Belajar Nulis Fiksi Di Kopdar IIDN Solo

iind solo
iind solo

Nulis fiksi? buat saya yang tidak terbiasa, menulis fiksi itu sulit. Padahal saya suka juga baca cerpen maupun novel bahkan suka “baper”. Sayangnya kalau disuruh menulis aliran yang satu ini bikin gemrobyos dan tidak selesai pula. Terus kenapa pula ingin belajar? Eh justru itu, karena nggak bisa jadi ingin belajar. Penasaran gitu lho. Alhamdulilah, setiap kopdar IIDN Solo selalu ada materi yang disajikan. Nah, kali ini giliran belajar menulis fiksi.

Ini adalah acara kopdar IIDN Solo yang kesekian kalinya (13/9/15), lupa sudah berapa kali. Kali ini yang ketempatan kopdar itu rumahnya Bu dr. Istiati, di daerah Jebres, seputaran UNS. Saya berangkat bareng anak-anak dan Mba Yang Noviar Desmayani. Meski sempat kebablasan karena asyik ngobrol, akhirnya sampai juga di rumah Bu Dokter.

Sesampaianya di sana disambut senyum sumringah tuan rumah dan Mba Ima yang sudah tiba terlebih dulu. Kami bertiga mengobrol ngalor ngidul hingga satu persatu teman-teman yang lain datang. Akhirnya, yang ditunggu-tunggu hadir juga, pemateri nulis fiksi yang tak lain adalah anggota IIDN Solo yaitu Mba Hana Aina.ย Ya, di IIDN Solo memang berlaku dari anggota, oleh anggota dan untuk anggota. Setiap anggota IIDN Solo akan kebagian giliran untuk berbagi ilmu kepada teman-teman yang lain.

Mba Hana menjelaskan tentang fiksi populer foto: dr. Istiati
Mba Hana menjelaskan tentang fiksi populer
foto: dr. Istiati

Mba Hana membawakan materi tentang fiksi populer. Bahwa fiksi populer itu istilah yang dipakai untuk membedakan antara karya ini dengan fiksi sastra. Jika menilik jauh ke belakang, fiksi sastra Indonesia memang banyak ย yang lahir dimasa lalu, seperti karya penulis Buya Hamka. Sekarang bisa dibilang fiksi populer lah yang banyak ditemui.

Sesuai dengan namanya, fiksi populer, ciri-ciri yang dimiliki fiksi ini juga merupakan gambaran kondisi masyarakat saat ini. Mengapa? karena masalah yang diangkat dalam fiksi populer itu masalah yang sedang aktual, seperti permasalahan sehari-hari yang dihadapi masyarakat, contohnya persabahatan, percintaan, keluarga, dan persaingan bisnis. Bahasa yang digunakan juga bahasa keseharian yang sifatnya sederhana dan mudah dipahami. Bahkan tak jarang menggunakan bahasa gaul sepeti “loe”, “gue”.

serius tapi santai
serius tapi santai

Fiksi populer biasanya plotnya sederhana, terdiri dari pembukaan, konflik, penyelesaian dan ending. Fiksi yang satu ini dibuat menyesuaikan selera pembaca. Bisa tampil dalam berbagai genre, seperti romance, komedi, horor dan fiksi ilmiah. Nah, karena sifatnya yang aktual dan sederhana membuat fiksi populer lebih bersifat menghibur.

Fiksi populer mengalami perkembangan, jika dulu kita barangkali hanya mengenal cerpen, cerbung dan novel. Kini ada karya fiksi populer yang hanya berupa cerita singkat, terdiri atas 100-300 kata yaitu flash fiction. Intinya, flash fiction itu menyajikan konflik tanpa pembukaan, bagaimana menyajikan konflik dalam jumlah kata yang minim.

sst, ada yangserius banget
sst, ada yangserius banget
sembari diskusi
sembari diskusi

Ada lagi novelet, jika dulu kita mengenal novel itu beratus-ratus halaman. Untuk karya fiksi antara 60-75 halaman disebut dengan novelet. Lebih panjang dari cerbung namun lebih pendek daripada novel.

Dalam menulis fiksi populer ada hal yang harus diperhatikan, yaitu faktor instrinsik yang terdiri dari tema, penokohan,alur, gaya bahasa, setting dan sudut pandang. Yang kedua adalah faktor ekstrinsik, terdiri dari latar belakang, sosial budaya dan kondisi alam.

Dalam kesempatan ini Mba Hana juga membagi tips dan trik dalam menulis fiksi populer seperti menjaring ide dan menyimpannya, bagaimana membuat tokoh yang kuat, bagaimana membuat setting senyata mungkin, bagaimana membuat kalimat pembuka yang menarik dan membuat penasaran, bagaimana membuat dialog, logika cerita dan masih banyak tips lainnya.

Mba Hana tak hanya memberi materi tapi juga menyertakan contoh flash fiction. Yang serunya lagi, Mba Hana kemudian menyelanggarakan GA berupa menulis Flash Fiction (FF) dengan tema sad romance story. Wah, jadi materi kemarin itu langsung dipraktikan. Tinggal kepala saya yang nyut-nyutan, hehehe.

Alhamdulilah, kopdar kali ini berjalan lancar dan IIDN Solo tambah ramai karena kedatangan dua anggota baru yaitu Mba Neneng dan Mba Siti. Semoga, keberadaan IIDN Solo bisa semakin bermafaat dan semakin solid.

http---signatures.mylivesignature.com-54492-344-51343A10920A1763355CE01CAE8FABCA

26 Comment

  1. Wah, kopdaran yang sangat bermanfaat ^^

    1. Iya mba Titis, gak sekedar kumpul-kumpul.

  2. Menulis fiksi butuh imajinasi yg tajam. Pengen nyoba tp harus belajar sama ahlinya dulu hehe..

    1. Hai, Mas Sultan biar lebih yakin ya? Btw saya pernah belajar dari ahlinya lho tapi tetep saja belum bisa.😂

  3. makasih sharenya… tapi kurang lengkap.. coba dishare semua langkah untuk bisa jadi artikel

    1. Gitu ya Mba Ade?😁 siap deh nanti dilengkapi

  4. serunya kumpul bareng sambil belajar menulis bareng teman-teman yah, jadi lebih memacu semangat pastinya ^^

    1. Betul mba Ranii, ada banyak kompor jadi semangat

  5. langsung nyari ide buat GA.. ^_^

    1. Siiip, btw bagi ide dong! qeqeqe

  6. saya udah lama ga nulis fiksi, kangen juga

    1. Huhuhu, udah pada bisa nulis fiksi. Ayo nulis lagi mba kania

  7. Haiiiissshh, akupun juga pengiiin bisa bikin fiksi yang cetharrr gitu maaak

    1. hahaha, percaya mba Nurul pasti selalu cetar. Nulis non fiksi juga cetar.

  8. Saya kepengem banget bisa nulis fiksi mak…tp smpe skrg masih mumet…blum dpet celahnya…apa passion saya bukan disana kali ya..hiks..tp msh penasaran..

    1. Jangan-jangan iya kali, sama kayak saya, hiks

  9. IIDN keren ya banyak ibu-ibu yang berbakat. Kalo di Bekasi ada gak mbak ๐Ÿ™‚

    1. Anggota nya punya minat dan kemampuan yg berbeda mba. Oh, dl sih jabodetabek ada mba. Gak tau kalo sekarang

  10. sebenarnya aku pengen sekali belajar nulis fiksi mbak sama komunitas ini..tapi masih aja ada alasan…hehehe

    1. Hehehe, ayo semangat mba.

  11. Sudah lama nggak nulis fiksi, kadang-kadang kangen juga mau nulis tapi begitu di depan lapie, bingung apa yang mau ditulis ๐Ÿ˜€

    1. Hehehe, stak ya mba. Ayo belajar menggali ide.

  12. ih kerennya …. kopdar IIDN Solo yang hadir banyak juga.
    Salam dan sukses buat IIDN Solo, Mbak. Saya mohon izin utk share ini di IIDN Makassar ya ๐Ÿ™‚

    1. Wah, IIDN Solo terinspirasi dari IIDN Makasar lho Mba Mugniar. Silahkan mba, jika mau di share, semoga bermanfaat.

  13. Saya belum bisa menulis fiksi, garing banget deh pokoknya he he. Kalau ada yang bagi-bagi tips secara langsung begini pasti asyik ya ๐Ÿ™‚

    1. Iya mba, problem kita sama, apa mungkin karena diedit dulu sebelum selesai ya?. Jadi aja nggak pernah rampung.

Leave a Reply