Akhirnya Saya Butuh Powerbank

Powerbank

Punya satu smartphone yang multitasking itu sebetulnya menyenangkan, praktis dan efisien. Masalahnya saat beberapa aplikasi harus dipakai bersamaan, baterai jadi cepat habis. Jika ini terjadi bukan saat live event sih nggak masalah ya, tinggal cas aja hapenya. Nah, kalau pas live event harus motret dan ngetweet pakai smartphone trus baterai habis gimana?. Sementara, saya nggak punya powerbank. Masa iya harus nyari-nyari colokan buat ngecas hape. Jadi ribet kan?.

Baru-baru ini saya mengalaminya, saat harus livetweet di event konferensi di kota Solo beberapa hari lalu. Ceritanya saya kan nggak punya powerbank. Sebelum event sih, saya sudah berpikir jika smartphone saya nggak bakalan kuat nih kalau seharian buat motret sama livetweet. Ketiadaan powerbank memaksa saya untuk mencari solusi lain. Solusi praktis jangka pendek, yaitu keluar sementara dari grup chat WA yang paling aktif, hehehe.

Untuk sekadar informasi, grup chat WA ini adalah grup alumni SMP yang chatnya bisa sehari semalam, sambung menyambung terus, nggak ada matinya. Grup inilah yang menggerus baterai hape sayaaah. Akhirnya, hari itu saya left sementara dari grup demi bisa meliput event penting tersebut.

ijin keluar grup sama kormednya
ijin keluar grup sama kormednya

Hasilnya? lumayan lah, sesuai target kok. Saya bisa memotret dan kemudian mereportase lewat twitter event itu. Setelah acara selesai baru deh saya masuk grup lagi, hehehe. Kemudian saya berpikir, apa iya saya harus keluar masuk grup demi meliput sebuah event?. Rasanya kok repot ih, bolak-balik keluar masuk. Nggak enak juga sama anggota grup yang lain kan?.

Alasan saya nggak punya powerbank sebetulnya ya karena belum butuh. Sebagai blogger aktifitas saya memang sebagian besar di rumah. Jarang deh meliput event karena memang jarang ada event yang mengundang blogger di kota Solo. Jadi ya, saya merasa buat apa juga punya powerbank. Habis baterai tinggal cas aja, toh aktifitas saya seringnya ya di rumah.

Selain itu saya kawatir jika ada powerbank hape jadi hidup terus. Biasanya habis baterai ya diisi dulu dalam kondisi hape mati, jika sudah penuh baru dihidupkan lagi. Jangan-jangan, kalau ada powerbank hape on terus nggak pernah istirahat. Takut cepet rusak euy, hapenya.

senang akhirnya bisa meliput ICCC
senang akhirnya bisa meliput ICCC

Tapi, sejak beberapakali diundang meliput sebuah event saya merasakan betul betapa ketersediaan baterai itu vital maka saya mulai berpikir untuk membeli powerbank saja. Ya, niatnya sih digunakan saat meliput event saja, supaya bisa meliput sampai tuntas.

Saya pun mulai mencari informasi mengenai cara memilih powerbank yang sesuai dengan smartphone yang saya miliki. Ini penting biar nggak salah beli. Kalau sudah beli dan ternyata tidak cocok dengan hape saya, kan sayang jadinya. Berikut ini hal-hal yang saya perhatikan dalam memilih powerbank:

  1. Kapasitasnya, harus menyesuaikan dengan kebutuhan baterai smartphone. Lebih baik kapasitasnya lebih besar dari kapasitas baterai smartphone agar bisa dipakai untuk beberapakali pengisian.
  2. Fiturnya, sebaiknya ada fitur overcharging protection yang bisa memutus aliran listrik secara otomatis ketika daya telah penuh.
  3. Garansinya, membeli produk seperti ini memang harus pakai garansi resmi selama 1 tahun. Jadi kalau ada cacat produk atau kerusakan selama masa garansi ada jaminannya.
  4. Mereknya, mau nggak nih harus lihat mereknya. Cari merek yang sudah terbukti memiliki produk yang bagus agar awet gitu.
  5. Harga, nah ini suka bikin pening. Jika no 1-4 sudah ketemu yang cocok, sayang juga ya kalau harganya nggak mau kompromi dengan isi kantong, hehehe.

Setelah akhirnya memutuskan untuk memilikinya. Saya pun pilih-pilih powerbank yang bagus dan harganya pas di kantong. Kira-kira ada nggak ya?. Kalau terpaksanya belum berjodoh, berarti saya harus nabung dulu. Pokoknya harus punya powerbank, ini kan salah satu logistik bagi seorang blogger.

http---signatures.mylivesignature.com-54492-344-51343A10920A1763355CE01CAE8FABCA

17 thoughts on “Akhirnya Saya Butuh Powerbank

  1. Huaaa banyak event ya mbak di Solo hikz lewatin banyak.. Power bank perlu banget mbak untuk kita nih kalo ada event-event dan antisipasi mati lapu atau kehabisan batere di jalan. Kemarin suami beli power bank di SS besar kapasitasnya, harga 180rb merk samsung.
    Ayo mbak beli…

    1. Iya Mbak Ranny, kapan balik ke Solo? Single fighter terus nih diriku. Iya deh, kerasa banget kemarin waktu ada event koferensi kota kreatif itu. Wah, boleh juga tuh, mereknya oke harganya ramah di kantong juga. Makasih infonya mba.

  2. Power bank memang penting digunakan saat bepergian ke luar rumah, khususnya jika bepergian ke alam bebas yang notabenenya nggak ada sumber listrik buat ngecharge hp. Tapi kalau pas keluar ada sumber listrik sih, lebih baik makek charger originalnya, takutnya malah merusak smartphone kalau digunakan terus-terusan.

    Aku ada pengalaman menggunakan powerbank, beberapa bulan lalu smartphoneku selalu aku charge menggunakan powerbank walaupun lagi di rumah. Alasannya sih simpel, gara-gara sumber listrik agak jauh dari kamarku, sedangkan aku pengen smartphone tersebut nggak jauh-jauh dariku. Alhasil, baterai smartphoneku malah jadi cepet habis. Aku coba bandingkan dengan menggunakan charger originalnya, emang bener. Walaupun penggunaan sama, tetep ajah, ngecharge menggunakan powerbank menjadikan smartphoneku lebih cepat habis baterainya.

    1. Itu juga yang jadi pertimbanganku nggak punya powerbank. tapi susah juga Mas Jefry kalau harus livetweet ternyata baterai habis sebelum selesai acara. jangan tiap saat dipakai kali ya biar smartphone nggak cepat rusak.

  3. Akhirnya saya juga butuh power bank karena hari ini ada acara Fun Blogging di Surabaya
    Menantu saya berbaik hati ngasih power bank yang nggak dipakai
    Terima kasih artikelnya yang informatif
    Salam hangat dari Surabaya

    1. Pakde apa kabar? lama nggak bercakap. Wuih, senengnya ada yang ngasih powerbank. Acara fun blogging memang harus bawa powerbank Pakde. Ada livetweet dan life blogging competition.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *