Jalan-jalan Di Festival Kampung Tiongkok 2016

Jalan-jalan

Week end pada liburan kemana nih teman-teman?. Kalau saya, cukup explor Solo saja, mumpung sedang berlangsung banyak event. Meskipun tahun ini memasuki tahun yang ketiga tinggal di sini, belum sekalipun saya pernah  menikmati kemeriahan aneka event yang digelar. Sayang kan, kalau nanti-nanti dan saya keburu pindah lagi. Bakal menyesal jika belum mengenal betul kota Solo. Nah, salah satu event yang sempat saya kunjungi adalah Festival Kampung Tiongkok, di Solo Paragon Mall.

Solo memerah, hehehe, iyalah kan Bulan Febuari ini bertepatan dengan Tahun Baru Imlek, jadi banyak ornament berwarna merah menghiasi kota Solo dan banyak tempat lainnya seperti mall dan hotel. Tak terkecuali Solo Paragon Mall yang menjadi tempat diselenggarakannya Festival Kampung Tiongkok dan menjadi pusat kegiatan Solo Great Sale 2016.

Sempat agak lama jalan merayap di daerah Keraton, gara-gara lupa, kalau hari Minggu daerah situ pasti padat dengan kendaraan. Mau balik lagi susah juga, jadi terus aja menerobos diantara kendaraan lainnya. Pelan tapi akhirnya nyampe juga di Solo Paragon, eh tinggal parkirnya yang penuh, qeqeqe. Untungnya masih ada tempat nyempil satu. Yaaa, namanya liburan ya, Solo selalu ramai deh.

Jika bicara soal Imlek saya jadi inget teman masa kecil saya Dina Apriyanti. Kami berteman semenjak SD, nggak cuma kami yang berteman sih. Ayah kami berdua juga berteman baik. Tapi, sudah lama yang tidak pernah bertemu lagi karena kami tinggal di kota berbeda,sama-sama merantau. Jika mudik saya pun pernah sekali saja bertemu. Saat-saat ini tentu, saat yang penuh kebahagiaan baginya. Semoga Dina selalu sehat, dan kita bisa ngobrol lagi seperti dulu.

Bicara mengenai event yang sedang digelar, saya agak kecewa sebenarnya karena dari kemarin pengin banget keluar rumah gagal terus karena hujan terus. Kalau hujan mah mau jalan-jalan pasti malas aja bawaannya. Enakan dibawa bobo cantik, kan? Hahaha.

Nah, Festival Kampung Tiongkok ini ternyata sudah digelar sejak tangga 3 hingga 8 Febuari 2016. Kemarin saya baru sempat deh menikmati kemeriahan acaranya. Di Festival ini ditampilkan aneka kuliner. Tidak hanya kuliner yang menjadi ciri khas Thionghoa seperti aneka mie dan mantau. Terdapat pula kuliner tradisonal Solo seperti jajan pasar tempo dulu. Seneng deh melihatnya, dua budaya yang damai berdampingan.

stand dawet naga

Saya sempat dikejutkan dengan suara “gedebug” yang bikin saya reflek mencari sumber suara. Kirain ada sesuatu yang jatuh eh ternyata, ada seorang chef yang membanting-banting adonan mie di salah satu stand. Ampun deh, kaget banget tapi akhirnya tertarik juga untuk menyaksikan aksinya. Nggak cuma saya sekeluarga yang tertarik. Pengunjung lain pun tertarik menyaksikan keahliannya dalam membuat mie.

Wah,kalau saya harus membuat mie dengan cara seperti itu, gempor juga, ya. Membantingnya kan berulang-ulang.

Tak hanya bisa jajan dan menikmati aneka kuliner, pengunjung juga bisa menyaksikan Lomba Menyanyi Lagu Mandarin. Saya sempat menyaksikan 3 penyanyi tampil menunjukkan suara merdunya. Siapa juaranya? Sayangnya saya tidak mengikutinya hingga acara tersebut selesai karena anak-anak tertarik melihat sesuatu di seberang sana.

festival kampung tiongkok 2016
peserta cilik sedang menyanyi lagu mandarin tapi saya nggak tau judulnya

Apa gerangan? ada banyak orang berkurumun. Ada yang berdiri sambil memotret dan ada yang jongkok sambil menulis dengan kuas di atas kertas yang panjaaaang. Oh, ternyata di Solo Paragon Mall sedang berlangsung  aksi menulis tulisan Cina sepanjang 500 meter.

Ini dalam rangka memecahkan rekor MURI. Lalu siapa yang bisa menulis sepanjang itu?. Ya dilakukan beramai-ramai oleh pengunjung mall yang bersedia berpartisipasi. Banyak lho yang ikut serta, dari anak-anak hingga orang tua.

rameee
segala usia terlibat

Ramai ya? ramai banget, sampai susah dapat tempat parkir. Ini baru kemeriahan di satu tempat saja lho. Di tempat lain ada kemeriahan yang hingga membuat macet. Bagi yang ingin berkunjung ke Festival Kampung Tiongkok, hari terakhir ya. Buruan, sebelum ketinggalan!.

http---signatures.mylivesignature.com-54492-344-51343A10920A1763355CE01CAE8FABCA

30 thoughts on “Jalan-jalan Di Festival Kampung Tiongkok 2016

    1. Iya Mba Ira,merahnya bikin semangat.
      Sayangnya saya nggak ikutan menulis Mba, anak-anak dah minta makan siang.
      Ayo Mba sekali-kali berwisata ke Solo.

  1. Seru banget ya, penasaran juga sama festival kampung tiongkok ini.
    Kemarin rencananya mau ke Solo, tapi udah 3 hari Yogya diguyur hujan deras, bikin malas ke mana-mana 😀

  2. Wah,, membanting adonan mie aja suaranya udah serem ya mbak,, Gedebug. Eh kemarin mencicipi adonan mie nya nggak mbak? enak nggak mienya? Asyik ya mbak festivalnya,,, ada nyanyi lagu mandarin juga,,, kalau aku menyaksikan mbak, mungkin salah – salah menduga mbak, tuh lagu judulnya apa gitu, hehehe

    1. Dalam rangka menarik pengunjung itu Mba, jadi ada pengunjung yang berkerumun di stand itu.
      Sama, saya juga nggak paham Bahasa Mandarin.

  3. Semarang juga rame kalo imlek, sempat juga jjs ke kampung Tiongkok di Pasar imlek Semawis Smg. Oh iya kemarin, suami abis dari solo juga cerita kalo jalanan kota merah, sempat foto buat dipamerin ke istrinya ,hiksss… gak diajak krn urusan kerja kali ini gak bisa ngajak aku -_-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *