8 Tips Memilih Asuransi Rumah Terbaik

memilih asuransi rumah terbaik

Beberapa hari ini saya kerap memikirkan rumah kami yang jauh dimata. Keadaan mengharuskan kami pindah ke tempat baru. Rumah pun, kami kontrakan. Memang ada orang yang kami percaya untuk mengurus kondisinya. Tapi, karena tempatnya yang jauh dan tidak memungkinkan untuk menengoknya setiap saat, menimbulkan kekhawatiran bagi kami. Saya dan suami pun berpikir apakah ini saat yang tepat untuk menjaminkannya dengan asuransi rumah terbaik?.

Terus terang, berurusan dengan asuransi agak membuat saya ngeri-ngeri gimana gitu. Ada trauma karena berdasarkan pengalaman orangtua, berurusan dengan asuransi itu ribet. Terutama saat mengurus klaim asuransi. Pengalaman tidak mengenakkan yang dialami orangtua menjadi peringatan bagi saya dalam memilih asuransi.

Padahal jika dilihat, ada kebutuhan akan perlindungan terhadap aset properti yang kami miliki. Bukan karena jauh dari jangkauan dan pengawasan kami. Tapi, karena ada resiko yang bisa datang sewaktu-waktu. Seperti resiko kebakaran, pencurian maupun bencana alam.

Semua resiko ini bisa mengurangi nilai aset yang kami miliki bahkan bisa merusak harapan kami akan aset tersebut. Rumah itu memang kami maksudkan untuk tujuan investasi. Jadi saya dan suami pun memiliki harapan agar rumah itu tetap terpelihara dengan baik.

Kami tentu tak pernah mengharapkan kemalangan apapun menimpa pada rumah itu. Memberinya perlindungan asuransi adalah langkah antisipasi sekaligus solusi jika terjadi sesuatu diluar kuasa kami. Kami menyebutnya, sedia payung sebelum hujan.

Ferdi Hasan mengikuti asuransi sejak lama
Ferdi Hasan mengikuti asuransi sejak lama

Teliti dan hati-hati, itu pesan orangtua agar kejadian yang menimpa mereka dalam berasuransi tidak kami alami. Berkahnya hidup di jaman ini ketika untuk mencari informasi, semudah menunjuk jari. Tak perlu repot kesana kemari, bertanya tentang asuransi rumah.

Dari hasil searching, ada beberapa hal harus diperhatikan dalam memilih asuransi rumah terbaik, diantaranya:

  1. Kenali dulu kebutuhan akan asuransi. Apakah untuk perlindungan dari resiko kebakaran, pencurian, banjir, atau gempa bumi. Bisa dipilih salah satu atau semuanya tergantung kebutuhan dan kemampuan karena ini berkaitan dengan besarnya premi yang harus dibayar.
  2. Kenali reputasi perusahaan asuransi. Berhati-hati dalam memilih perusahaan asuransi akan menyelamatkan kita dari kesulitan di kemudian hari. Perusahaan bereputasi baik tentu lebih aman untuk dipilih.
  3. Bandingkan produk asuransi yang ada. Sekarang ini produk asuransi begitu bervariasi. Semua mengklaim memberikan keuntungan terbaik. Sebagai konsumen kita tentu harus berhati-hati untuk bisa memilih produk asuransi yang sesuai kebutuhan dan kemampuan.
  4. Timbang nilai pertanggungannya. Nilai pertanggungan adalah sejumlah uang yang akan didapatkan diakhir masa pertanggungan. Hitung dengan cermat apakah nilai pertanggungan tersebut dapat mengkover resiko yang ditanggung. Jangan sampai nilai pertanggungan yang didapat tidak mencukupi untuk memperbaiki rumah yang terkena resiko tadi.
  5. Timbang kemampuan dalam membayar premi. Sebelum memutuskan membeli produk asuransi, alangkah baiknya menghitung kemampuan finansial dalam membayar premi. Semakin banyak resiko yang dipertanggungkan tentu semakin besar pula premi yang harus dibayar. Jangan sampai, asuransi harus berhenti ditengah jalan karena tidak sanggup untuk melanjutkan membayar premi.
  6. Ketahui apa saja yang dijamin dan tidak dijamin. Ini harus ditanyakan sedetil mungkin, agar kita tak sesat dan rugi dalam memilih asuransi. Contoh, jika membeli asuransi kebakaran, tanyakan resiko kebakaran yang ditanggung. Apakah karena konsleting listrik, ledakan, kerusuhan, tersambar petir dan lainnya. Pastikan hal ini diketahui sebelum membeli produk asuransi.
  7. Pahami isi polis. Perjanjian asuransi itu tertuang dalam sebuah polis. Disana diatur mengenai hak dan kewajiban serta hal yang berkaitan dengan ketentuan asuransi. Memahami dengan baik isi polis akan menghindarkan diri dari kesulitan di kemudian hari. Tak memahami isi polis namun membelinya sama saja membeli kucing dalam karung.
  8. Pahami prosedur klaim asuransi. Poin yang ini menjadi momok bagi peserta asuransi yang tidak memahami seluk-beluk klaim asuransi. Bisa terjadi keruwetan yang ujungnya bisa fatal dimana klaim asuransi ditolak. Duh, bakal rugi berlipat-lipat kalau ini sampai terjadi. Makanya, lebih baik cerewet, bertanya sedetil mungkin mengenai prosedur klaim daripada harus gigit jari jika kemudian klaim tak disetujui.

Setelah mencari informasi ternyata tak ada yang perlu ditakutkan dari asuransi ketika memahami apa yang harus dilakukan sebelum memilih produk asuransi. Dengan bekal pemahaman ini, saya dan suami tentu bisa tenang dalam memilih asuransi rumah terbaik.

 http---signatures.mylivesignature.com-54492-344-51343A10920A1763355CE01CAE8FABCA

20 Comment

  1. Tfs mbak… walau masih buat pengetahuan saja. Soalnya belum ada rumah yang mau diasuransikan he2..

    Salam kenal

    1. Sama-sama Mba Lisdha.
      Salam kenal.

    1. Monggo Mba Arinta

  2. kenapa aku dari dulu takut dg asuransi ya …karena dari pengalaman tetangga …klo klaimnya sulit ..dipermudah klo bayarnya.
    Karena yg bag. marketing biasaynya tidak bertahan lama

    1. Makanya perlu survei dulu sebelum berasuransi,sedetil-detilnya.

  3. Ferdi Hasan masih ganteng aja ya hehehe . Pentingjuga rumah di asuransikan ya mbak jaga-jaga untuk keluarga kalau ada hal yang tidak terduga

    1. wkwkwk, iya tuh Mba Lidya.
      Betul Mbak, untuk perlindungan dari resiko tak terduga.

  4. Belom kepikiran nih asuransiin rumah. Tapi ya namanya bencana ya.. siapa yang tau.
    Ah semoga kita dijauhin deh dari hal-hal yang ga enak. Akhirnya kepikiran deh buat asuransiin rumah ni -_-

    1. Iya Mba Cicha. Semoga kita dihindarkan dari musibah

  5. saya asuransi jiwa aja mbak…rumah belom ada heheheh

    1. Hehehe, nggak papa.

  6. Makasih ya mak share nya. Saya jadi kepikir juga untuk asuransikan rumah
    Secara dulu rumah ibu saya kebakaran lah, kebanjiran lah dan karena ga diasuransikan jadi repot dari segi apapun terutama biaya…

    1. Ya Mba shinta apalagi buat yang tinggal didaerah rawan bencana.

  7. Penting nih untuk mengasuransikan asset..
    Terima kasih infonya, Mbak Ety.. 🙂

    1. Iya Uda,makasih kunjungannya.

  8. Ternyata asuransi griya atau rummah itu juga penting tho mbak, eh emang gak kepikir selama ini ya…wah2. Maturnuwun mbak Ety 🙂

    1. Yoi Mba Putri, sebelumnya saya juga nggak kepikiran.
      Sama-sama

  9. rumah memang sangat berarti untuk suatu keluarga. dan memberikan perlindungan pun harus tepat. trims atas tips nya untuk memilih asuransi rumah yang terbaik.

    1. Sama-sama Mas Winarno, semoga berguna ya.

Leave a Reply