Dolan ke Pasar Seni Malioboro

pasar-seni-1Cerita kali ini masih tentang jalan-jalan Saya di Jogya. Setelah puas putar-putar di pasar Beringharjo dan makan gudeg, perjalanan dilanjutkan ke emperan Malioboro. Menyusuri setiap sudut emperan yang tersaji adalah aneka barang kerajinan Jogya seperti batik, kaos dan aneka cindera mata.

Sewaktu makan gudeg di depan pasar tadi, Saya mendengar obrolan tentang Pasar Seni yang ada di Malioboro. Berbekal obrolan singkat, Saya coba mencari keberadaan pasar seni tersebut. Setelah berjalan cukup jauh dari arah pasar, Saya akhirnya menemukan pasar seni itu. Kalau dari arah Stasiun Tugu lebih dekat, karena letaknya hampir diujung jalan Malioboro.

Pasar Seni ini adalah sebuah pusat batik dan kerajinan khas Jogya. Aneka batik dari mulai kain hingga pakaian jadi ada disana. Tak hanya itu, selain menjual batik, Pasar Seni juga menjual jilbab dengan aneka motif. Hati-hati, bisa lapar mata.

collage-pasar-seni

Melihat banyak batik aneka motif dan warna membuat naluri keperempuanan Saya muncul, halaaah modus. Untung saja bisa dikendalikan maka tujuan awal jalan-jalan tak berubah menjadi belanja-belanja.

Barang kerajinan yang dijual di pasar seni banyak pula macamnya. Aneka miniatur candi, aneka asesoris, tas, sendal, miniatur alat transportasi, miniatur tugu Jogya. Ikon jogya seperti blangkon juga dijual di sini. Pokoknya, semua jenis kerajinan dan batik tersedia. Tinggal dipilih sesuai selera.

pasar-seni-6

Soal harga menurut Saya lebih murah daripada di Pasar Beringharjo. Itu karena Saya nawarnya kurang banyak, hahaha. Harga blus batik dengan model dan motif yang sama selisih 10 rb. Padahal harga yang Saya beli sudah dikurangi 15 rb.

Walah kok masih ada yang lebih murah ternyata. Saya harus lebih berani menawar nih kalau belanja di pasar. Itu untuk blus batik saja. Kalau untuk barang lain Saya tidak membandingkan harganya.

pasarseni7

Oh ya, enaknya belanja di pasar seni, pengunjung diperbolehkan untuk mengambil gambar alias memotret. Tapi untuk amannya, minta ijin dulu saja sama pramuniaganya. Soal satu ini, nggak semua toko di Malioboro membolehkan pengunjung mengambil gambar.

Satu lagi, hati-hati jika sedang memotret, sedang memilih atau sekedar melihat-lihat barang yang bisa pecah, secara tegas disebutkan jika memecahkan barang berarti membelinya. Nah, bagi para pengunjung yang membawa anak-anak harus ekstra hati-hati supaya tak ada tragedi harus membeli barang yang sudah pecah.

Jika, butuh tempat dan suasana yang nyaman untuk berbelanja, ya cocok, jika berbelanja di Pasar Seni. Tempatnya bersih dan ber AC, jadi dijamin nggak kepanasan.

Oke deh, begitulah sekelumit cerita jalan-jalan di Jogya tempo hari yang membawa pelajaran berharga soal tawar-menawar.

http-signatures.mylivesignature.com-54492-344-51343A10920A1763355CE01CAE8FABCA

21 thoughts on “Dolan ke Pasar Seni Malioboro

  1. malioboro ya…selalu rindu untuk melangkahkan kaki disanah..itu sebelah mana sih mbak..kali aja nanti bisa aku agendain buat belanja2 pas hanimun…
    kalo di pasar beringharjo sebenere sih murah tapi ya itu kudu pinter nawar ^_^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *