Cerita Keberagaman Dari Ultah KEB5th

Pagi yang cerah banget di tanggal 29 Januari 2017 menjadi saksi perayaan keberagaman Kumpulan Emak-emak Blogger (KEB) yang ke 5. Alhamdulilah, lalu lintas kota Jogyakarta pagi itu lancar. Saya dan rombongan emak-emak yang menginap di Pesona Jogya Homestay bisa sampai tepat waktu di Gendis Bags, tempat berlangsungnya acara ultah ini.

Ngomongin soal tanggal bersejarah KEB yaitu tanggal 18 Januari 2012 ini, ada yang membuat saya heppy. Apalagi kalau bukan pilihan tempat perayaan ultah KEB5th yang cukup dekat. Iya, sekian lama gabung dengan KEB sejak tahun 2012, baru kali ini bisa hadir. MakBoard ngerti aja, kalau emak-emak di daerah pengin sekali-kali bisa ngerayain ultah KEB.

Makanya, begitu ada rilis tentang perayaan ultah KEB yang ke 5, saya langsung mendaftarkan diri. Rangkaian acara perayaan ultah KEB5th sebenarnya sudah dimulai pada Sabtu sore tanggal 28 Januari 2017. Saya yang sedari awal bersemangat, tentu nggak pengin melewatkan satu acara pun. Kapan lagi coba, bisa bercengkerama dengan emak-emak blogger yang selama ini hanya bisa disapa melalui sosial media dan blog saja.

panitia KEB5th

Tema ultah KEB kali ini, Keberagaman. Sengaja dipilih untuk menjembatani member yang memang beragam. Seperti yang disebutkan oleh Mak Founder KEB, Mira Sahid, member KEB beragam, baik tujuan mapun niche blognya. Bahkan mereka juga aktif di komunitas lain. Tapi, Makpon berharap, seaktif apapun mereka di luar, KEB tetap menjadi rumah, tempat mereka kembali.

***

Keberagaman Acara

Malioberen

Diawali dengan acara Malioberen, istilah yang baru saya dengar gara-gara ultah KEB5th ini. Ternyata, Malioberen itu bermakna plesiran atau jalan-jalan di Malioboro. Oalah, kalau itu mah udah biasa kali! Eits, tunggu dulu, selama ini kan kalau jalan-jalan di seputar Malioboro paling belanja dan nguliner aja kan?

Nah, di Malioberen ini saya dipandu oleh adik-adik dari komunitas malamuseum. Sebuah komunitas pecinta sejarah dan cagar budaya yang anggotanya ada 25 orang. Mereka adalah para mahasiswa jurusan sastra dan sejarah yang memandu Malioberen ini. Pay as you wish, atau bayar seikhlasnya, jika ingin bermalioberen bareng mereka.

komunitas malam museum
Pict : Beranda Jogya

Keren, ya, ada sekumpulan anak muda yang peduli akan sejarah dan cagar budaya. Biasanya kan, anak muda lebih suka dengan hal-hal yang berbau kekinian.

Malioberen KEB5th
Pict : KEB

Ngapain di Malioberen? Kami, emak-emak yang hadir saat itu diajak untuk mengenal bangunan bersejarah di sepanjang Malioboro. Dimulai dari titik nol kilometer hingga Hotel Inna Garuda. Cerita tentang sejarah bangunan tersebut dipaparkan komplit oleh Mas Erwin. Cerita yang membuat saya jadi mulai mengerti tentang kehidupan zaman pemerintahan Sultan di masa lalu dan kehidupan sosial ekonomi di wilayah Malioboro.

Ngobrol di Angkringan

Sesorean yang menyenangkan di Malioboro, kemudian berlanjut ke angkringan JAC. Sebuah tempat makan yang berada di komplek ndalem agung. Di sini, kami ngobrol bebas dengan emak-emak blogger dari beberapa daerah. Menikmati semangkok Wedang Ronde dan Bakmi Jowo adalah pilihan pas menghabiskan malam di Jogyakarta yang basah dan dingin.

Yang namanya ngobrol bebas ya, bisa ngomongin apa aja. Dari Utara ke Selatan, kemudian lanjut dari Timur ke Barat, bahkan potong kompas itu biasa, hehehe. Emak-emak kan kalau ngobrol suka gitu. Justru seru, kan, banyak kejutan. Yang jelas nggak ketinggalan tentu acara foto-foto.

di angkringan JAC KEB5th

Belum puas sebenarnya, tapi malam semakin larut, saya dan emak-emak harus segera menuju Pesona Jogya Homestay tempat kami rehat. Agar besok, bisa fit dalam merayakan ultah KEB5th.

Jalan kaki di sepanjang Malioboro sukses membuat badan penuh peluh. Mandi malam yang biasanya saya hindari, kali ini harus dilakukan. Untung saja ada air hangat. Nikmat banget, rasanya. Langsung, deh, habis mandi rebahan di kasur sambil ngecek WA. Pesan bahwa anak-anak baik-baik saja, jadi kabar menyenangkan sebelum beranjak tidur. Maklumlah, emak-emak!

***

Keesokan Harinya,

Tiba di Gendhis Bags, suasana sudah ramai oleh emak-emak dan tamu undangan. Emak-emak blogger dari Solo pun sudah nampak hadir lebih dulu. Ada Mak Zakiah Wulandari, Mak Hana Aina, dan Mak iffah Ipeh. Sementara saya dan Mak Mae, baru tiba beberapa saat sebelum acara dimulai. Kami sempat foto bersama, minus Mak Ranny Afandy yang saat itu belum hadir.

Ada apa saja di acara ultah KEB5th? Berikut ini, ceritanya!

Arisan Ilmu Di Ultah KEB5th

Emak-emak itu identik dengan arisan. Begitupun dengan emak-emak blogger yang identik dengan Arisan Ilmu. Di acara yang sifatnya hore-hore pun, arisan ilmu tetap ada. Kali ini ada dua narasumber yaitu Ferry Yuliana Sharif, Owner dari Gendhis Bags yang berbagi pengalaman dalam membangun usaha. Satu narasumber lain yaitu Martina H Lubis, Website and Community Manager XL Axiata yang berbicara soal Digital Marketing Trends 2017.

Entrepreneurship

Dalam kesempatan ini, Bu Ferry yang gelar akademiknya adalah dokter gigi bercerita tentang awal mulanya tertarik menekuni dunia kerajinan tas. Bu Ferry ini penyuka pernak-pernik, termasuk tas. Nah, rasa suka inilah modal awal beliau akhirnya menekuni usaha Gendhis Bags.

FYI, Gendhis Bags itu memproduksi tas berbahan alam seperti rotan, mendong, enceng gondok maupun pandan. Ada alasan menarik mengapa perempuan kelahiran Tulungagung ini memilih tas sebagai bidang usahanya. Pertama, karena perempuan biasanya suka tas.Β Lebih jauh lagi, perempuan biasanya memiliki lebih dari satu tas. Benar atau benar, Maks? qiqiqi. Sebuah kemampuan melihat peluang yang cerdas, ya.

arisan ilmu KEB5th

Alasan kedua, tas berbahan alam saat itu masih kalah kualitas dibanding tas berbahan lain seperti tas kulit. Padahal, bahan alam di Indonesia ketersediannya melimpah. Sementara itu, untuk modelnya, tas berbahan alam juga masih sederhana. Belum ada kreasi yang menarik. Atas dasar kondisi ini, Bu Ferry makin mantap menekuni kerajinan tas berbahan alam hingga sukses seperti sekarang.

Selain bercerita tentang awal membangun usahanya, perempuan berputra 3 ini berbagi tips dalam membangun usaha. Diantaranya, passion, branding, packaging, pameran dll. Ulasan lengkap, tunggu ya di postingan terpisah. Soalnya bakal panjang banget, jika ditulis di sini.

Digital Marketing Trends 2017

Mba Martina H Lubis, Website and Community Manager XL bercerita tentang Digital Marketing Trends 2017.Β  Pemaparannya dimulai dengan menjelaskan mengenai penetrasi internet di Indonesia yang telah menjangkau 50% penduduk. Dimana jumlah pengguna internet mencapai 130 juta orang dan sebagian besar dari mereka tinggal di Pulau Jawa.

Sementara itu, untuk media sosial, Jakarta menjadi kota yang paling banyak pengguna twitternya. Lalu, bagaimana dengan perkembangan Vlog? Menurut Mba Martina Vlog memang sedang tren. Apalagi wilayah dengan engagement terbesar penonton vlog ada di Asia Pasific. Dimana Indonesia berada di dalamnya.

arisan ilmu KEB5th.jpeg 2

Meskipun demikian, sebagai sumber informasi, blog masih tetap lebih terpercaya. Apa yang harus dilakukan oleh seorang blogger agar blog nya tetap eksis? Mba Martina memberikan gambaran tentang perlunya Growth Hacking, yang meliputi dua komponen yaitu marketing dan teknologi. Lagi-lagi, hal lebih mendetil, harus ditulis terpisah ya, maap.

Fashion Show Produk Β Gendhis Bag dan Luriko

Selain acara yang sudah saya sebut tadi, adapula fashion show produk Gendhis Bags dan Luriko yang dibawakan oleh emak-emak blogger Jogya. Tuh, kan, emak-emak memang serba bisa. Sehari-hari boleh lah sibuk dengan urusan rumah dan kerjaan kantor. Tapi, sekalinya diminta memeragakan busana dari Gendhis Bags dan Luriko, mereka ketje, lho.

Gendhis Bags tidak hanya memiliki produk tas, ada juga koleksi baju-baju bertema kasual maupun pesta. Diperagakan dengan apik oleh emak-emak blogger dengan sekali latihan saja.

Sedangkan Luriko merupakan brand lokal Jogya yang menyasar kalangan ibu-ibu muda. Desainnya memadukan kain-kain nusantara terutama kain Lurik. Nah, Owner Luriko ini adalah Mak Kurnia Kartikawati atau akrab disapa Mak Kachan, emak blogger dari Jogya.

ardiba sefrinda KEB5th

Tributes

Bagian ini yang paling mengharukan buat saya. Kumpulan Emak-emak Blogger (KEB) didirikan dan dibangun oleh beberapa emak. Dalam perjalanannya, mereka tidak lagi bersama-sama dalam kepengurusan. Satu persatu emak-emak ini harus menyerahkan perannya digantikan oleh emak lainnya.

tribute KEB5th

Berpisah bukan karena permusuhan ataupun kebencian. Ini soal pilihan! Bukankah, dalam hidup kita dihadapkan pada pilihan-pilihan? Disinilah, emak-emak tersebut telah menentukan langkahnya. Meskipun demikian, hati mereka tetap bersama KEB.Β Bagi para emak-emak inilah KEB memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Mereka adalah Mak Lusiana Trisnasari, Mak Carolina Ratri dan Mak Elisa Koraag.

berpelukan keb5th
Pict: KEB

makboard KEB

Tak ketinggalan, apresiasi juga diberikan kepada Maketu Sumarti Saelan yang mengurus KEB dengan baik. Sosok ini hadir dan membuat KEB eksis hingga diusia yang ke 5.

***

Keberagaman perayaan ultah KEB5th bisa diikuti dari ragam lomba yang ada, seperti livetweet, post IG, Video ultah, maupun lomba blog KEB5th. Beragam namun kompak. Lihat saja, hidangan yang disajikan merupakan hasil potluck para emak-emak yang hadir.

Bagi saya perayaan ultah KEB5th membuktikan keberagaman itu indah ketika saling menghargai pilihan. Banyak perbedaan tapi tidak saling meniadakan. Semoga, kedepan KEB (Kumpulan Emak-emak Blogger) makin solid dan lebih bermanfaat serta terus menerus memberikan inspirasi tanpa batas bagi perempuan Indonesia.

 

42 Comment

  1. Seru sekali cerita nyaaa.. Dan itu tempat tas2 dipajang nya bisa jadi kayak Photobooth ya mbaaa.. Pingin foto disana jadi nya. Haha

    1. Ayo Mba Helma, boleh kalau mo poto-poto apalagi habis itu mborong tas.
      Gendhis bakal seneng banget.

  2. Seru sekali mbak. Sayang pas nggak bisa dateng

    1. Iya nih Aida, kalau kamu ada pasti tambah rame.

  3. Indahnya keberagaman bersyukurnya bisa hadir dalam kebersamaan itu mba Ety.Alhamdulillah

    1. Iya Uti

  4. Paling ngiler sama Malioberennya, Mak. ah, kapan-kapan pacaran sambil Malioberen ah.. πŸ™‚

    1. Boleh Mba, biar beda dan tambah wawasan.

  5. Emak2 yang amazing. 😍😘

    1. Kamu kan mak? Iyaaa, kamuuu

  6. Di bagian tributes kok saya mewek yaaaa… ngerasa ada disana jg.. happy milad KEB

    1. Makasih Mba Ruli, memang mengharukan.

  7. Sedihh nggak bisa ikutan 😒😒 tapi bangga sih bisa jadi bagian dari keb

    1. Iya kamu, tiketnya kupakai kemarin.

  8. Terima kasih banyak Mak Ety, liputannya lengkap dan bikin haru.
    Semoga mak Ety selalu berada di dalam KEB ya, selalu menginspirasi dan tak bosan dirusuhi untuk Emak Blogger Solo *kisskiss*

    1. Sama-sama Mak Injul.

      Kiss baliiik

  9. Lengkap banget reportasenya mak etty.. duh jadi malu yg jogja malah ga bisa ngumpulin foto selengkap ini hihiii..
    Ada aku juga di sini, suwun yaaa mak *ciuuum*

    1. Ish, sebagian juga foto pinjem kok.
      Iya, sama-sama

  10. terima kasih mak ety, saya g bisa datang. tapi dengan tulisan mak ety dan post IG dari emak2 seakan ikut di tengah acara.

    1. Sama-sama Mak Via.

  11. Makasih ya mak Ety, I love U full <3

    1. Love you full too Mak Icoel

  12. Wah seru ya.. moga acara selanjutnya kalau ada kesempatan saya bisa ikutan πŸ€—

    1. Iya Mba seru dan full hadiah.

  13. Wah keren banget mak. Kemarin ga bisa ikutan karena acara keluarga. Padahal pengen banget ikut.

    Acaranya keren banget. Semoga KEB selalu berjaya. Amin πŸ™‚

    1. Iya Mak Ika. Kupikir dirimu ikut tempo hari.

  14. Seru ya, aq mau nulis ini juga belum sempat2, hedeh

    1. Ayo tulis, mumpung masih anget.
      Pengin tahu juga keseruan dibalik panggung fashion show.

  15. Liputannya lengkap sekali mak Ety. Terima kasih sudah dan masih bersama KEB yaa. Love you

    1. Sama-sama Mak Mira. Love you too

  16. seruuu banget kayaknyaa acaranyaa :O
    itu nama komunitasnya malamuseum tai kok jalan-jalanny pagii πŸ˜›

    bt naksir sama tas tasnyaaa:3

    1. Iya Mbaaa.

      Itu sore hari mba, hahaha.
      Kalau acara night at museum nya malam hari. Khusus utk malioberen sore hari.

  17. Emak2 aja punya komunitas blog yang maju… Ini kapan bapak2 bikin komunitas kayak gini ya? KB3 = Kumpulan Blogger Bapak-Bapak πŸ˜€

    1. Monggo Mas, kamu inisiatornya ya. Nggak papa kan meski blm bapak2.

  18. Sayang sekali bunda gak bisa hadir, ya. Kangen banget pengen ketemu Mak Co-Founder KEB Indah Juliani Sibarani dan tentunya Mak Founder KEB MakPon Mira Sahid. Acaranya meriah banget ya. love you all.

    1. Iya Bunda, moga lain waktu bisa ketemu mereka ya.

  19. Acaranya seru syekaliiiii. Fortunatelly bisa gabung dg KEB. Smg selalu jaya KEB :))

    1. Aamiin..makasih ayaa

  20. terlihat seru acaranya yahhh.. aku pertama kali ngeblog gabung di KEB akh senang rasanya

    1. Iya Mba Mira, seru dan indah, qeqeqe banyak tas bagus.

  21. Seru banget kliatannya.. andai bisa ikutan jg.. berharap tahun depan boleh ikut

    1. Mudah-mudahan bisa ikutan Mak widya

Leave a Reply