Talkshow “Nulis Jadi Duit” IIDN Solo

in action foto: netral organizer
in action foto: netral organizer

Tema talkshow yang provokatif menurut saya. Apalagi buat ibu-ibu yang biasa berkutat dengan isi dompet, hahaha. Segala sesuatu yang berkaitan dan bakal membuat dompet terisi pasti menarik minat dan membuat antusias. Tak terkecuali talkshow tanggal 29 Agustus 2015 yang baru lalu. Bertempat di pameran buku murah di Goro Assalam, Solo, IIDN Solo berbagi cerita tentang bagaimana menulis bisa menghasilkan d-u-i-t alias duwit.

Kesempatan kali ini yang ketiban pulung itu saya, Mba Arinta dan Bunda Yuni Astuti. Saya kebagian jatah untuk bicara dapat duit dari ngeblog. Awalnya ragu-ragu nih, secara saya blogger yang job reviewnya masih bisa dihitung dengan jari tangan. Pengalaman juga belum banyak seperti blogger-blogger yang lain. Gak pede blas, tapi kalau dipikir-pikir, kenapa harus ragu dan takut. Ah, saya kan tinggal cerita saja berdasarkan pengalaman ngeblog saya selama ini.

Akhirnya,saya pun menyanggupi menjadi salah satu narasumber dalam talkshow itu. Wrrrr, jangan ditanya betapa groginya. Harap maklum, kebiasaan berada dibalik layar eh maksudnya dibalik daster, begitu disuruh tampil di atas panggung, demam panggung pun tak bisa dihindari.

saya beraksi, jiiaaah foto: netral organizer
saya beraksi, jiiaaah
foto: netral organizer

Jadi dihadapan para penonton dan pengunjung pameran buku dan produk fashion muslimah saya bercerita tentang blog dan bagaimana dari aktifitas blogging bisa menghasilkan duit, aish, asyik gak tuh. Intinya, ngeblog bisa jadi duit itu ketika ada iklan di blog kita, ada job review yang kita terima dan menang lomba blog. Hehehe, ini berdasarkan pengalaman pribadi saja.

Wow, saya sangat bersemangat, karena banyak yang bertanya tentang blog. Bahkan ada salah seorang pemilik toko online produk fashion yang bertanya tentang review di blog, berapa harus bayar dan bagaimana cara mendapat link dari review itu. Qeqeqe, langsung berkedip-kedip nih mata kalau ada yang menyinggung soal bayaran.

Selain saya, ada Bunda Yuni Astuti sebagai narasumber, beliau bercerita tentang pengalaman menulisnya. Bunda ini suka menulis puisi, sst, puisinya sudah nyampe ke Jerman. Selain puisi, Bunda yang sehari-hari bekerja di sebuah rumah sakit di Karanganyar ini senang menulis tulisan motivasi. Beliau juga berbagi cerita tentang cara menembus media dan berbagi rasa tentang menulis serta cita-citanya di dunia kepenulisan.

Yang nggak kalah keren adalah Mba Arinta Adiningtyas, penulis cerita anak. Cernaknya pernah menjadi juara Harapan 2 di Lomba Nusantara Bertutur yang diadakan oleh koran Kompas. Mba Arin berbagi cerita tentang awal minatnya menulis cerita anak, proses kreatifnya dan pengalaman tembus media cetak.

sesi tanya jawab foto: Yopie Herdiansyah
sesi tanya jawab foto: Yopie Herdiansyah

Alhamdulilah, talkshow siang itu berjalan dengan lancar meski siang amat terik. Diakhir acara para penanya mendapat doorprize buku dari panitia. Wah, pengalaman menarik nih berbicara didepan audiens. Saya jadi berpikir, sepertinya saya perlu untuk belajar public speaking supaya pas bicara bisa membuat audiens tertarik mendengarkan. Ada yang minat ngajarin sayaaah?

Oh ya, bagi teman-teman yang belum sempat berkunjung ke pameran buku murah, tenang saja, karena event ini digelar hingga tanggal 6 September 2015. Tak hanya pameran buku, teman-teman juga bisa berbelanja aneka produk fashion, obat herbal, CD dan kaset dan banyak produk lainnya. Teman-teman juga bisa mengikuti aneka kegiatan seperti talkshow dan aneka lomba. Menarik kan? Kunjungi saja kegiatan ini di Goro Assalam, Kartasura, Solo.

sumringah habis tampil foto: netral organizer
sumringah habis tampil foto: netral organizer

Terimakasih buat teman-teman IIDN Solo, karena kalian saya jadi memiliki kesempatan berbagi meski sedikit ilmu. Sampai jumpai di talkshow berikutnya bersama IIDN Solo ya, teman.

image

8 Replies to “Talkshow “Nulis Jadi Duit” IIDN Solo”

  1. Asyiik dapat ilmu gratis. Makasih, Mbak sharenya …

    1. Sama-sama Mba Khulatul

  2. dari menulis bisa menghasikan ya

    1. Betul Mba Lidya, xixixi

  3. Semoga akan ada kesempatan yang lain lagi, aamiin.. Semoga juga kita jadi makin produktif ya mba.. 🙂

    1. Aamiin, saya dah gr aja mau ada yang ngundang lagi.Qeqeqe

  4. Acara seperti ini sangat bagus dan penting untuk menambah ilmu, apalagi jika dihadirkan nara sumber yang berkompeten. Lebih bagus lagi setelah kegiatan ini bisa langsung dipraktekkan agar tak hanya menumpuk ilmu tetapi benar-benar memanfaatkannya.

    Kalau ada topik yanng jos mbok saya diundang agar ilmu saya juga bertambah.
    Salam sayang dari Jombang

    1. Setuju pakde, ilmu itu harus dibarengi amal, kalau nggak mubazir, eman-eman.
      Wokepakde, kapan-kapan diundangsebagai narasumber deh.
      Salam hangat dari Karanganyar.

Leave a Reply