Warung Orange, Restoran Western Food Di Kota Solo

Restoran Western Food Di Kota Solo

Lidah saya biasanya agak lambat blending dengan western food. Bisa jadi, nantinya bakal suka dengan makanan tersebut tapi biasanya butuh waktu, butuh beberapa kali makan, untuk akhirnya saya bisa menikmati enaknya makanan barat tersebut. Tapi kemarin, kebiasaan ini dipatahkan oleh Warung Orange, sebuah restoran mungil yang menyajikan makanan dan dessert Amerika, Italia dan Mexico ini.

Saya tahu resto ini dari kawan saya, Mba Hana. Mendengar ceritanya tentang cozy nya restoran ini membuat saya tak kuasa menolak untuk singgah mencicipi menu western food. Awalnya sempat skeptis sih, lidah yang biasa makan sambal dan lalapan ini bakal ngeblend dengan menu yang ada. Kok nekat? namanya juga penasaran, dan menunya juga halal. Why not!

Baru sampai tempat parkir, sudah nampak keoranyeannya. Dinding depan berwarna orange pas banget mendeskripsikan nama resto ini. Begitu masuk, suasana cozy nya kerasa. Ini nampak dari desain interiornya yang bergaya vintage, mulai dari meja, kursi maupun hiasan dindingnya serta suasana yang tak ramai pengunjung. Siang itu, dua meja telah di pesan dan tersisa beberapa meja saja untuk pengunjung lainnya.

warung orange solo

Komentar pertama saya pada Mba Hana mengenai tempat ini adalah nyaman banget. Yeah, Mba Hana pun tertawa membenarkan. Seorang waitress yang ramah memberikan daftar menu untuk kami berdua. Nah, disinilah petualangan dimulai, wakaka.

warung orange solo

Terus terang, begitu melihat daftar menunya, saya bingung. Mau pesan apa, mau pilih yang mana, karena sebagian besar menunya saya belum mengenalnya. Kalau toh, saya mengenal menunya karena pernah makan di tempat lain, rasanya sayang juga kalau makan itu lagi, itu lagi.

Setelah beberapa lama melihat, menimbang-nimbang perkiraan rasa masing-masing makanan, pilihan saya jatuh pada Beef Enchilada untuk makanannya. Makanan yang berasal dari Mexico ini menarik perhatian saya, karena sebelumnya belum pernah makan dan tampilannya sukses membangkitkan selera makan. Menurut beberapa sumber yang saya baca, Beef Enchilada ini terdiri dari tortilla isi daging sapi disiram pasta saus pedas.

Sementara itu untuk minumnya saya memilih Blackcurrant Infused Tea dan dessertnya Mba Hana yang pilih, yaitu Chocolate Dome (Choco Dome). Saya dan Mba Hana memilih menikmati Chocolate Dome dulu sambil mengobrol seru tentang dunia blogging. Kalau melihat bentuknya memang pas lah dengan namanya. Dessert ini berbentuk dome atau kubah berbalut coklat.

chocolate dome warung orange solo
chocolate dome

Sendokan pertama langsung terlihat tampaklah kalau lapisan coklat itu membalut tipis coklat mousse yang bertekstur lembut dan rasanya manis. Sendokan pertama saya tak menemui kejutan, tapi di sendokan-sendokan berikutnya ternyata saya menemukan selai strawberry dan cream bruule ditengah-tengah dome. Sambil menikmati lezatnya Choco Dome, pikiran saya melayang, memikirkan cara membuat dessert seenak ini.

Ah, benar kata orang kalau “chocolate is never lie”. Chocolate Dome ini rasanya enak banget. Lembut, manis tapi nggak bikin eneg. Bahkan, pengin lagi, lagi dan lagi. Serius nih, bagi yang lagi diet bakal lupa sama dietnya deh, kalau berkunjung kesini. Hahaha, bisa aja Warung Orange bikin tagline “Good Bye Diet”.

sendokan pertama begitu menggoda
sendokan pertama begitu menggoda
chocolate dome
ada selai strawberry dan cream bruule di tengahnya

Paling tidak saya sudah membuktikan di dessert Choco Dome tadi, kalau nggak inget kantong yang lagi diet, bakal pesan lagi tuh coklat yang sukses bikin lidah dan hati saya terpikat kenikmatannya.

Lepas makan Choco Dome saya pun makan Beef Enchilada. Tampilan nampak menggiurkan, pasta tomat yang merah berpadu dengan keju merah yang meleleh di atasnya. Dari tampilan dan aromanya saya bisa menduga jika makanan ini rasa pedasnya tajam.

Benar saja dugaan saya, sendokan pertama, saya langsung merasakan pedasnya lada dan paprika. Selain pedas ada sensasi rasa asam dari pasta tomat dan saus yang menyelimuti tortilla isi daging sapi. Tortillanya gurih, kenyal, pas banget dipadu saus yang pedas dan asam tadi.

beef enchilada
Beef Enchilada

Jadi, Beef Enchilada di sini sukses bikin lidah saya langsung bilang enak pada kesempatan pertama. Menu ini juga berhasil membuat rasa kantuk hilang karena pedas banget, hihihi. Untungnya saya pesan minuman yang mampu sedikit meredam rasa pedas yang menempel di lidah dan kerongkongan.

Untuk menu yang saya cicipi kemarin saya acung dua jempol deh, enak banget, nggak mengecewakan meskipun tempatnya kecil dan terletak di pinggir jalan bukan restoran mewah ala hotel bintang lima.

Oh ya, harganya makanan disini range nya mulai 20K ke atas sedangkan untuk minumannya mulai dari 15K. Untuk menu yang saya pesan yaitu Beef Enchiladas, harganya 28K. Blackcurrant Infused Tea seharga 15K dan Chocolate Dome itu sebesar 25K.

Dengan rate segitu dan rasa makanan yang enak, saya nggak menyesal lho, aseli. Buat saya sih worth it banget lah bisa menikmati western food dengan rasa enak, tempat yang nyaman banget plus layanan yang ramah.

warung orange solo

Warung Orange ini, menghadirkan menu makanan dari negara seperti Amerika, Mexico dan Italia. Ada banyak menu yang ditawarkan, sebagian yang saya tahu itu diantaranya pizza, sandwich, spaghetti, taco, burrito, enchiladas, churros, cannellini, cubanos, steak dan aneka dessert seperti red velvet, choco lava, choco dome, brownies, dan masih banyak lagi menu dessert lainnya.

Untuk minumannya juga nggak kalah banyaknya ada minuman bersoda, non bersoda, beragam variasi minuman teh, kopi, bahkan smoothie. Jadi pengunjung jadi leluasa kan kalau mau memilih minuman di restoran ini.

Tempatnya memang nyaman, nggak hanya cocok buat sekadar makan-makan. Pas juga meeting, arisan, gathering, private dining bahkan jika berminat untuk ikutan cooking class juga dilayani lho. Tempat ini buka mulai jam 08.00 – jam 11.00 saat weekdays, sementara untuk weekend tutupnya lebih larut. Makanya, restoran ini juga menyediakan aneka menu yang pas buat sarapan, makan siang, hingga makan malam.

Silahkan buat teman-teman yang pengin menikmati sensasi western food  di kota Solo, pilih waktu yang pas. Menurut waitress nya sih, sore hingga malam hari adalah puncak kunjungan di restoran ini.

warung orange solo

Letak Warung Orange mudah untuk dijangkau, berada di pinggir jalan Kapten Mulyadi. Tak jauh dari RS. Kustati. Kalau dari arah rumah sakit, restorannya ada di sebelah kanan jalan. Mudah dikenali dari cat orange yang menghiasi dinding depan bangunan restoran.

Jika naik Bus Solo Trans atau BST, bisa turun di halte depan rumah sakit dan kemudian jalan kaki, tinggal menyeberang saja. Dekat saja kok, jadi nggak bakalan capek karena harus jalan kaki.

Selain di kota Solo, Warung Orange juga bisa ditemui di kota Pekalongan. Hanya saja, jam bukanya beda dengan resto yang disini. Untuk info lengkapnya bisa cek di webnya ya.

Perjalanan setengah harian keliling kota Solo bersama Mba Hana ternyata membawa saya pada pengalaman yang menyenangkan, menikmati semangkok Beef Enchilada yang pedas dan bikin bersemangat lagi ditengah kantuk dan lelah.  Serta menikmati Chocolate Dome yang lezatnya bikin nagih dan bikin lupa sama program food combining yang sedang dijalani. Yeaah, judulnya cheating day ini.

Bagi penyuka western food, resto ini layak untuk dijadikan pilihan. Rasanya dan harganya sesuai, tempatnya nyaman, nggak ada alasan lain untuk tidak makan di Warung Orange, restoran western food di kota solo yang cozy dan asyik buat hang out bareng teman-teman.

Warung Orange

Jln. Kapten Mulyadi No. 255B, Solo

Open Daily 8 am -2am

Web: www.warungorange.com

http---signatures.mylivesignature.com-54492-344-51343A10920A1763355CE01CAE8FABCA

36 Replies to “Warung Orange, Restoran Western Food Di Kota Solo”

  1. wah kayanya enak nih hehe , nyam2 ..
    kapan2 tak mani solo ahh hehe

    1. Enak banget.
      Monggo Mas Sutopo..

  2. ngga ngajak-ngajak ihh.. 🙁

    Betewe itu coklatnya aduhaiii…:9

    1. Cup, jangan ngambek ah…suatuhari bakal diajakin kok,tenang aja.
      Aduhai nikmatnya

  3. nah cocok nih mak buat arisan ilmu solo.. 😀

    1. Hihihi, iya nih, apalagi kalau materinya food photography yaak

  4. Waaaaah ngileeeeer, apalagi coklat domenya. Harganya lumayan terjangkau utk kelas resto western ya mbak, coba kalau di Jkt, pasti lbh mahal tu.

    1. Iya Mbak, tadinya kupikir mahal ketika liat angkanya.
      Tapiiiii, setelah tahu rasanya, harga segitu mah worth it lah.

  5. Kursinya lucuuuk. . . 😉

    1. Hihihi, iya Idah…

  6. kalo kesana..lupa lagi kalo sedang diet

    1. Beneran Mba, dessertnya bikin nagih banget

  7. woo lumayan murah yasa

    1. Iya Jiaah, monggo diaturi.

  8. Aduuuhhhhh coklatnya bikin ngiler aja, jadi pengen nyoba

    1. Qeqeqe, laziiis Mba Willova..

  9. gak tahan deh lihat coklat domenya mbak 🙂

    1. Qiqiqi, serius mba,ini enaaak…

  10. Tempatnya cozy banget ya mak

    1. Iya Mak Ika. hayuk Ketemuan di sini.

  11. wah tempatnay asyik ya, dekornya apik

    1. Iya Mba hastira..

  12. unik banget dekorasinya. serasa vintage gitu

    1. Iya, betul. Main-main kemari cafe bola

  13. tempat yang instagramable! sukaaak! murah pun hihihii cuma sedihnya, admin socmed tuh nggak tanggap sama yang mensyen hehehe aku pernah uplod foto mensyen ke mereka kasih dikit saran cuman nggak digubris hahaha wis laah.. cuma emang cozy tempat ini sih

    1. Samaa, adminnya sibuk kali..
      sayang ya, hari gini gitu lho.

  14. chocolate domenya aduhhh, fotonya niat banget hahahah bikin netes.
    Solo ga jauh dari Semarang sih, tapii takut nyasar 😀

    1. Tenang Mbakan ada aku..qiqiqi.
      Aku guidin deh..

  15. sering lewat tp blm pernah mampir akunya bu

    1. Coba mampir Pak Danang..

  16. Tempatnya asik benerr! Duh aku ngga kuat liat fotonya choco dome *angkat tangan*

    Salam kenal ya mba Ety 🙂

    1. Asyik Mba Cindy..banyak yang jatuh hati sama si choco dome ini.

      Salam kenal Mba Cindy

  17. Kalau begini nggak perlu lama – lama untuk menyukai western Food mbak,,, lawong yang dibuat aja dari cokelat,, ya pasti enak lah,,, hehehe,,,

    1. Iya yang coklat..yang makanan lain kan belum tentu

  18. Chocolate dome nya bikin meler nih liur… semeler cokelatnya saat disendokin…

    1. Enaaak, pokoknya..

Leave a Reply