My Journal

One Day When I Talk
Family/Parenting | Parenting Tips

Tips Mencegah Kecanduan Gadget Pada Anak

November 7, 2015

TIPS (1)

Sudah menjadi hal yang umum ya ketika melihat anak-anak terampil menggunakan gadget. Anak-anak Saya pun termasuk yang biasa memakai gadget. Melihat kebiasaan ini, terselip rasa khawatir jika nantinya mereka akan kecanduan gadget. Bagaimana tidak khawatir, jika sederet akibat buruk bisa saja dialami, seperti susah makan, malas belajar, tidak mau bergaul dengan teman-temannya dan akibat negatif lainnya. Tentu saja, Saya tidak ingin hal itu terjadi. Lalu apa yang bisa di lakukan untuk mencegah agar anak tak kecanduan gadget?

Setelah seharian belajar di sekolah, anak-anak memang butuh refreshing agar pikiran bisa rileks. Hal yang paling bisa membuat anak-anak rileks ya dengan bermain. Dimana mereka bisa bergembira dan tertawa lepas. Zaman Saya kecil, biasanya bermain di sawah, di kebun, di lapangan. Berbeda dengan anak di jaman teknologi seperti sekarang ini, aktifitas bermainnya lebih cenderung dengan gadget.

Anak-anak menggunakan gadget biasanya untuk mendapatkan hiburan seperti bermain game, mendengarkan musik dan menonton video. Hal ini juga dilakukan anak-anak Saya. Untuk Nisrina, Si Sulung, dia juga menggunakan aplikasi word karena dia suka menulis. Jadi bagi Mba (panggilan buat Nisrina), memakai  gadget itu bukan semata untuk mendapat hiburan tapi ada kegiatan positif yang dia lakukan yaitu belajar menulis.

Ya, Mba pernah bilang kalau dia ingin bisa menulis seperti saya, hehehe. Saya tentu menyambut positif keinginannya. Jika sudah begini, tidak mungkin melarang penggunaan gadget, sementara ada kebiasaan baik yang dilakukan anak-anak. Hal yang paling mungkin dilakukan adalah membatasi penggunaan gadget pada anak-anak.

Beberapa hal yang bisa dilakukan dalam membatasi penggunaan gadget adalah:

  1. Membatasi durasi penggunaan gadget. Sehari anak-anak hanya boleh memakai gadget maksimal 30 menit sehari. Kalau bisa lebih singkat, lebih baik lagi. Sementara buat Mba, kalau dia memakai gadget untuk menulis maka diperbolehkan hingga 30 menit.
  2. Memberikan beragam pilihan aktifitas pada anak baik di dalam maupun di luar rumah:
    • Aktifitas di luar rumah,bisa bersepeda, berolahraga, bermain sepatu roda, bermain masak-masakan, ataupun bermain petak umpet bersama teman-temannya.
    • Menyediakan aneka mainan, bukan berarti harus menyediakan mainan yang mahal harganya lho ya. Sesuaikan saja dengan kemampuan masing-masing keluarga. Bisa juga memberikan mainan jaman dulu yang murah meriah namun aman untuk anak-anak.
    • Mengajak anak melakukan aktifitas membuat handicraft. Buatlah sesuatu yang sederhana saja, seperti origami, membuat kartu pop up, atau membuat kolase.
    • Sesekali ajak anak-anak belajar memasak. Bisa dipilih aktifitas memasak tanpa api, seperti membuat sop buah, membuat plating es krim, atau mecetak coklat masak. Kalaupun harus memasak menggunakan api tak masalah asal saat mereka memasak diawasi dengan baik.
    • Sesekali kenalkan anak dengan percobaan science sederhana. Selain bermain, anak-anak juga belajar memahami fenomena alam. Saya sudah mencobanya dan anak-anak antusias dengan aktifitas ini.
    • Menyediakan fasilitas untuk menyalurkan hobi anak. Anak Saya suka membaca maka setiap bulan rutin dibelikan buku bacaan. Selain itu Zahira senang mewarnai maka saya sediakan alat mewarnai.

Beberapa tips yang Saya sebutkan tadi itu berdasarkan pengalaman pribadi. Jika teman-teman punya ide lain bisa diterapkan. Nggak harus persis dengan apa yang Saya lakukan karena kondisi tiap keluarga kan berbeda.

Poinnya, agar anak tidak kecanduan gadget itu bisa dilakukan dengan membatasi durasi pemakaian dan memberikan alternatif aktifitas agar anak memiliki banyak pilihan sehingga perhatian anak tidak selalu tertuju pada gadgetnya.

http---signatures.mylivesignature.com-54492-344-51343A10920A1763355CE01CAE8FABCA

Only registered users can comment.

  1. Setuju banget. Di rumah saya ada komputer dan tab, kebetulan anak saya banyak jadi kalau mereka main sepulang sekolah trrbatas dan harus bergantian. Berbeda dengan hari libur yg masing masing mendapat jatah main maksimal 1 jam satu hari tapi itupun mereka lebih suka bermain ke rumah teman sekolah u mengerjakan tugas atau pergi ke taman.

    1. Kalau kita bisa menunjukkan banyak hal yang mengasyikkan ketimbang bermain gadget, anak-anak pasti lebih memilih meninggalkan gadgetnya.

  2. Setuju poin di atas, harus membatasi waktu anak main gadget dan memberikan pilihan aktivitas. Athar sekarang udah tau main game di hp, jadi sebisa mungkin hp di luar jangkauan dia. DIkasih mainan atau nonton Disney Junior.

    Nice sharing, Mbak ^^

  3. aku juga membatasi banget pemakaian gadget anak-anakku mak. Mereka cuma boleh main hari sabtu dan minggu aja. Tapi khusus untuk anakku yang kelas 6 SD, aku persempit cuma di hari sabtu. berhubung dia sedang menghadapi UN.
    Refreshingnya aku pilih cara yang lain, kayak panahan, berenang, atau aku biarkan dia main basket dulu di sekolah dengan teman-temannya.
    Alhamdulillah nggak ada masalah. Selalin hari yang ditentukan, walaupun gadget berada tepat di dekat mereka, mereka tidak akan menyentuhnya.

  4. Faiz termasuk yang mana ya? sewaktu berkenalan dengan gadget, dia enggak pernah lepas sama gadget, memang sih, gadget aku atau abinya…mainnya game saja, tapi setelah bosan ya sudah ditinggalin saja. Seakang lagi suka sekali nonton film kartun atau dinosaurus di youtube, dan diulang ulang terus… sepertinya belum taraf kecanduan karena ada masa dia bosen y.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *