Ingin Lancar Berbahasa Inggris? Contek Cara Sandrine Tungka, Indonesian Mom Blogger

sandrine tungka

Maksud hati ingin bisa berbahasa Inggris dengan lancar tapi kok ya males aja bawaannya kalau mau praktik. Padahal yang namanya keterampilan berbahasa itu kan bisa diperoleh dengan cara praktik secara terus menerus. Beruntung sih akhirnya kenal dengan Sandrine Tungka, seorang Indonesian Mom Blogger yang memiliki rubrik khusus berbahasa Inggris.

Sandrine Tungka, saya kenal namanya beberapa waktu lalu, saat itu saya tertarik untuk membaca tulisannya yang berjudul Menapaki Hari Baru di tahun 2016. Saya jadi tahu deh, perjalanan hidup Mba Sandrine selama tahun 2015 dan resolusinya untuk tahun 2016.

Mengenal Sandrine melalui tulisan-tulisannya, terlihat caranya menikmati hidup. Setiap perjalanan yang dilaluinya, rapi ditulis dalam setiap kategori. Pengalaman travellingnya ke beberapa negara, perjalanan pernikahannya, bahkan cerita bahagia dan haru biru saat menjadi ibu, semua diabadikannya dalam tulisan. Sepertinya Sandrine memang ingin menjadikan Sanwa Journeys sebagai jurnal kehidupan pribadinya.

sandrine tungka
berdua dengan suami

Salah satu hal yang menarik perhatian saya adalah tulisan-tulisan Sandrine dalam Bahasa Inggris. Beberapa diantaranya, sudah sempat saya baca. Jika diperhatikan, tema tulisan-tulisannya dalam Bahasa Inggris juga merupakan tema keseharian. Sandrine rajin menulis artikel dalam Bahasa Inggris karena tergabung dalam Blog English Club (BEC).

Wow, keren bangets. Berani menulis dalam Bahasa Inggris secara rutin dan lancar. Kemampuan yang suka bikin saya merasa mupeng. Ingin juga seperti Mba Sandrine lakukan bersama teman-temannya di BEC. Tapi sayang, kemampuan saya pas-pasan, ditambah lagi belum ada keberanian menulis dalam Bahasa Inggris.

Duh, berapa lama ya waktu yang dibutuhkan biar bisa seperti Mba Sandrine?. Kadang saya heran deh, belajar Bahasa Inggris sejak dulu kala kok kemampuan saya segini-gini aja, qeqeqe. Ya, iyalah, nggak pernah dipake gitu. Habis suka malu sih, vocabularynya itu-itu saja.

Nyadar sih, kalau saya ini masih malas untuk menggunakan Bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari jadi ya wajarlah kalau kemampuan saya juga pas-pasan. Dari Sanwa Journeys ini saya mencoba mencatat beberapa hal, yang dilakukan Mba Sandrine yang ada kaitannya dengan Bahasa Inggris, antara lain :

  • Kursus Bahasa Inggris
  • Membaca buku berbahasa Inggris.
  • Mendengarkan lagu berbahasa Inggris.
  • Menulis berbahasa Inggris.
  • Bergabung dengan komunitas berbahasa Inggris.
  • Bergaul dengan orang-orang yang terbiasa berbicara dalam Bahasa Inggris

SanWa-PP-circle

Mungkin ada yang bilang, ya, itu kan karena dia sudah lancar Bahasa Inggrisnya!. Tunggu dulu, kalau saya perhatikan teman-teman saya yang kalau ngobrol pakai Bahasa Inggris itu cas,cis, cus, lancar, kayak laju kereta itu ya mereka-mereka yang dari dulu suka dengan aktifitas yang telah saya sebut di atas. Awalnya pastilah banyak salahnya tapi karena tekun, lama-lama, lancar jaya.

Sama sebenarnya seperti saya, awalnya banyak salahnya. Cuma bedanya, mereka terus belajar sementara saya nggak rajin belajarnya, qiqiqi. Jadi wajarlah ya, kalau hasilnya beda jauh.

Nah, buat teman-teman yang bernasib seperti saya dan punya keinginan bisa lancar ngomong dan nulis dalam Bahasa Inggris, bisa belajar dari Sandrine Tungka, seorang Indonesian Mom Blogger, penyuka travelling dan suka banget baca buku.

http---signatures.mylivesignature.com-54492-344-51343A10920A1763355CE01CAE8FABCA

61 thoughts on “Ingin Lancar Berbahasa Inggris? Contek Cara Sandrine Tungka, Indonesian Mom Blogger

    1. Butuh keberanian ya Mba.
      Hayuk, nulis sedikit dulu, misal separagraf, besok tambah separagraf lagi. Begitu terus, hingga berani menulis beratus-ratus kata.

  1. Aku dulu belajar bahasa Inggris otodidak karena Bill. Trus akhirnya ikut kursus setahun, tapi karena jarang dipake akhirnya banyak yang lupa lagi. Mungkin harus belajar lagi seperti waktu ada Bill. Haha

  2. Satu lg mbak banyakin nonton film tp jangan pake subtitle..lumayan bisa belajar banyak kosakata n bahasa sehari2. Tp yg paling pentin harus selalu praktek..pede aja πŸ™‚

    1. Subtitle-nya English juga, Mba. πŸ˜€ Daku jg masih sangat sangat minim bhs Inggris-nya pdhal dulu kursus terus-terusan, tapi ya gitu deh nggak praktik. -.-

      1. Wah, memang bener harus dipraktikan ya mba. Kadang mau praktik tapi gimana gitu. Kayaknya harus cari teman dg kebutuhan yang sama nih.

    2. Siap bu dosen… Tips nya saya tambahkan deh. Biar tambah lengkap referensi nya. Nah untuk praktik juga butuh rai gedeg alias gak malu ya.

  3. Paling cepet belajar bhs inggris atau bhasa apa pun, dtngin negaranya. Ngak ada pilihan laen kecuali bisa ngomong hehehe saya dulu awal awal di jerman jg kagak bisa bhs jerman sama sekali di bulan kedua bisa dikit2. Eh skrng udh balik ke indonesia malah lupa sama sekali hahhaha

    1. Ya ampuuun kalau begitu saya mau banget Mba Muth. Eh, tapi berat di ongkos kalau itu sih 😂😂😂.
      Hahaha, belajar bahasa emang kuncinya praktik ya.

  4. nah, ini dia. Dulu saya niatin chatting buat ngelanjarin bhs inggris, eh tapi yg ngajak chatting pada gak jelas. Teman dekat walupun mau tapi ya geli juga kalau diajak ngobrol english sehari2.
    Untuk nulis? ya ini mungkin tantangannya. Mbak Ety mau nyoba?

    1. Iya mba, memang harus niat kuat, tahan malu, plus jgn minderan.
      Saya mau coba mba, dikit-dikit nulis pake english, qiqiqqi

  5. Biar lancar cas cis cus memang kudu sering praktek ya mak. Dulu rasanya kemampuan Inggrisku lumayan, ealah kok sekarang jadi menurun.. hiks. Pasti gegara jarang dipaksa buat ngomong Inggris :(. Jadi belibet sendiri…

  6. Sama mba, saya juga belum punya keberanian buat nulis pake bahasa inggris. Padahal udah ada rencana awal tahun ini pengen nulis pake bahasa inggris minimal sebulan sekali. Eh, belom terwujud saking ga pede πŸ˜€

    1. Aduuh, kok idem gitu.
      harus gabung komunitas BEC kayaknya, biar ada yang maksa, terusjadi bisa mulai menulisnya.

    1. Iya Mba Sandrine, muda, baru punya baby.
      Ayo saling menyemangati untuk menggunakan bahasa inggris, bukan sok gaya tapi kebutuhan untuk terus bisa update.

    1. Wah, lumayan itu kalau bisa nulis. Kan blogger kerjaannyanulis bukan ngomong. sapa tau kan dapat job nulis pakai bahasa inggris.

  7. huaaaa bahasa inggrisku juga masih belepotan dan banyak vocab yang tiba-tiba hiatus padahal pas dikasih tau ternyata ga terlalu asing. Suka envy liat yang englishnya jago πŸ˜€

    Pernah tau dikit soal blogger english club sih, dan pengen coba nulis dengan bahasa inggris di blog. Tapi malu euy. Itu Mbak Sandrine Tungka sama suami keliatannya masih muda, ya? Kayak ABG πŸ™‚

    1. Mba Efi,di Bandung kan banyak bule, bisa buat practise in english gitu.
      Bisa pakai caranya Mba Alaika tuh, ngejar bule buat praktik ngomong inggris
      Meraka memang masih muda mba.

    1. Mba Sandrine nggak ngajar bahasa inggris mba.
      Dia gabung di komunitas BEC, komunitas blogger yang menggunakan bahasa inggris dalam memosting tulisan.
      Barangkali mba bisa gabung di sana.

  8. Waah…ternyata saya banyak temennya. Belajar dari dulu tapi gini-gini aja karena memang sangat jarang praktik. Tulisan mbak etty jadi memotivasi πŸ™‚

  9. Envy sama orang yang lancar bahasa Inggris. Padahal dulu SMA suka ikut lomba pidato bahasa Inggris. Tapi yaitulah ilmu, kalo nggak dipake, menguap entah kemana. Hiks..T_T

  10. Sebagai guru bahasa Inggris, menurut aku lagu-lagu bahasa Inggris sekarang kurang layak dipakai untuk belajar bahasa Inggris karena kebanyakan kaidah tata bahasanya udah berantakan. Kalau lagu-lagu lama tuh baru kece. Tetapi bukan berarti nggak bisa sih, bisa aja selama untuk memperkaya kosa kata aja….

    Kalau aku mbak Ety, awalnya ngeblog pakai bahasa Inggris tapi malah diprotes readers karena bahasanya kelewat ‘tinggi’ (kata mereka lhoooo), jadi mau nggak mau pake bahasa Indonesia aja deh. Hehehehe.

    Ayo yang mau kursus bahasa Inggris kita belajar bareng yuuks!

    1. Gitu ya mba Tya. Hihihi, aku juga tahunya lagu-lagunya Mariah Carey dkk. Hahaha, ketahuan angkatannya ya..
      Ya, iyalah, bahasa bu guru bahasa inggris.
      Ya ampuuuun jauh amat ya kalau mau kursus sama Mba Tya.
      Berat diongkos..

  11. Kalo bahasa Inggrisnya keren asyik ya. Kayak Mbak Sandrine ini, bisa bikin tulisan in English. Saya sudah gak bisa padahal dulu waktu sekolah, sering dapat nilai English paling tinggi di kelas. Begitu deh kalo gak diasah. Jadi percuma nilai2 yang dulu πŸ™

  12. Awwww…. Makasih banyak mba Ety reviewnya. Hehehe ngambilnya dari sudut menulis bahasa Inggris. Jadi maluuuu soalnya bahasa Inggris saya masih pas-pasan banget *apalagi ada bu guru Tya expertnya* XD XD
    Yang penting siyh berani mencoba terus. Yuk sama-sama gabung di BEC, lumayan mendorong untuk berani menulis pakai bahasa yang satu itu. *Hahaha saya jadi merasa bersalah udah lama nggak nonggol di tantangannya BEC :D*

    1. Iya mba sandrine biar beda angle.
      Aih, bahasa inggrisnya keren gitu kok malu.
      Pengin mba, gabung di BEC tapi mau daftar maju mundur cantik pake panas dingin pulak 😂😂😂.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *