Atisatya Arifin, Indonesian Beauty Blogger : Dari Slebor Jadi Ngelenong

Atisatya Arifin

Jika melihat penampilannya di blog yang cantik dan manis, siapa sangka kalau dulunya, Atisatya Arifin adalah seorang yang cuek bebek dengan penampilan. Muka polos tanpa bedak apalagi eye shadow dan teman-temannya. Lalu bagaimana ceritanya perempuan yang akrab dipanggil Tya ini berubah dari slebor jadi ngelenong alias pinter dandan dan menjadi salah seorang Indonesian Beauty Blogger?. Simak penuturannya pada saya, beberapa waktu lalu.

Berkunjung ke blog Tya, saya banyak menemukan informasi seputar dunia kecantikan. Dari mulai review produk kosmetik maupun tutorial mengenakan make up. Ada banyak merek kosmetik telah direviewnya. Baik kosmetik buatan dalam negeri maupun luar negeri. Dari sana saya melihat, bahwa blog ini memang ditulis berdasarkan passion yang kuat. Mengapa saya sebut demikian? Karena terlihat totalitasnya dalam menekuni dunia kecantikan dan merangkumnya dalam bentuk tulisan yang lengkap dan enak di baca.

Salah satu tulisan favorit saya adalah “Tips Make Up Untuk Kulit Berminyak”. Informasinya pas benar dengan kondisi kulit wajah yang berminyak. Selama ini memang paling males ngapa-ngapain wajah karena berminyaknya itu. Jadi tipsnya penting banget buat saya.

image by : talkativetya.com
image by : talkativetya.com

Demi memuaskan rasa penasaran maka saya mengajak ngobrol Tya, yang juga seorang pengajar bahasa Inggris di sebuah lembaga ternama, lewat What’s Up Messenger. Berikut ini petikan obrolannya:

Sejak kapan Tya suka dengan dunia kecantikan?

Sebenarnya sih, dari dulu sudah suka dengan soal lenong-melenong ini, cuma memang nggak disalurkan. Apalagi aku dulu kuliah jurusan Biologi yang kerjaannya naik turun gunung, keluar masuk pulau. Jadi, make up itu nggak penting.

Terus kapan mulai menyadari make up itu penting?

Setelah lulus kuliah baru mulai sadar. Saat itu mengajar kelas corporate. Aku ngerasa kok tampilan aku kurang professional ya, cuma polosan dan gayanya slebor banget. Padahal yang aku ajar itu bapak-bapak pejabat di Mahkamah Konstitusi. Dari situ mulai deh getol belajar.

Apa yang membuat Tya jatuh cinta pada dunia kecantikan?

Hm, apa ya?. Yang pertama, make up dan perawatan itu membantu menonjolkan kecantikan seorang perempuan. Kedua, ada banyak teknik make up yang menarik untuk dipelajari. Yang ketiga, teknologi membuat dunia kecantikan selalu berkembang dan menuntut untuk dipelajari, nggak ada habisnya.

Darimana Tya mendapatkan keterampilan ber-make up?

Belajar sendiri dengan metoda trial and error. Materinya didapat dari blog blog beauty blogger dalam dan luar negeri. Bergabung dengan komunitas pecinta make up sampai dengan belajar dari video di Youtube untuk mempelajari teknik ber-make up yang baik.

atisatya

Ada nggak pengalaman yang tak menyenangkan saat proses belajar memakai make up?

Pernah banget, aku dicela karena gaya make up yang berantakan. Tapi, justru inilah yang memacu semangat untuk terus belajar. Caranya sederhana saja, tes ke muka sendiri lalu minta pendapat orang tentang hasil make up ku. Dari feedback yang aku dapat kemudian dicatat, apa yang kurang dan harus diperbaiki dan pelajari lagi. Satu hal yang penting adalah jangan malu untuk bertanya.

Siapa sih yang memiliki peran hingga Tya menjadi beauty blogger seperti sekarang ini?

Teman-temanku, alhamdulilah mereka sama-sama menyukai dunia kecantikan. Dari mereka aku banyak mendapatkan feedback dan saling berbagi informasi.

Yang terakhir nih mba, gimana cara bagi waktunya antara ngeblog, ngajar dan mengurus keluarga?

Alhamdulilah  punya kerjaan yang terbilang nyantai dari sisi jam kerja. Pagi sampai siang sibuk sebagai ibu rumahtangga. Jam 1-2 siang berangkat kantor untuk mengajar. Kala tak ada kelas, waktu biasanya dimanfaatkan untuk ngeblog. Pulang kerja jam 9 malam lanjut dengan kuliah. Selesai kuliah biasanya aku pakai buat edit-edit foto dan membuat draft untuk ngeblog. Padat ya? aku baru tidur sekitar jam 12-1 malam.

Melihat perjalanan ibu dari dua orang anak laki-laki ini, nampak betapa seriusnya perempuan slebor ini berubah menjadi tukang dandan. Terbayang berapa kali harus trial and error, agar mampu menerapkan teknik make up dengan benar. Rupanya passion telah memberinya energi untuk selalu belajar dan terus belajar.

Dari Atisatya Arifin seorang Indonesian Beauty Blogger, saya belajar, bahwa apapun passionnya ketika dijalani dengan penuh cinta dan keseriusan maka semua akan indah pada waktunya. Eits, maksudnya? Maksudnya, kita akan menjadi ahli di bidang yang kita tekuni dengan penuh cinta tadi. Seperti halnya Atisatya Arifin yang akhirnya terampil menggunakan make up meski awalnya bergaya slebor.

 http---signatures.mylivesignature.com-54492-344-51343A10920A1763355CE01CAE8FABCA

62 thoughts on “Atisatya Arifin, Indonesian Beauty Blogger : Dari Slebor Jadi Ngelenong

  1. Heeeh..baru tidur jam 12? Aku kok belum bisa yaa..huhu T_T. Tolong tanyain tipsnya dong Mba, aku jam 10 aja udah ngantuk berat, wkwkwk..ngelonin anak mesti ikut bablas pules. Kok malah curhat ya XD

  2. Waaaah Mbak Ety, total banget nulisnya (setotal Mbak Tya dan blognya). Sampe diwawancarai begitu Mbak Tya-nya.
    Pantesan Mbak Ety sering menang lomba. Eh jadi OOT yah hehehe.

    Keren Mbak. Ini tulisan ke berapa ya ttg Mbak Tya yang saya baca hari ini dan tulisan Mbak Ety ini yang paling berbeda. Kalo lomba, sudah menang nih …

    1. Waduuuuh, Mba Niar bikin mlembung. Nanti kalau bajuku pada nggak muat tanggungjawab lho ya.
      Ngganti bajuku,selemari, qiqiqi.

  3. Kyknya hari ini banyak yg mengulas Mbak Tya hehe. Saya belum kenal dan belum berkunjung ke blognya, coba deh abis ini mampir kesana.
    Gak nyangka aja dulu si Mbak Tya slebor skrng jd beauty blogger 😀
    TFS ceritanya Mbak Ety 🙂

  4. Ngeblog jika sesuai dengan passion itu sebenarnya malah untuk ngurangi stress pekerjaan. Salam kenal ya. Belum pernah kenalan dg Atisatya.

  5. Selalu seneng lihat para beauty blogger, mulai dari cara review produk, pemakaian sampai taraaaa hasil make-up nya. Aku mah apa atuh dandan juga jarang, paling kondangan doang 😀

  6. Padat kegiatannya. Keren manajemen waktunya.
    Saya juga suka BW ke blog2 yang ngebahas tentang make up dan perawatan wajah. Karena blas ga bisa make up… Jadi perlu banyak tips 😀

  7. Terima kasih ya semuanya, khususnya untuk mbak Ety yang sudah menuliskan tentang Tya yang slebor ini (masih slebor juga kok mbak sampai sekarang).

    Soal jam tidur itu sebetulnya nggak baik yaaaa. Hiks, aku juga maunya tidur normal jam 9-10 malam udah bobo cantik tapi apa daya kerjaan dan perintilan lainnya baru bisa dikerjain malam hari…. Hehehhe….

    1. Sama-sama Mba Tya. Kalau di blog gak keliatan Mba, slebornya.
      Iya mba, kata Bang Roma, begadang tak baik untuk kesehatan, hehehe.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *