Sritex, Local Brand Keren Dari Solo #SmescoNV

wpid-picsart_10-19-03.03.39.jpg

Akhir-akhir saya kan suka belanja kain. Tepatnya, sejak saya memutuskan untuk memproduksi hijab. Nggak cuma jenis kain yang saya hafal, tekstur, dan rasanya ketika dikenakan tak luput dari perhatian saya. Sekarang saya jadi lebih detil dalam memperhatikan jenis kain. Soalnya pernah mendapati kain sejenis dengan harga yang lebih murah, ketika saya pegang ternyata teksturnya beda dengan kain sejenis dengan harga yang lebih mahal.

Ternyata kualitas kain ada levelnya meskipun sama jenisnya. Orang biasanya menyebut dengan istilah ori dan kw, hehehe. Untuk mendapat kain dengan kualitas yang bagus tentu harga yang harus dibayar lebih mahal. Buat saya sih, ukurannya nyaman, kalau nyaman dipakai maka kain itu akan jadi pilihan bahan untuk hijab saya.

Kualitas kain yang bagus apakah berarti selalu produk luar negeri?. Hm, dulu saya berpikir demikian. Semua yang berkualitas bagus itu pasti produk luar negeri. Produk seperti tas, sepatu dan baju bermerek paling sering disebut dari luar negeri. Setelah berinteraksi dengan internet saya jadi melek. Nggak selalu lah brand keren itu brand dari luar Indonesia.

Zara, Uniqlo, JCPenney, New Yorker, Sear, adakah yang mengenal brand tersebut?. Jika tidak, abaikan saja, hahaha. Saya juga mengenalnya berdasarkan informasi bukan sebagai pengguna brand tersebut. Kantong saya pas nya dengan local brand. Kembali ke soal brand yang disebut tadi, produk mereka ternyata dipasok justru dari local brand Indonesia lho!. Hm, nggak nyangka ya?. Nggak nyangka tapi bangga banget.

sumber : pt. sritex
sumber : pt. sritex

Local brand keren itu adalah Sri Rejeki Isman Textile atau lebih dikenal dengan nama Sritex. Produsen tekstil dan garmen ini merupakan perusahaan tekstil terbesar di Asia Tenggara. Setiap tahunnya menghasilkan rata-rata 24 juta potong garment dan di distribusikan ke 55 negara, diantaranya  ke Eropa, Amerika, Afrika Utara,Timur Tengah dan Asia Pasific, wow keren. Hal ini tidak lepas dari posisi Sritex yang menggarap industri tekstil dari hulu hingga hilir.

Mengenal Sritex

Awalnya perusahaan yang didirikan oleh HM Lukminto ini merupakan usaha dagang “Sri Redjeki” yang beroperasi di Pasar Klewer pada tahun 1966. Usaha ini berkembang dan memperluas jenis usahanya dari usaha dagang bertambah dengan memproduksi kain. Pabriknya berada di Baturono 81 A, Solo.

Berkat keuletan dari HM. Lukminto, perusahaan ini semakin besar dan berhasil mendirikan pabrik tekstil dan garment yang terintegrasi secara vertikal. Sekarang, PT Sri Rejeki Isman Tekstil atau Sritex memiliki 4 unit pemintalan (spinning), 5 unit penenunan (weafing), 3 unit pencetakan dan pencelupan (dyeing printing) dan 6 unit garment. Tak hanya itu, Sritex kini juga memiliki banyak kelompok usaha dengan total karyawan 40.000 orang.

Mengenal Produk Sritex

Dibalik gagahnya seorang tentara ternyata ada Sritex yang membalut tubuhnya.

Ya, salah satu produk unggulan Sritex adalah pakaian seragam militer. Kerennya, local brand satu ini tidak hanya memasok seragam militer untuk TNI/Polri saja. Sritex juga memasok seragam militer ke lebih dari 30 negara. Bahkan dipercaya untuk memproduksi seragam militer NATO.

sumber : pt.sritex
sumber : pt.sritex
sumber : pt. sritex
sumber : pt. sritex

Selain seragam militer, Sritex juga memproduksi perlengkapan seragam militer, seperti ransel, topi, tenda, rompi, decker, sarung tangan maupun jaket. Jika melihat beragamnya varian keperluan militer yang diproduksi Sritex, terlihat bahwa perusahaan ini leading disektor ini.

Jika ada local brand yang mampu memasok keperluan militer di banyak negara, satu-satunya alasan yang tepat pasti karena “kualitas”. Ya, kualitas tekstil yang dihasilkan Sritex memang bagus. Sudah menjadi pengetahuan umum bukan, jika buyer luar negeri pasti punya standar tinggi untuk produk yang akan dibelinya. Dan Sritex mampu membuktikan sebagai pemasok seragam militer ke banyak negara sejak tahun 1994.

Produk unggulan lain dari Sritex adalah seragam kerja. Sudah banyak perusahaan nasional memakai kain buatan Sritex untuk seragam para karyawannya. Beberapa diantara perusahaan pelanggan setia Sritex adalah Blue Bird Group, Maspion group, Sodexo, Djarum, Maybank, Deutsche Post, DHL, PT. Pos Indonesia, Korpri dan masih banyak lagi lainnya.

pt. sritex
pt. sritex

Yang tak kalah keren adalah produk fashion dari Sritex. Produk fashionnya antara lain casual looks for men and women, elegant batik for men and women, dan cute and fashionabel for little boys and girls.

Masa Depan Sritex

Kondisi perburuhan industri tekstil Bangladesh dan Kamboja yang tidak stabil kabarnya memberi angin segar bagi Sritex untuk semakin mengukuhkan posisinya sebagai produsen tekstil dan garment yang besar. Kondisi tersebut ditangkap sebagai peluang yang akan mendatangkan keuntungan yang semakin besar.

Target besar pun dipatok oleh manajemen, pada tahun 2016, Sritex mematok target penjualan kotor di angka USS 641-USS 672 juta. Target ini dipasang setelah pada tahun 2015 ini, Sritex mematok target penjualan kotor USS 594- USS 611 juta.

Untuk dapat meraih target sebesar itu, Sritex telah menyiapkan beberapa strategi seperti ekspansi kapasitas produksi secara bertahap, meningkatkan efisiensi produk, memperluas diversifikasi produk dan memperluas jaringan pelanggan.

Jika melihat rencana dari Sritex, nampak bahwa local brand ini memiliki masa depan yang bagus. Sritex semakin mampu bersaing dengan produsen tekstil dan garmen dunia.

Benarkah Local Brand Lebih Keren?

Jika melihat kesuksesan Sritex, nggak usah ragu lagi, kalau Sritex itu local brand yang keren. Menguasai pasar tekstil dan garmen seragam militer di dunia itu prestasi yang luar biasa. Ini membuktikan bahwa local brand lebih keren.

Sayangnya tidak semua local brand keren ini terekspose secara luas sehingga diketahui masyarakat. Disinilah Smesco berperan dalam mempromosikan local brand yang ada ke dunia Internasional. Smesco adalah singkatan dari Small And Medium Enterprises And Cooperatives atau dikenal dengan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM).

Smesco memberikan layanan profesional seperti menyediakan UKM galery untuk memberikan tempat bagi local brand mempromosikan produknya, memberikan pelatihan kepada KUKM, dan mempromosikan local brand ke pasar dunia.

Jadi, untuk menjawab pertanyaan apakah local brand lebih keren, jawabannya iya dong. Bisa dicek di gedung Smesco, begitu banyak local brand yang keren.

Yuk, buka mata, buka telinga,karena local brand keren ada di sekitar kita. Nggak usah malu apalagi minder jika produk yang kita pakai itu buatan dalam negeri.

Sumber Data Dan Gambar:

PT. SRITEX

http://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20150624125231-92-62079/sritex-incar-penjualan-hingga-us–672-juta-pada-2016/

http://www.ciputraentrepreneurship.com/manufaktur/kisah-sukses-hm-lukminto-membangun-sritex

http---signatures.mylivesignature.com-54492-344-51343A10920A1763355CE01CAE8FABCA

19 thoughts on “Sritex, Local Brand Keren Dari Solo #SmescoNV

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *