Ngobrol Cantik Bareng Elisa Monic, Beauty Blogger dari Bekasi

elisa monic beauty blogger

Ngobrol Cantik Bareng Elisa Monic, Beauty Blogger dari Bekasi. Menjelang weekend ngomongin yang ringan-ringan saja. Kali ini topik obrolannya, tentang dunia beauty blogger. Jadi, judulnya ngobrol cantik, deh, ya!. Semenjak beberapa bulan lalu, lingkaran pertemanan saya meluas. Jika dulu saya belum mengenal beauty blogger, sekarang, saya memiliki beberapa teman blogger yang memilih niche beauty. Salah satunya  Monica Elisabeth atau beken dengan nama Elisa Monic, beauty blogger dari Bekasi.

Saya, biasa menyapa perempuan berkulit putih ini dengan panggilan Monic. Berkunjung ke blognya yang so clean itu membuat saya betah. Banyak referensi mengenai produk-produk kecantikan baik skin care maupun produk kosmetik semacam lipstick, bedak, body butter, lip glos, eye liner, eye shadow dan lainnya.

Bagi saya yang awam dengan dunia kosmetik, adanya review dari beauty blogger memberikan pengetahuan baru dari mulai fungsi, cara mengaplikasikan, dan kandungan zat yang ada dalam kosmetik berikut harganya. Dari sisi konsumen, saya tentu terbantu, karena informasinya dibutuhkan, dalam memilih produk kosmetik sesuai kebutuhan dan kondisi kulit, bahkan kantong, hehehe.

elisa monic beauty blogger
foto dokumen elisa monic

Perempuan kelahiran Magelang ini mengaku menyukai dunia beauty blogger karena ada banyak hal bisa diexplore. Dia memiliki kesempatan untuk belajar hal yang baru, mengaplikasikannya dan kemudian membagikannya kepada banyak orang melalui blognya.

Bisa dibilang menjadi beauty blogger ini memang passion perempuan yang sempat bercita-cita menjadi polwan ini. Walaupun sebenarnya Mba Monic sibuk pula dengan urusan pekerjaannya. Ada yang berminat menjadi beauty blogger?. Simak, yuk, obrolan bareng Mba Monic.

Baca juga Agar Kulit Tetap Lembab dan Elastis Saat Puasa

Hai, Mba Monic, sejak kapan sih, memutuskan menjadi beauty blogger?

Hai, mba. Saya menjadi beauty blogger itu sejak tahun 2012. Berarti sudah berjalan selama 4 tahun.

Wah, lumayan lama juga ya. Produk kosmetik apa saja sih yang biasanya direview, Mba?

Beragam produk, dari range make up,skin care maupun hair product sudah pernah saya review.

Biasanya, produk yang direview itu beli sendiri atau dari sponsor sih?

Mostly, produk itu beli sendiri. Ada beberapa dari sponsor. Tapi, meskipun dari sponsor, produk bakal saya cobain dulu dan reviewnya tetap honest opinion berdasarkan dari yang sudah saya coba.

Apa sih, enak dan nggak enaknya yang Mba Monic rasakan selama menjadi beauty blogger?

Wah, kalau bicara soal enaknya sih nggak ada batasannya karena banyak yang direview. Lebih terasa real karena yang di share itu based on pengalaman pribadi.

Nggak enaknya itu, mesti keluar uang untuk belanja-belanja produk yang mau di test, jadinya suka agak kalap kalau mau belanja, hahaha. Wow, jadi harus siap keluar budget yang lumayan ya Mba Monic.

Nah, soal test suatu produk sebelum direview. Biasanya butuh waktu berapa lama ngetesnya?

Kalau soal waktu beda-beda, tergantung jenis produknya. Misalnya nih, produk skin care, untuk pelembab dan sunscreen biasanya nggak perlu tunggu hasil.

 Kalau make up, ada produk yang mesti ditest dan biasanya segala bentuk dan jenis alas bedak seperti BB, CC, DD cream, cushion, foundation dan lain-lain. Ini ditest seharian saja cukup untuk mengetahui daya tahan dan coveragenya.

Sekarang saya lagi menunggu hasil dari masker alami yang saya beli, ini nunggu habis saja, nanti baru direview.

elisa monic beauty blogger

Sering test produk skin care dan make up, Mba, nggak pernah mengalami masalah kulit, akibat tak cocok dengan kosmetika yang di test?

Wah, pernah dulu, pas belum ngerti. Begini kondisinya; saya kan jenis kulitnya kering tapi ngetes scrub untuk jenis kulit berminyak, maka makin keringlah jadinya. Pertamanya nggak ngeh, kirain musti dipake rutin, akhirnya saya pake rutin itu scrub. Jadinya malah tambah parah kulitku, sampai pada ngeletek-ngeletek (baca: mengelupas) gitu.

Buat pelajaran nih, ngetes banyak produk harus tetap smart dan wise, untuk pilih yang sesuai kebutuhan tubuh.

Untuk menjadi seorang beauty blogger itu ada syarat tertentu nggak Mba? Kalau ada, apa saja?

Nggak ada kok. Mungkin sih bukan syarat ya, tapi lebih kepada pola pikir. Mesti punya pola pikir untuk mereview segala sesuatu berdasarkan pengalaman pribadi. Meskipun  produk itu dari sponsor tetap harus memberikan review dengan jujur.

Apalagi masalah skin care, kalau yang disampaikan hanya baik-baiknya saja sementara kenyataannya tidak demikian, ini bahaya. Jangan sampai muka orang jadi korban!

Beauty Blogger kan identik dengan kata cantik. Boleh tahu nggak arti cantik dimata Mba Monic?

Ehm, kuncinya sih penerimaan diri. Cantik nggak akan ada gunanya kalau kita tidak mencintai diri sendiri. Sehingga cantik yang tercipta hanyalah sekadar menutupi kekurangan semata-mata.

Tapi, percaya atau nggak? Kalau kita nggak nyaman sama diri sendiri, nggak terima kekurangan kita, mau di make up kayak gimana pun tetap kelihatan nggak bagus dimata orang. Karena apa yang kita rasakan di dalam sebenarnya terpancar di luar.

Wuih, daleeem banget ya makna cantik menurut Mba Monic. Lanjuuut!

elisa monic beauty blogger
foto dokumen elisa monic

Bagaimana sih, cara mendapatkan kulit yang sehat dan cantik? (sst, pertanyaan sejuta perempuan nih)

Jangan malas merawat kulit baik dari luar mapun dalam. Perawatan dari luar misalnya dengan memakai pelembab, scrubbing, atau memakai lotin. Dari dalam itu minum vitamin atau paling simple dan sepele, deh, yaitu rutin minum air putih.Tsaaah, lagi-lagi air putih pahlawannya.

Tuh dicatet, buat teman-teman yang pengin punya kulit sehat dan cantik, harus telaten, nggak boleh angot-angotan seperti saya.

Baca juga Atisatya Arifin, Indonesian Beauty Blogger, Dari Slebor Jadi Ngelenong

Menjadi seorang beauty blogger ternyata ada banyak hal harus diperhatikan. Ngobrol dengan perempuan yang suka banget sama semua jenis mie dan sushi ini, menarik. Beberapa hal, baru saya ketahui tentang dunia yang awam buat saya.

Seperti layaknya sebuah pekerjaan, menjadi beauty blogger juga membutuhkan komitmen dan keseriusan. Kebayang betapa banyak hal yang harus dilakukan, belanja produk, tes pakai dulu, kemudian direview. Dalam mereview pun butuh untuk difoto atau di video kan, agar review yang dihasilkan jelas dibaca atau dilihat oleh para pembaca.

Nah, dalam membuat foto produk maupun video tutorial kan nggak sederhana juga, ya. Pastinya banyak effort yang dikeluarkan. Seperti: menentukan style foto produk, memikirkan pencahayaan, maupun dalam membuat video membutuhkan editing juga. Ribet nggak, sih?. Hahaha, buat saya ribet.

Berbeda bagi Mba Monic yang gemar baca buku, yoga dan suka belanja serta makan-makan ini, baginya, semua menyenangkan. Itulah, sesuatu kalau dilakukan berlandaskan kecintaan pasti efeknya beda. Diantara teman-teman, ada yang berminat menjadi beauty blogger seperti Elisa Monic?.

Semoga obrolan tadi bisa memberi gambaran tentang dunia beauty blogger ya. Jika ingin tahu lebih jauh tentang Elisa Monic, Beauty Blogger dari Bekasi, kunjungi blognya saja di elisamonic.com.

  

kulit tetap lembab dan elastis

45 thoughts on “Ngobrol Cantik Bareng Elisa Monic, Beauty Blogger dari Bekasi

  1. Suka kagum kalo liat blognya para biuti bloher ini. Aduh mereka blognya cantik-cantik, rapiiiii. Trus bisa gitu ya mereka dandan kece begitu. Semantara aku ngalis aja sering gagal. Waaakakakaka…

  2. Noted! Cantik itu penerimaan diri ya, jd PD aja dg diri sendiri, xixi ngeles padahal mah males dandan aku ?

    Beauty blogger itu menurut aku mah keren banget, bisa dngan detail dan peragain setiap produk yg direview, salut dah.

    1. Iya Mba Shine. Itu yang disebut inner beauty pengaruh ke outernya.
      Betul, padahal teknik make up kan beragam ya.

  3. Salah satu berkah arisan link dan kenal dengan beauty blogger yang aku rasain tuh jadi peduli pada perawatan tubuh dan muka, hihi. Selama ini cuek beibeh. Tapi sekarang, eerr..mulai deh invest untuk menjaga dan ngerawat muka. Baik dari luar maupun dalam *cieeehh*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *