10 Alasan Kereta Api Kelas Ekonomi Sekarang Lebih Nyaman

wpid-picsart_12-02-02.54.07.jpg

“Naik kereta api, tut, tut, tut. Siapa hendak turut…”

“Aku turut, aku turut, “Sahut Azizah dan Zahira bebarengan.

Mereka berdua memang suka sekali naik kereta api. Walaupun pergi ke kota yang dekat seperti Jogyakarta, mereka sukanya naik kereta api. Mereka bilang enaknya naik kereta api tuh, bisa jalan-jalan di gerbong satu ke gerbong lainnya. Bisa merasakan melewati terowongan (ini kalau perjalanan mudik ke Banyumas), terus tempat duduknya lega. Mereka juga suka sama pemandangan sepanjang perjalanan.

Saya sendiri, sudah lama jadi pelanggan kereta api. Dulu, semuanya masih serba “ada harga, ada barang”. Maksudnya? Begini, sudah rahasia umumlah ya jika kereta api zaman dulu (untuk kelas ekonomi) itu jauh dari kata nyaman. Penuh orang, penuh pedagang yang hilir mudik sepanjang perjalanan. Bahkan,saat-saat mudik lebaran, kamar kecil pun berubah fungsi jadi tempat duduk. Nggak nyaman sama sekali dan tidak manusiawi.

Kala itu kalau ingin nyaman ya cuma ada satu cara, naik kereta api kelas di atasnya. Bisa kereta kelas bisnis, atau mau lebih nyaman lagi ya naik kelas eksekutif. Penumpang kelas ekonomi seolah nggak berhak sedikit pun merasakan kenyamanan. Nggak cuma soal nyaman, soal jadwal keberangkatan, kereta ekonomi sering banget telat. Belum lagi jika ditengah perjalanan berpapasan dengan kereta kelas bisnis dan eksekutif, kereta api ekonomi dipastikan harus berhenti dulu dan memberi jalan bagi kereta kelas di atasnya. Berasa banget dianak tirikan.

bersihnya kereta pramex sekarang
bersihnya kereta pramex sekarang

Tapi, sekarang semua sudah berubah, kelas ekonomi pun bisa merasakan kenyamanan naik kereta api. Terlihat sekali ada perubahan paradigma PT KAI terhadap layanan kereta api ekonomi. Perubahan paradigma ini berdampak pada perubahan layanan terhadap penumpang kelas ekonomi.

Ada beberapa hal yang bisa saya catat dari perubahan yang dilakukan oleh PT KAI terhadap layanan kereta api kelas ekonomi:

  1. Kereta api bersih, ada cleaning servis yang siaga sepanjang perjalanan.
  2. Untuk kereta jarak jauh jumlah tiket pas dengan jumlah tempat duduk dan bernomor. Nggak ada lagi tuh penumpang yang duduk di lantai atau berdiri. Kecuali untuk kereta api jarak dekat, tempat duduk memang tak bernomor. Semua penumpang harus bertiket. Nggak bisa lagi beli tiket nembak di atas kereta api. Tak bertiket, siap-siap diturunkan.
  3. Kereta api dilengkapi dengan AC, bahkan untuk kereta api jarak dekat dan menengah seperti Pramex dan Joglokerto.
  4. Ada fasilitas stop kontak, jadi bisa ngecas hape sepanjang perjalanan. Kecuali untuk kereta api jarak dekat, tidak semua ada fasilitas stop kontaknya.

    ini kereta api joglokerto
    ini kereta api joglokerto
  5. Bersih dari pedagang asongan, jadi lebih tertib dan nyaman sih. Yang ada hanya petugas restorasi yang menjajakan makanan dan minuman.
  6. Bebas asap rokok. Jika ketahuan merokok maka penumpang akan diturunkan pada kesempatan pertama.
  7. Ada announcer, apa sih ya istilahnya, hihihi. Pokoknya ada petugas yang mengumumkan perkembangan perjalanan, seperti misalnya sampai di stasiun mana, dan mengingatkan penumpang agar bersiap-siap jika hendak turun di stasiun tersebut. Jadi nggak usah kawatir bakal kebablasan karena belum paham ataupun ketiduran saat di kereta.

    tempat duduk nyaman
    tempat duduk nyaman
  8. Tepat waktu, keterlambatan jadwal kereta api sudah jarang terjadi. Nggak seperti dulu, sering banget telat.
  9. Relnya sebagian sudah double track, jadi jika berpapasan dengan kereta lain, tetap bisa berjalan.
  10. Petugasnya ramah-ramah, dari mulai petugas ticketing, boarding pass, kondektur, restorasi bahkan cleaning service nya.

Beda banget kan ya dengan kereta api kelas ekonomi zaman dahulu itu. Sebagai konsumen saya tentu bahagia dengan perubahan ini. Konsumen kelas ekonomi telah diperlakukan secara manusiawi. Kenyamanan layanan yang diberikan PT KAI tentu harus disyukuri oleh para penumpang, dengan cara, habbit nya juga harus menyesuaikan. Contohnya: kalau dulu di kereta api ekonomi bebas merokok, sekarang kan nggak boleh lagi, ya patuhi saja aturannya.

Punya pengalaman naik kereta api kelas ekonomi? Sharing pengalaman yuk!

http---signatures.mylivesignature.com-54492-344-51343A10920A1763355CE01CAE8FABCA

58 thoughts on “10 Alasan Kereta Api Kelas Ekonomi Sekarang Lebih Nyaman

    1. Qeqeqe, untuk Mba Muna karena suka encok, kalau perjalanan jarak jauh silahkan naik kelas eksekutif sajo.
      Masukkan nih buat PT KAI, ada request kursinya agar bisa lebih nyaman.

  1. Aku terakhir kali naik kereta sepertinya 2 tahun yang lalu waktu ke Jogja untuk Blogger Nusantara itu lhoooo…pas kita ketemuaaan hehehe…

    Bandung-Jogja lumayan nyaman laaah, ada AC nya, cuma sakit pinggang dikit aja mbaaak hehehe…

    1. Iya..iya..kita ketemu waktu BN itu ya.
      Jauh berbeda kan dengan kelas ekonomi jaman dulu.Kalau dulu nggak cuma sakit pinggang, tapi juga sumpek bin enek,hehehe.
      Wah ini, ada request lagi buat PT KAI tentang kursi agar tidak bikin sakit pinggang untuk perjalanan jauh.

    1. Betul Mba Indah. Jajanan sih standar lah, makanan ringan. Kalau makanan biasanya nasi goreng sama nasi rames yang pernah kucoba.

  2. kegemaran saya naik kereta klo dari solo ke jogja adalah dengan menggunakan pramex, madiun jaya..kelas ekonomi tapi nyaman banget bu hehe..murah lagi…jadi pengen naik kereta lagi nih..

  3. pasti punyaaa hehehehe sekarang kereta ekonomi udah enaak, macam prameks itu, kaget saya waktu udah ber-AC dan tempat duduknya asik gitu, harga pun murah. Semoga ini bisa terus kayak gini, jadi gak perlu iri lihat kereta di luar negeri itu heheheh

  4. pernah sekalii.. dari jogja ke surabaya.. gara2 beli bisnis kehabisan 😀

    tapi beneran nyaman sih, berAC, bersih, ga ada penjual lalu lalang.. tapi tetep empet2an.. hihihi

  5. Wah jangankan kereta ekonomi, dulu aja kereta bisnis masih ada yg ga pake tempat duduk di tiketnya. Saya pernah ngalamin ngampar tiduran di kereta api bisnis udah gitu masih ada asongannya, jadi dilangkah-langkahin asongan.

    1. Waktu dulu, naik kereta api bisnis,mungkin karena sepi ya jadi banyak kursi kosong. Sekarang nggak bakalan ada ngelangkahi Mbak, qeqeqe

  6. Tahun lalu naik Pramex. Semua seneeeeng. Udah bersih, bagus, eh … murah pulak. Tahun ini si kaka udah merencanakan rute lain lagi. Padahal emaknya belom tentu bisa cuti. Hiksss…
    Nice share Mbak 🙂

    SAlam hangat

    1. Hihihi, ke jogya naik pramex cuma 8 rb nyaman dan cepet sampai Mba. Tuh kan, anak-anak saya juga senang betul bepergian naik kereta.

  7. Wah aku jadi ingin naik kereta api mak liat ini. Terakhir naik kereta api ada kali 4 tahun yang lalu itupun cuma bandung – jakarta hihi.. Sekarang transportasi kereta api udah nyaman ya dengan kelas ekonomi sekalipun..

  8. Pramex mah langganan saya pulang ke solo, kalo pas lagi dines di Yogya.

    Oiya, mumpung di postingan KAI, saya mau curhat dikit, kalo bisa, toilet kereta eksekutif macam gajayana, argo lawu itu sebisa mungkin dibikin nyaman. Soalnya pengalaman saya, keadaannya gak jauh beda dengan toilet kelas di bawahnya hiks

    Maksimalkan para pegawai OTC alias on trip cleaning ya KAI
    Overall great service lah

    1. Sekarang pramex lebih nyaman Mas Tomo. Monggo, semoga curhatnya, didengar dan dilaksanakan.
      Postingan ini dah di retweet sama PT. KAI semoga dibaca.

  9. Alhamdulillah, sudah nyoba semuanya. Tapi memang kalo urusan toilet, semua hampir sama saja. Makanya klo pas naek kreta sebisa mgkn sy gak ke toilet, jaga makan jaga minum 😀

  10. Aku nih pecinta kereta api banget.. Dan sekarang jadi hobi naik kereta ekonomi karena nyaman.. walaupun masih kurang soal restorannya, cuma ada popmie sedangkan pedagang asongan udah gak boleh masuk. Kan akoh laparr… hihihihi

    1. Boleh mba Swastikha, sekali-kali menikmati perjalanan kelas ekonomi. Nggak senyaman eksekutif sih tapi jauh beda dengan kelas ekonomi jaman dulu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *