Wedang Secang Kombinasi

wedang secang

Bulan Januari ini masih musim hujan kan ya?. Beberapa hari ini di tempat saya hujan turun menjelang sore, pas jadwal anak-anak pulang sekolah. Suka was-was, apalagi hujannya akhir-akhir ini disertai angin kencang. Saat hujan turun dengan derasnya di luar sana, saya suka minum yang hangat-hangat. Salah satu minuman berempah yang saya coba adalah Wedang Secang Kombinasi.

Masih ingat tidak, tempo hari saya pernah menyinggung soal kayu secang?. Selain biasa buat campuran air mandi untuk mengobati penyakit kulit. Kayu Secang ini juga dikenal sebagai bahan untuk membuat minuman tradisional. Konon kayu Secang ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Penggunaan kayu Secang sebagai bahan minuman bahkan sudah dikenal sejak lama.

Tanaman Secang atau disebut juga Sappan ini tergolong dalam tanaman perdu yang merupakan anggota suku polong-polongan. Tak diketahui dengan pasti asal usul dari tanaman ini namun saat ini Secang tersebar di beberapa wilayah Indonesia dengan sebutan yang berbeda-beda.

Yang dimanfaatkan dari tanaman dengan batang berduri ini adalah kulit pohonnya. Kulit pohon Secang dimanfaatkan sebagai rempah-rempah. Biasanya dimanfaatkan sebagai pewarna makanan, obat, dan bahan minuman tradisonal. Kalau di tempat saya kulit Secang ini dijual dalam bentuk serutan gitu.

Di tempat teman-teman ada nggak yang jual seperti ini?

ini kayu secang itu
ini kayu secang itu

Nah, kali ini saya membuat wedang atau minuman hangat dari campuran kulit secang dan jahe. Khasiat dari wedang Secang ini adalah bisa menghangatkan badan, mengatasi perut kembung dan untuk menjaga stamina tubuh. Cocok kan buat di minum saat musim penghujan begini?.

Kalau saya, karena bisa minum jamu, merasakan Wedang Secang campur jahe sih enak-enak aja. Lidah saya nggak protes. Kalau suami saya biasanya minta dikombinasi gitu. Ada isiannya, jangan polosan wedang thok. Jadilah, Wedang Secang Kombinasi ala-ala saya.

Resep aslinya saya ambil dari Majalah Bobo, dengan modifikasi sedikit disesuaikan dengan selera saya. Di resep asli menggunakan roti tawar, tapi saya tidak memakainya. Diganti dengan cincau dan kolang-kaling. Cincau dikenal kaya serat sehingga bisa mencegah sembelit. Sedangkan kolang-kaling atau buah atap bermanfaat bagi persendian supaya tetap lemas dan tidak nyeri.

Ini dia bahan-bahan untuk membuat Wedang Secang Kombinasi:

  • Kulit Secang, sedikit saja
  • Air 600 ml
  • Jahe 4 ruas, digeprek
  • Susu kental manis 10 sendok atau sesuai selera
  • Cincau
  • Kolang-kaling rebus

Cara Membuat:

  1. Rebus air masukkan kulit Secang dan jahe yang sudah digeprek.
  2. Jika sudah mendidih angkat.
  3. Sajikan memakai gelas, ukurannya sesuai selera.
  4. Air rebusan tadi disaring, tambahkan kolang-kaling rebus, cincau dan susu kental manis.
  5. Siap diminum hangat-hangat.

Simpel kan cara membuatnya?. Oh ya, saya tidak memakai gula untuk pemanis karena sudah memakai susu kental manis. Bagi teman-teman yang ingin memakai gula boleh saja, bisa dipilih gula pasir atau gula batu. Jika mau memakai gula dan susu  juga boleh, tinggal disesuaikan saja takarannya agar tak terlalu manis.

wedang secang kombinasi
abaikan fotonya yang nggak kece, qeqeqe

Air rebusan kulit Secang itu berwarna merah keunguan. Secara tampilan ini mirip sirup yang dijual di pasaran. Air rebusan tadi juga tidak beraroma khusus, kecuali jika ditambah jahe. Jika ditambah jahe air Secang yang berwarna merah keunguan tadi akan beraroma jahe.

Jika teman-teman ingin mencoba membuat minuman hangat ini tapi bingung harus membeli kulit Secang dimana. Coba pergi ke kios penjual rempah-rempah atau bahan jamu tradisional. Saya juga membelinya di situ. Kalau di tempat saya sih mudah mendapatkannya. Ingin mencoba Wedang Secang Kombinasi?

wedang secang kombinasi
penampakan setelah diaduk

Selamat mencoba, ya !

http---signatures.mylivesignature.com-54492-344-51343A10920A1763355CE01CAE8FABCA

6 Replies to “Wedang Secang Kombinasi”

  1. Waah…kayaknya enak diminum hangat-hangat ya mb Ety? 😉

    1. Iya Mba Ika, monggo dicoba.

  2. Anjar Sundari says: Reply

    Setelah diaduk warnanya bagus ya mbak Ety, jadi ungu muda gitu 🙂

    Musim hujan gini memang enak minum rempah tradisional ya mbak, saya juga suka jahe, rasa pedasnya bikin tubuh semangat 🙂

    1. Betul Mba Anjar, bikin badan hangat dan berkeringat.
      Rempah Indonesia memang beragam dan berkhasiat.

  3. boleh di coba nih, kayaknya gak terlalu sulit

    1. Betul Vivaalexa, mudah banget.
      Hayo dicoba.

Leave a Reply