Partner Dalam Menangkap Momen

rp_AsusZenfoneLasergiveaway.png

Saya dan kamera ponsel itu bagaikan partner. Hampir selalu bersama di banyak kesempatan. Meskipun ponsel tak selalu saya pegang tapi dalam banyak aktifitas, kamera ponsel setia jadi partner saya dalam menangkap banyak momen. Setidaknya ini sudah berlangsung sejak tahun 2007, saat pertama kali memiliki ponsel berkamera.

Lumayan lama kan?. Masa awal memiliki ponsel berkamera, objek foto saya biasanya anak-anak ketika beraktifitas di rumah, maupun sedang bermain di luar rumah. Kadang ketika berkunjung ke suatu tempat yang bersejarah, seperti jembatan Ampera, saya sekeluarga berfoto bersama. Ya, berfoto dengan kamera ponsel yang saya miliki.

Pokoknya, momen-momen yang terabadikan saat itu kebanyakan momen narsis anak-anak. Kalau saya sendiri saat itu masih males buat difoto. Lebih suka memotret anak-anak. Sesekali saya ambil foto pemandangan alam yang menurut saya menarik.

 

zahira mikir

Jangan ditanya soal hasil fotonya bagus atau tidak ya, karena saat itu, kalau motret ya asal jepret saja. Belum tahu segala macam teori rule of third dan kawan-kawannya itu. Memangnya sekarang paham? Ish, paling tidak sekarang kan tahu teorinya, kalau praktiknya sih kadang masih suka lupa. Alesyaan, ah, hehehe.

Kembali ke soal kamera ponsel, makin hari makin sulit dipisahkan dari aktifitas saya. Apalagi semenjak saya rajin ngeblog.  Kebutuhan akan tampilan visual yang menarik, membuat saya jadi rajin memotret dengan kamera ponsel.

Alasannya karena praktis dan mudah penggunaannya karena serba otomatis. Selain itu hasil fotonya pun memadai untuk ditampilkan di blog saya. Jadi, kalau awal-awal menggunakan kamera ponsel untuk memotret anak-anak dan pemandangan alam. Sekarang, setelah menjadi Blogger, penggunaannya makin luas.

 

Gm

Saya selalu ready untuk menangkap momen di setiap kesempatan. Sedang berada di bus, taman bermain, tempat wisata bahkan jalan raya maupun persawahan tak luput dari perhatian saya. Bagi saya menangkap momen saat kapanpun, hasil fotonya adalah investasi buat saya. Barangkali hasil foto itu tidak langsung dipergunakan dalam sebuah postingan. Bisa jadi, akan berguna di postingan berikutnya jika temanya sesuai.

Yang jelas, mengoleksi sebanyak mungkin foto dengan beragam momen dan angle menjadi kebutuhan saya sebagai Blogger. Dan untuk yang satu ini partner adalan saya masih kamera ponsel.

amperabertiga

Apalagi objek foto saya sekarang bertambah. Akhir-akhir ini, selesai memasak, saya kerap mengambil foto makanan yang baru saya masak. Ini saya lakukan dalam rangka mengasah kemampuan fotografi.

Masakan adalah objek yang dekat dengan keseharian saya. Ini tentu memudahkan saya dalam belajar dan memahami serta mempraktikan teknik fotografi.

Momen apa saja yang berhasil saya abadikan?. Berikut ini rangkumannya:

  1. Landscape
    candi prambanan
    candi prambanan

    landscape1.jpg

  2. Potrait
    potrait
    menangkap ekspresi kecewa
    menangkap ekspresi bahagia
    menangkap ekspresi bahagia
  3. Street Photography
    street-photography
    mengais rezeki di masa tua

    street-photography4.jpg

  4. Food Photography
    kukis klepon
    kukis klepon
    chocoball
    chocoball
  5. Macro Photography
    bunga kenanga
    bunga kenanga

    makro-photography2-.jpg.jpeg

  6. Jurnalism Photography
    pesta rakyat
    pesta rakyat
    pasar gede saat imlek
    pasar gede saat imlek

Semua jenis-jenis foto tersebut dihasilkan dari kamera ponsel. Jadi, keberadaan kamera ponsel cukup memadai kok, untuk sebuah foto. Nah, soal hasil foto yang berbeda dari ponsel yang sama memang tergantung dengan man behind the camera, ya. Tapi, sebagai sebuah alat potret, kamera ponsel bisa memberikan hasil yang memuaskan.

Pantaslah jika kemudian Asus mengeluarkan banyak varian ponsel, diantaranya yang mengunggulkan kemampuan kameranya. Seperti, Asus Zenfone yang memiliki banyak varian.

Salah satunya yang ada di video ini:

Begitulah, keberadaan kamera ponsel bagi saya. Ia menjadi partner dalam menangkap banyak momen di keseharian saya.

Giveaway Aku dan Kamera Ponsel by uniekkaswarganti.com

42 Comment

  1. Waaahh.. bagus2 hasil jepretannya mba

    1. Makasih Mba siti. Masih harus banyak praktik nih biar fotonya lebih tajam dan ada feelnya.

  2. waah photo hasil jepretannya kece2 mba meski pake kamera ponsel…yg food photography nya jg kece tuh

    1. Makasih Mba Ophi. Masih belum stabil sih mba hasilnya. Kadang bagus, sering pula jelek.
      Kalau food photography masih kesulitan dibagian pencahayaan.

  3. ponsel ga kalah dengan kamera gede yang dipake potografer2 ya Kak 😀
    semakin canggih aja ini tekhnologi.

    Sukses ya kak.
    Salam

    1. Betul Blogger Kendal, fitu-fiturnya semakin mirip dengan kamera digital.

  4. mba.. fotonya keren2.. aku gak bisa sebagus itu kalo motret..
    gutlak ya mbaa kontesnya..

    maaf lahir batin 🙂

    1. Makasih Mba Eda…masih harus banyak berlatih sih Mba.
      Aih, Mba Eda. Masa sih mba.

  5. Wiwied Widya says: Reply

    Foto pasar gede itu ngambil fotonya drmana mbak? Kece bgt

    1. Dari lantai dua, bangunan pasar yang disebrangnya Mba Wied. Lantai di atas los yang jual buah-buahan.

  6. Tak berdaya saya tanpa kamera ponsel kalau bepergian… xixixi

    1. Betul Mba Levina, susah dipisahkan ya.

  7. Wah fotonya bagus-bagus mbak.
    Aku juga motret lebih suka pake kamera ponsel aja, praktis 🙂

    1. Aih mba Liany, foto-foto Mba juga bagus-bagus. Apalagi foto-foto makanannya, mouthwatering semua.

  8. aku punya kamera ponsel juga dari awal tahun 2007 kala itu kelas 2 SMA, itupun masih VGA
    hasilnya ya gitu deh
    dan gara2 kamera ponsel itu aku jadi narsis, apalagi sekarang… hehe
    eh tapi sekarang lebih banyak ke Juna ding motret2nya, agak berkurang kalau kata suami dibanding sebelum jadi emak… hehehe

    1. Masih SMA? Wow, masih muda banget ya. Saya udah punya anak satu mba, qeqeqe.
      Kamera ponsel membuat yang mau eksis jadi gampang ya.

  9. Foto makro emang hasilnya kerwn bgt yaa … Pgn belajar hehe … Gluck GA nya ya mbak 🙂

    1. Iya Mba Riri, ambil foto makro dengan kamera ponsel lebih mudah karena ada fiturnya.

  10. Fotonya keren-keren Mbaaa.. Suka banget sama foto kenanganya. Itu habis hujan ya? Seger banget.

    Handphone saya kebanyakan isinya juga anak2 Mba..hehe.. Malah foto saya sendiri bs dihitung pake jari. 😀

    1. Iya mba arin, malamny habis diguyur hujan. Paginya jalan-jalan sambil hunting foto. Salah satunya dapat foto Kenanga itu.

  11. Ampuun, fotonya keren-keren banget ini mba Ety 🙂

    1. Aih, Mba Ery bisa aja. Fotomu juga keren-keren kok.

  12. Foto-fotonya keren, nggak sia-sia ya pacaran sama ponselnya 🙂
    Goodluck ya mak Ety.

    1. Aih, Mak Indjul, masih gitulah.
      Hehehe, iya ya, pacaran sama kamera ponsel.

  13. Ponsel kamera sangat berjasa menangkap momen ya, mak Ety.. 😀

    1. Betul-betul Mba Juli. Tanpa dia saya gak punya koleksi foto sebanyak ini.

  14. Sudha lama bgt ya mba. 2007 saya masih makai nokia jadul mba.. belum ada kamera. Itu pun kalau difoto masih malu-malu. Hihii

    Dan sekarang memang sudah jsdi teman setia ya mba etia. Best partner than other deh..

    1. Iya mak Ira…tapi waktu itu masih terbatas banget fiturnya. Pixelnya juga masih kecil. Tapi lumayanlah kalau motret di suasana yang banyak cahaya.

  15. Setuju Mbak, foto yang kita ambil dari kamera hape, bisa jadi investasi ya…
    Sewaktu-waktu bisa dijadikan bahan untuk tulisan di blog.

    1. Iya Mba Nurul, begitulah yang saya lakukan terhadap kamera ponsel dan foto-foto yang dihasilkan

  16. Cantik2 mbak hasil jepretan kamera ponselnya. Aku sampai skrng blm bisa memotret obyek dengan cantik…

    1. Aduh mba April, masih harus belajar lagi nih.

  17. Asyiknya ada kamera keeren di ponsel , mudah sekali mengabadikan moment-moment asyik… 🙂

    1. Alhamdulillah mba Ida, dapat rejeki dari ngeblog.

  18. kamera ponsel yang bagus emang super penting, apalagi buat ibu2 yg nyambi jadi blogger kayak kita ya mba 🙂

    1. Betul Mba Zata. Senjata blogger, hehehe

  19. Objek poto yg menarik dan memikat mata selalu ingin dijepret2 klo pake kamera ponsel.
    Foto Makronya keren tuh mba 😀

    1. Iya Mba Rohmah…gatel kalau ada obyek bagus.

  20. Kalau ketinggalan ponsel tuh rasanya… sedih banget ya, Mbak.
    Soalnya kehilangan partner menangkap momen :’)

    1. Hihihi Iya mba Evi..momennya keburu ilang dan nggak bisa diulang

  21. Thks sudah ikutan GA Aku dan #KameraPonsel. Good luck.

    1. You’re welcome mba Uniek. Aamiin YRA.

Leave a Reply