Food

11 Bumbu Khas Masakan Jepang Yang Perlu Dikenali

Halo semuanya. Apa kabar nih? Semoga teman-teman senantiasa dalam kondisi baik, ya. Febuari ini, banyak aktivitas yang menguras energi, sehingga update blog pun baru saja sempat. Alesyaaan! Hehehe. Kali ini saya pengin mengajak teman-teman jalan-jalan virtual ke Jepang.

Ngomongin salah satu hal yang digemari oleh sebagian masyarakat kita yaitu masakan khas Jepang. Kalau bicara soal jenis masakan Jepang ada banyak macamnya. Contohnya ada Sushi, Ramen, Yakiniku, Sashimi, Gyudon dan masih banyak lagi.

Secara umum, bumbu khas masakan Jepang ada 5 jenis. Dikenal dengan sebutan sa-shi-su-se-so. Pertama adalah satou atau gula pasir, shio atau garam dapur, su atau cuka, se atay seuyu/shoyu yaitu kecap asin dan so atau miso yaitu pasta kedelai. Itu bumbu dasarnya, di luar bumbu tadi masih ada bumbu khas masakan Jepang lainnya.

Bagi saya sendiri, menikmati masakan khas Jepang itu butuh waktu. Lidah saya butuh kalibrasi. Maklum, terbiasa makan masakan dengan bumbu rempah Indonesia seperti Soto Ayam, Rawon, Ayam Bumbu Kacang dan lainnya. Sejauh ini saya baru makan Sushi, Ramen, dan Udon. Pengin sih, bisa menikmati masakan khas Jepang lainnya.

Kalau teman-teman, suka masakan Jepang yang mana?

Nah, sempat timbul keinginan bisa masak sendiri masakan Jepang. Terutama Sushi, Ramen dan Udon. Pengin masak Sushi karena bisa dihias macam-macam, gitu. Cocok untuk bekal anak-anak, kan. Sementara untuk Ramen dan Udon, karena anak-anak doyan makan mie bakso maupun mie ayam. Biar ada variasi gitu, sekali-kali pengin masak Ramen maupun Udon.

Berawal dari keinginan tersebut, saya pun mencari tahu, apa saja sih bumbu khas masakan Jepang. Ternyata, sebagian besar masih asing di telinga saya.

Nah, hasil pencarian saya tentang bumbu khas masakan Jepang, saya tulis di sini. Kali aja, ada yang butuh juga.

Ini Dia 11 Bumbu Khas Masakan Jepang, Penting Buat Kalian Yang Hobi Masak

1. Wasabi

Wasabi bumbu masakan jepang

Ada yang pernah mendengar nama bumbu yang satu ini?
Kalau saya sih baru saja. Wasabi ini berasal dari akar tanaman asli Jepang yaitu Wasabi Japonica. Akar tanaman ini merupakan keluarga kubis-kubisan. Parutan dari akar inilah yang digunakan sebagai bumbu penyedap masakan Jepang.

Wasabi memiliki rasa yang pedas. Selain memberi efek pedas seperti cabe, Wasabi ini ternyata bisa membunuh bakteri. Pantas saja ya, Wasabi digunakan dalam Sushi dan Sashimi.

Di pasaran Wasabi ditemui dalam bentuk pasta, bubuk, dan frozen. Biasanya Wasabi dalam bentuk pasta dan bubuk, telah dicampur dengan lobak dan bahan lainnya. Wasabi bubuk biasanya juga digunakan untuk melumuri ikan maupun daging.

2. Kiyuzu

Kiyuzu adalah pembuat rasa asam dalam masakan Jepang. Kiyuzu memiliki bentuk seperti jeruk purut dengan ukuran lebih besar. Ada yang berwarna hijau dan kuning. Konon, aroma dan rasa terkuat itu ketika Kiyuzu berwarna hijau.

Bagian yang memiliki aroma dan rasa yang kuat adalah bagian kulitnya. Biasanya digunakan untuk membuat jus. Bisa juga dicampur dengan Shoyu (Soy Souce) sebagai dressing ikan maupun daging sebelum dipanggang.

3. Kaiso (Rumput Laut)

Kaiso atau rumput laut memang salah satu item penting dalam masakan khas Jepang. Kalau selama ini saya mengenal Nori, ternyata Kaiso itu ada beberapa macam.

Selain digunakan untuk membungkus Sushi, Kaiso digunakan pula sebagai kaldu sup. Hm, baru tahu saya.

Macam-macam Kaiso (Rumput Laut) :

  • Nori
    Nori bumbu khas masakan jepangNah ini dia, jenis rumput laut yang dipakai di masakan Jepang yang saya kenal.
    Nori merupakan lembaran rumput laut kering. Biasanya dipakai untuk membungkus Sushi, topping, rice balls maupun bumbu masakan khas Jepang lainnya. Nori mentah berwarna hitam atau ungu. Harus dimasak dengan cara dipanggang jika hendak digunakan.
    Nah, untuk Nori matang itu berwarna hijau tua. Di pasaran biasanya dijual dalam bentuk lembaran. Nori matang harus disimpan di suhu dingin. Sebaiknya segera dihabiskan jika kemasan telah dibuka.
  • Konbu
    Konbu biasa digunakan sebagai bumbu kaldu Jepang (Dashi). Bentuk Konbu adalah lembaran berwarna hitam dengan bubuk putih di atasnya. Cara menggunakannya harus diperhatikan. Bubuk putih dihilangkan dengan cara dilap dengan kain lembab. Bukan dengan cara dicuci ya, karena akan merusak Konbu.
  • Konbu juga sebaiknya jangan dicairkan jika tidak segera digunakan. Dalam memilih Konbu juga harus hati-hati. Hindari memilih Konbu jika tipis dan berkerut.
  • Wakame
    Wakame bumbu khas masakan jepangWakame juga dijual dalam bentuk kering. Cara menggunakan Wakame dengan direndam air lebih dulu. Wakame biasanya digunakan untuk masakan Jepang berupa sup seperti Miso. Namun bisa juga digunakan dalam salad.

4. Myouga

Bumbu masakan khas Jepang yang satu ini berbentuk tunas berwarna putih kemerahan.

Myouga diolah dengan cara diasinkan ataupun direbus. Pengolahan yang berbeda ternyata berpengaruh terhadap warna yang dihasilkan. Pengolahan Myouga dengan direbus dan dicelup ke dalam cuka maka warnanya merah. Ketika Myouga diasinkan warnanya menjadi pucat.

Myouga biasanya digunakan dalam Sushi sebagai topping, bisa juga dipakai sebagai garnish, ataupun sebagai campuran saus.

5. Gari

Bumbu khas masakan jepang gariGari dalam masakan Jepang memiliki manfaat sebagai anti bakteri. Bakal ditemui jika teman-teman memakan ikan mentah. Bisa juga ditemui pada Sushi.

Gari memiliki rasa yang segar. Konon mirip dengan Jahe. Digunakan dalam bentuk potongan tipis. Selain sebagai pelengkap Sushi maupun ikan mentah, Gari bisa dijuga dibuat acar. Jika dibuat acar, Gari akan direndam dalam cuka, warnanya pun berubah jadi merah.

6. Mirin (Rice Wine)

Mirin atau cuka beras dibuat dari nasi. Bumbu yang satu ini memberi efek rasa manis pada masakan. Berbentuk cairan kental.

Mirin mengandung 40%-50% gula, dan alkohol 15%. Fungsi alkohol dalam Mirin untuk memperlambat pembusukkan dan mengurangi bau pada seafood. Nah, pada masakan khas Jepang Teriyaki, Mirin bisa memberi efek mengkilat karena ada kandungan gulanya.

Ciri khas Mirin adalah memberi efek harum saat dipanaskan. Pantas saja jika Mirin ditambahkan terakhir saat memasak. Jangan lupa untuk menyimpan Mirin di lemari pendingin.

7. Miso (Pasta Kedelai)

Ini dia salah satu bumbu penting di masakan khas Jepang, Miso atau pasta kedelai. Miso terbuat dari hasil fermentasi kedelai, rice kouji, dan garam.

Cara membuatnya, kedelai dikukus dan diberi garam kemudian difermentasi dengan menggunakan rice kouji. Rice kouji berfungsi sebagai katalis dalam fermentasi tersebut. Selanjutnya bahan tersebut dibiarkan dalam ruangan gelap selama beberapa waktu.

Uniknya takaran, dan lamanya proses fermentasi bisa mempengaruhi rasa Miso. Ragam Miso meliputi beberapa rasa dan warna. Umumnya tersedia dalam bentuk dashi (kaldu).

8. Su (Cuka Nasi)

Su biasanya digunakan untuk menetralkan aroma seafood, dan mengempukkan daging serta mengurangi rasa asin. Cuka nasi juga biasa dipakai untuk mengasamkan nasi sushi.

Su (cuka nasi) ini berwarna kuning keemasan. Memiliki rasa yang manis. Bagi masyarakat Jepang, Cuka Nasi kerap digunakan sebagai item untuk ditambahkan pada saus. Sehingga akan membangkitkan selera makan. Bahkan Su bisa ditambahkan pada campuran air dan soda untuk diminum.

9. Shoyu (Soy Sauce)

Nah, bumbu khas masakan Jepang yang satu ini juga terbuat dari kedelai. Rupanya, keberadaan kedelai bagi masyarakat Jepang penting, ya.

Cara membuat Shoyu adalah dengan merebus kedelai, kemudian kedelai dihaluskan dengan ditambah rice kouji. Bahan tersebut kemudian direbus kembali hingga kental. Selanjutnya bahan yang telah mengental diekstrak sehingga diperoleh bentuk cairnya.

Agar awet, cara menyimpan Shoyu harus diperhatikan. Simpanlah Shoyu di lemari pendingin. Selain membuat tahan lama, cara tersebut juga bisa mempertahankan rasa Shoyu.

Jenis Shoyu ada banyak macamnya, diantaranya :

  • Koikuchi adalah jenis Shoyu yang standar.
  • Sashimi shoyu, shoyu yang memiliki rasa manis dibanding shoyu biasa. Jenis ini cocok digunakan sebagai pelengkap makan sushi dan sashimi.
  • Tamari shoyu, teksturnya kental, rasa lebih kaya dengan rasa dominan asin jika dibandingkan dengan shoyu biasa. Tamari shoyu biasanya digunakan sebagai campuran saus celupan untuk teriyaki maupun makanan panggang lainnya.
  • Usukuchi, shoyu ini rasanya asin. Biasanya digunakan untuk memasak sup maupun sayuran lain.

10. Sake

Sama seperti Mirin, Sake merupakan cuka beras. Bedanya Sake memiliki kadar alkohol lebih tinggi dibanding Mirin. Warnanya kuning bening.
Fungsi Mirin dan Sake mirip bahkan saling menggantikan. Biasanya digunakan untuk jenis masakan khas Jepang yang dipanggang seperti Yakiniku, Yakitori dan Tepanyaki.

11. Katsuobushi (Bonito Serut)

Katsuobushi terbuat dari ikan Bonito. Jenis ikan yang masuk golongan ikan Tuna. Namun, ukurannya lebih kecil. Biasanya ditemukan di perairan Atlantik, Mediterania dan Pasifik.

Ikan ini diasap dan dijemur hingga kering dan mengeras. Bentuknya jadi mirip potongan kayu. Setelah kering ikan Bonito diparut menjadi serpihan halus. Bumbu yang satu ini memiliki aroma khas. Bonito serut biasanya digunakan untuk membuat dashi maupun sup.

Beragam juga ya bumbu khas masakan Jepang. Sekilas ada yang mirip bentuk maupun fungsinya dengan bumbu dapur yang kita kenal. Contohnya Miso atau pasta kedelai mirip dengan tauco. Wasabi mirip cabe karena memberi efek pedas.

Nah, bumbu khas masakan Jepang tadi memang biasanya bisa diperoleh di supermarket besar, ya. Tapi tenang, karena pernah lihat aneka bumbu khas masakan Jepang dijual online.

Terus terang, dari semua masakan Jepang saya baru mencoba membuat Sushi saja. Itupun masih pakai beras lokal jadi kurang pas. Pengin juga masak yang lain. Sementara itu, kumpulin pengetahuan dulu biar lebih paham.

Nah, diantara bumbu khas masakan Jepang tadi ada yang mengandung alkohol. Buat teman-teman muslim silahkan dipilah pilih sendiri, ya.

Oke deh sekian dulu cerita kali ini. Ternyata panjang jugaaa, hahaha. Padahal niatnya singkat aja.
Kalau ada yang berkenan share pengalaman saat memasak makanan Jepang silahkan, ya. Ditunggu di kolom komentar.

One Response

  1. Mutia June 28, 2020

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.