Mencetak Penulis Perempuan

logo SPBerawal dari keinginannya untuk mencetak penulis produktif membuat Indari Mastuti merasa perlu mendirikan Sekolah Perempuan. Dengan kurikulum yang tepat dan pertemuan berkala secara offline diharapkan akan membuat para alumninya mampu menulis dengan baik dan menjadi penulis handal.

Di Sekolah Perempuan para peserta akan diberi materi tentang dunia kepenulisan. Peserta akan diajarkan bagaimana caranya mendapatkan ide tulisan, mengolah ide menjadi tulisan, cara melakukan riset untuk tulisan, membuat outline naskah, hingga membidik pasar buku dan penerbitan. Semua materi ini dibutuhkan dalam dunia kepenulisan.

Indari Mastuti mengatakan bahwa untuk bisa lancar menulis maka sesorang itu harus melakukan 3M yaitu menulis, menulis, dan menulis. Berangkat dari hal inilah, Sekolah Perempuan tidak hanya memberikan teori namun juga memberikan tugas-tugas menulis yang disertai dengan deadline. Selain berlatih menulis di sekolah, peserta juga diharapkan mampu menulis di luar jam belajar secara mandiri.

Menyinggung soal animo peserta, perempuan berkacamata ini menuturkan jika animo para peserta itu luar biasa. Setiap angkatan kelas selalu penuh. Disetiap angkatan ada 30 peserta dengan didampingi 4 orang mentor yang berpengalaman dalam dunia kepenulisan. Para peserta belajar setiap hari Sabtu selama 3 jam dan sekolah ini berlangsung selama 3 bulan.

Sekolah Perempuan memiliki kurikulum yang terukur. Indari menuturkan, selama 3 bulan belajar peserta dipacu untuk bisa menyerap semua materi dengan baik. Ia menargetkan para peserta akan mampu menulis minimal 1 buku. Ini adalah target yang terukur dari serangkain pelatihan yang diberikan.

Hasil yang positif ternyata langsung bisa dipetik. Buku-buku dari para alumni mulai terbit satu persatu diantaranya buku yang berjudul “Ketika Anakku Siap Menikah” dan buku berjudul “Desain Kitchen Set 5 Jutaan” ¬†karya Hani Widiatmoko.

buku@

Selama belajar di Sekolah Perempuan para peserta tidak hanya mendapat materi dan berlatih menulis. Mereka merasakan atmosfer yang membuat mereka memiliki semangat berlipat-lipat untuk menulis. Menurut salah seorang alumni, Yessi Hermawati, di Sekolah Perempuan Ia juga belajar tentang komitmen, manajeman waktu dan mengenal potensi diri.

Sekolah Perempuan akan membuka Angkatan V yang dimulai pada 6 September 2014. Jika berminat Anda bisa mendaftarkan diri pada Bagian Humas Kartikowati DH (Atie) HP 085 216 216 034; PIN BB 25F542E6.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *