan, perhiasan hilang, uang juga raib ditambah sepeda gunung yang harga sekennya di atas satu juta juga ikut lenyap.

Semua tetangga menyimpulkan jika yang bertamu tadi pagi itu malingnya. Ini adalah kejadian ketiga di jalan tempat tinggalku. Kejadian pertama, saat subuh, rumah ditinggal ke masjid sementara pintu gerbang terbuka dan pinta rumah tak dikunci. Beruntung, aksi ini segera ketahuan sehingga maling tak sempat membawa apapun meskipun gagal ditanggap karena keburu melarikan diri dengan motor matic.

Kejadian kedua, juga masih subuh, di rumah Ketua RT. Beliau beruntung karena maling keburu lari. Nah yang ketiga ini si maling, entah dari komplotan yang sama atau tidak berhasil menggasak isi rumah korbannya.

Jam segitu sekitar rumahku memang sepi, aku sendiri jam segitu sedang jemput anakku. Rupanya, maling ini telah mengamati nian kondisi sekitar rumah target sehingga dengan pedenya masuk rumah dan keluar rumah tanpa ketahuan.

Waspada menjadi keharusan nih. Jika ada orang tak dikenal berkeliaran di sekitar rumah sebaiknya kita tegur saja. Tanyakan, cari siapa. Dianggap kepo? biarin deh daripada berabe. Paling tidak, kalau dia bermaksud jahat, semoga berpikir ulang karena ada yang memperhatikannya.

Satu lagi, melengkapi jendela dengan terali, bisa menjadi pilihan agar rumah bisa aman dari maling. Hari gini, ada saja orang yang malas kerja keras untuk bisa bertahan hidup, lebih milih jadi maling.  Waspadalah!

 

2 Comment

  1. Koq ya ndilalah tetangga gak ngeh semua ya, Mba.

    Ya, semoga yg trkena musibah diberi kesabaran. Tetep waspada ya, Mba.

    1. Iya Idaaaah, malingnya beruntung bener tapi emang suasana jam segitu sepiii.
      Idah juga waspada ya.,,

Leave a Reply