Tokopedia Roadshow Kota Solo 2015 #Ciptakan Peluangmu

wpid-1445815860572.png

“Bisnis membantu orang adalah bisnis yang paling indah”

Kalimat itu meluncur dari seorang COO Tokopedia Bpk. Leontinus Alpha Edison. Saya sempat dibuat bingung dengan kalimat itu. Bagaimana sebuah bisnis itu berwujud memberikan bantuan? setelah mendengar penjelasan Pak Leon saya baru ngeh. Ternyata yang dimaksud beliau dengan membantu itu adalah memberikan kesempatan bagi orang lain untuk sukses dengan berjualan melalui Tokopedia.

Benar juga sih, untuk mendaftar di Tokopedia sebagai penjual kan memang gratis (tidak dipungut bayaran). Sementara itu penjual bisa memperoleh keuntungan dengan berjualan disana. Jika melihat para penjual yang tergabung di Tokopedia itu sukses maka rasanya bahagia dan itu sangat berharga, begitu kata Pak Leon. Dari sinilah Tokopedia kemudian rajin mengunjungi kota-kota di Indonesia untuk mengajak sebanyak mungkin orang untuk berani menciptakan peluangnya sendiri.tokopedia roadshow solo

Antusiasme publik kota Solo ternyata luar biasa. Acara yang semula direncanakan hanya mengundang 70 -100 orang ternyata membludak hingga ribuan peserta. Pihak Tokopedia pun akhirnya memutuskan menerima sesuai dengan kapasitas ballroom. Selain dihadiri para Toppers, roadshow ini turut mengundang para blogger dan awak media.

tokopedia roadshow solo
ruang registrasi yang penuh dengan peserta

Acara Tokopedia Roadshow ini berlangsung di Borobudur Ballroom, Hotel Novotel, Solo, (25/10) mengusung tagline yang sedang gencar dipromosikan yaitu “Ciptakan Peluangmu”. Tokopedia Roadshow diselenggarakan di 10 kota di Indonesia dan Solo merupakan kota kedua setelah Jakarta. Pada kesempatan ini, dihadirkan 3 pembicara yaitu Leontinus Alpha Edison selaku COO Tokopedia, Dina Sri Agustin seorang Inspiring Seller, dan Ge Pamungkas seorang Stand Up Comedian.

tokopedia roadshow solo

MC menyebutkan jika kunci sukses Tokopedia sebagai marketplace terbesar di Indonesia adalah kolaborasi. Nah, salah satu kolaborasi yang dilakukan oleh Tokopedia adalah kolaborasi dengan JNE. Makanya, pihak JNE yaitu Bpk. Bambang Widiatmoko diberi kesempatan untuk berbicara. Beliau menegaskan bahwa JNE selalu siap menjadi partner kerja bagi Tokopedia  dan terus berusaha meningkatkan pelayanan.

Sebelum acara talkshow dimulai, peserta dihibur oleh lawakan segar ala Ge Pamungkas. Stand Up comedian satu ini sukses membuat seisi ballroom tertawa. Lawakannya berhasil membuat mood penonton jadi naik. Wajarlah Ge ini kan jebolan stand up kompetisi yang diselenggarakan oleh salah satu stasiun tv.tokopedia roadshow solo

Tiba saatnya talkshow dimulai perhatian saya langsung tertuju pada Bu Dina Sri Agustin, salah satu seller sukses di Tokopedia yang berasal dari sebuah desa kecil di Madura. Bu Dina dulunya seorang pegawai di sebuah perusahaan. Namun karena ada perasaan tidak puas dengan apa yang didapatnya maka dia pun memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya dan beralih profesi dengan berjualan wallstiker. Awalnya tidak mudah, bahkan sempat berada di titik paling sulit. Saat itu, kondisi mati listrik dan untuk membeli sebatang lilinpun Bu Dina tak mampu.

Kondisi tersebut justru menjadi titik balik beliau, bertekad untuk sukses maka bertemulah secara tidak sengaja dengan Tokopedia pada tahun 2013 dengan berjualan wallsticker, sebuah produk yang kala itu belum banyak dikenal orang dan belum banyak yang menjualnya. Awalnya Bu Dina mendapatkan keuntungan itu uang recehan lama kelamaan omzetnya kini telah mencapai 16 juta rupiah per bulan.

“Jangan pernah meremehkan uang receh, karena dari uang receh itulah nantinya akan menjadi sebanyak sekarang”, begitu Bu Dina menegaskan.

Bu Dina juga membagi tips agar sukses berjualan di Tokopedia, diantaranya:

  1. Gunakan fitur promosi 60 menit di Tokopedia, dari sini biasanya akan muncul interaksi dengan calon pembeli.
  2. Bekerja keraslah dan fokus, beliau menuturkan jika sampai sekarang masih suka terjaga hingga dinihari untuk membereskan etalasenya. Baginya, itu adalah harga yang pantas untuk apa yang diperolehnya kini. Nggak ada sesuatu yang menyenangkan itu didapat dengan mudah, pasti harus ada usaha dan keringat yang keluar.
  3. Yakin bahwa pasti bisa. Bu Dina memberi semangat nih buat para Toppers maupun calon Toppers, “Saya ini tinggal di desa, dengan akses internet yang terbatas dan semua yang serba terbatas, jika saya bisa, kalian yang tinggal di kota pun pasti bisa.”
  4. Posting judul produk itu sedetil mungkin meskipun jadi panjang. Misal: produk yang dijual adalah kain batik maka judul postingan jangan hanya kain batik saja. Sebutkan kain batik motif apa dan warna apa. Ini akan lebih memiliki peluang besar untuk ditemukan.
tiga pembicara yang inspiratif
tiga pembicara yang inspiratif

Beralih ke Pak Leontinus Alpha Edison, yang sukses bersama Pak William Tanudjaya (CEO Tokopedia) membangun Tokopedia dari nol. Awalnya hanya 4 orang seller yang bergabung hingga menjadi sebesar sekarang. Sst, omzet Tokopedia itu 1 kali gaji Pak Leon, ya kalau bicara marketplace terbesar tentu harus dibuktikan dengan angka dong ya. Tapi pak Leon ini rendah hati, jadi cukup disebut begitu saja.

Yang menarik, omzet sebesar itu ternyata bukan pencapaian terbesar Tokopedia. Oh ya? Iya, pencapaian terbesar Tokopedia menurut Pak Leon adalah bisa membantu lebih banyak orang untuk sukses. Hm, wajarlah jika acara roadshow inipun menjangkau banyak kota, tujuannya tentu ingin menyebarkan semangat positif bagi banyak orang dan mengajak orang untuk menciptakan peluang sesuai dengan minatnya.

salah satu pemenang livetweet
salah satu pemenang livetweet

Tokopedia selalu meningkatkan layanan melalui fitur-fitur yang ada. Misalnya, fitur rating, fitur ini dibuat untuk menilai kepuasan pembeli maupun penjual. Ini dimaksudkan untuk mengeliminasi para penjual maupun pembeli yang nakal. Dalam kesempatan ini Pak Leon juga menjelaskan bahwa pihak Tokopedia tidak berminat untuk menerapkan COD (Cash On Delivery) sebagai sistem pembayaran karena menyulitkan. Tidak ada jaminan ketika barang sampai di tempat dan konsumen selalu membayarnya. Suka terjadi konsumen membatalkan order padahal barang sudah sampai di tempat. Padahal biaya sudah dikeluarkan, jelas ini akan merugikan penjual.

foto bareng Mba Puji PR. Tokopedia
foto bareng Mba Puji PR. Tokopedia
Bersama Mba Fenny, Blogger Klaten
Bersama Mba Fenny, Blogger Klaten

Roadshow Tokopedia ini diramaikan juga dengan livetweet competition yang berhadiah smartphone Andromax R dan Andromax ES dari Smartfren. Dan kali ini saya kalah di livetweet tapi cukup terhibur karena mendapat voucher dari Tokopedia sebesar Rp.100.000,00 yang terselip di tempat duduk saya.

http---signatures.mylivesignature.com-54492-344-51343A10920A1763355CE01CAE8FABCA

33 thoughts on “Tokopedia Roadshow Kota Solo 2015 #Ciptakan Peluangmu

  1. Cepet banget nulisnya, hehee… seru ya kegiatan Tokopedia ini. Pemilikinya pasti orang yang rendah hati ya mbak, karena senang berbagi dan memberikan peluang pada banyak orang.

    Seneng juga kalo bisa menjadi peserta road shownya, saya udah daftar moga bisa ikutan pas di Semarang.

  2. Hehehe, biar terasa anget dan fresh mba. Siiip, tunggu aja tanggal mainnya. Semoga beruntung menang livetweet atau dpt voucher

  3. Tulisan dan ulasannya enak banget mbak et …..
    Blas ga ada bosan waktu membaca. Memang yaaa….blogger dengan jam terbang tinggi itu tulisannya keren.
    satu yang pasti, habis baca ini langsung buat akun di tokopedia…. yuk mari ciptakan peluang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *