Saya Ingin Lebih Sehat

saya ingin lebih sehat

“He who has health, has hope. He who has hope, has everything.” (Arabian Proverb)

Kalimat di atas, jleb banget di hati saya. Hal ini mengingatkan akan semua yang terjadi setahun kemarin. Ada harapan yang tertunda diwujudkan karena saya sering mengalami gangguan kesehatan. Rencana yang telah disusun akhirnya tinggal rencana, maka harapan terbesar saya di tahun 2016 dan seterusnya adalah saya ingin lebih sehat.

Gangguan kesehatan yang sering saya alami adalah asam lambung naik, dan sakit punggung. Kebiasaan buruk yang masih suka saya lakukan adalah melewatkan sarapan pagi. Bukan karena diet tapi karena tanggung dengan pekerjaan rumah yang sedang dipegang. Nanti, nanti akhirnya hingga jam makan siang itu sekaligus sarapan.

Yang kedua adalah sakit punggung, hobi menulis membuat saya harus duduk di depan laptop selama waktu tertentu. Selama ini saya lebih suka duduk di lantai dengan posisi laptop berada di atas lantai. Otomatis, saya harus membungkuk ketika mengetik. Lama-lama, punggung saya terasa pegal. Awalnya saya abaikan saja, akhirnya malah tak kunjung sembuh.

Ditambah lagi, setahun kemarin tidak lagi rajin berolahraga. Sebetulnya saya memang tergolong malas sih. Olahraga yang selama ini sanggup saya lakukan adalah bersepeda dan senam ringan di rumah saja. Bagaimana kondisi saya selama rajin berolahraga?. Yang terasa adalah badan saya lebih fit, tidak mudah mengantuk, metabolisme tubuh lancar dan saya lebih bersemangat.

Awal tahun ini, saya mulai lagi komitmen untuk menjalani pola hidup sehat. Diantaranya :

  1. Makan makanan bergizi seimbang. Poin pertama untuk sehat tentu saja makanan yang saya makan. Pernah mendengar kan istilah you are what you eat, nah apa yang saya makan memang bakal menentukkan kondisi kesehatan saya. Jadi, mau nggak mau saya harus makan bergizi seimbang, dan kurangi junk food kalau bisa sih no junk food.
  2. Disiplin untuk sarapan. Nggak boleh lagi melewatkan sarapan. Harus tega nih meninggalkan pekerjaan rumahtangga sejenak. Demi bisa sarapan agar asam lambung tak naik.
  3. Memilih posisi yang baik selama di depan laptop. Saya suka duduk di lantai karena adem tai harusnya pakai meja kecil ya supaya nggak membungkuk lagi posisi saat ngetik.
  4. Olahraga. Nah ini dia, saya harus melawan rasa malas. Andaikan saja berolahraga bisa diwakilkan tapi efek sehatnya saya bisa rasakan tentu saya memilih minta diwakilkan saja. Tapi nggak bisa kan ya, jadi saya harus berolahraga lagi, bersepeda asal terukur, menyehatkan juga.
  5. Menghindari begadang. Terakhir ini kebiasaan kalau lagi menulis, padahal siang banyak waktu luang saat anak-anak sekolah. Kendalanya kadang tulisan harus segera selesai karena DL. Harus membiasakan menulis jauh sebelum DL nih supaya nggak begadang lagi.

Quotes tadi benar adanya, saya kehilangan kesempatan mewujudkan harapan karena beberapa kali asam lambung tinggi dan punggung sakit. Jika dalam kondisi ini saya tentu hanya bisa beristirahat. Hanya mampu menyaksikan banyak hal tertunda dikerjakan bahkan tak bisa diwujudkan Β karena lewat waktu.

Di tahun 2016 ini, kesehatan prima menjadi harapan terbesar saya. Saya ingin sehat raga dan jiwa agar bisa menjaga harapan, meraih apa yang saya cita-citakan. Lebih dari itu saya ini seorang Ibu yang merupakan pusat kehidupan keluarga. Apa jadinya jika saya sakit? kasihan anak-anak dan suami saya. Ritme hidup keluarga pasti terganggu karena itu saya tidak boleh sakit, saya harus sehat.

Lalu apa harapan terbesarmu teman?.

http---signatures.mylivesignature.com-54492-344-51343A10920A1763355CE01CAE8FABCA

30 thoughts on “Saya Ingin Lebih Sehat

  1. Semoga diberi kesehatan dan kebaikan ya mbak. Menjadi sehat itu memang susah bagi orang-orang tertentu. Melewatkan sarapan pagi memang gak baik mbak. Karena justru di pagi hari sampai siang kita akan banyak beraktivitas, jadi suplay energi harus mencukupi.

    Sukses ya buat komitmennya.

  2. Semoga tetap di berikan kesehatan yang prima, walupun banyak tugas dan pekerjaan yang harus di selesaikan. Karena walau sebanyak apapun harta dan apapun yang bersifat duniawi pasti tidak terasa nikmat jika dalam kondisi sakit. Salam sehat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *