Cara Membuat Readmore Blog WordPress Lebih Personal

Cara Membuat Readmore

Masih betah ngeblog ya? Masih dong, namanya juga suka. Hanya saja akhir-akhir jadi berpikir, apakah tulisan-tulisan saya ini ada manfaatnya buat orang lain atau tidak. Biasalah, sudah di penghujung tahun, saatnya untuk mengevaluasi diri. Tadinya mah, ngeblog aja, nggak pakai berpikir macam-macam. Sekarang, sih punya keinginan supaya tulisan saya nggak sekadar nangkring di halaman mesin pencari. Lebih jauh dari itu, isinya memang bermanfaat, meskipun kecil alias tak seberapa.

Aktifitas blogging ternyata tak sekadar menulis di blog saja namun banyak hal bisa dilakukan berkaitan dengan hal tersebut. Salah satunya itu mengutak-atik template dan teman-temannya. Nah, ceritanya saya sudah mulai membuat tampilan readmore blog ini lebih personal, disesuaikan dengan isi postingan. Jadi tampilan readmore tiap postingan tidak seragam.

Haruskah readmore dibuat sesuai keinginan kita?. Nggak lah, ini suka-suka saja, boleh ya ,boleh tidak. Saya menyebutnya sebagai romantikanya ngeblog. Bukan sesuatu yang wajib dilakukan tapi mengasyikan. Hitung-hitung, bisa menambah  keterampilan ngeblog.

Bicara soal readmore, apa sih  readmore itu?

Secara sederhana readmore adalah cara untuk menyingkat tampilan postingan di Beranda/Home sebuah blog. Jika tanpa readmore maka Beranda akan berisi semua postingan dalam bentuk utuh. Bayangkan jika setiap postingan lebih dari seribu kata maka alangkah penuhnya Beranda blog itu.

tampilan asli readmore (baca: continue reading) di halaman Beranda
tampilan asli readmore (baca: continue reading) di halaman Beranda

Baca juga Canva : Cara MudahMembuat Header Post

Disini letak perlunya readmore, dengan adanya readmore tampilan Beranda lebih rapi, tak terlampau panjang karena setiap post hanya ditampilkan dalam beberapa kalimat. Untuk membaca lebih jauh, pembaca hanya perlu mengklik readmore atau kalau di blog saya tertulis continue reading. Di blog lain tulisan readmore bisa berbeda, saya pernah membacanya dalam Bahasa Indonesia.

Berhubung saya pengguna WordPress maka tutorial readmore ini ditujukan untuk blog berplatform WordPress. Sulit nggak ya? nggak lah.

tampilan asli di halaman post readmore
tampilan asli readmore di halaman post

Langkah-langkah meng customize readmore sebagai berikut:

  1. Tulislah sebuah postingan di blog kemudian tentukan bagian mana yang akan diberi readmore.
  2. Jika sudah ketemu bagian mana yang akan dipotong, klik ikon kertas terbelah garis putus-putus.

    begini tampilan setelah tanda dalam kotak biru diklik
    begini tampilan setelah tanda dalam kotak biru diklik
  3. Ubah tampilan dari visual menjadi text.

    klik "text" (dalam kotak biru)
    klik “text” (dalam kotak biru)
  4. Beri tulisan yang kita mau disamping tulisan more. Ingat tulisan more jangan dihapus ya. Kita hanya perlu menambahkan tulisan yang kita mau di belakang tulisan more. Silahkan lihat contoh.

    tambah tulisan sesuai keinginan
    tambah tulisan sesuai keinginan
  5. Jika sudah jangan lupa save.
  6. Readmore hasil kreasi tadi akan nampak setelah postingan di publish.

    tampilan readmore di Beranda setelah modifikasi
    tampilan readmore di Beranda setelah modifikasi

Baca juga CudaSign Menjawab Kebutuhan Akan Tandatangan Elektronik

Sejak pertamakali ngeblog tahun 2009 silam, saya memang sudah memakai platform WordPress. Alasannya karena platform ini mudah dioperasikan dengan kemampuan saya yang minim pada saat itu. Terus terang saya tidak memahami bahasa coding. Simpel, praktis dan rapi, begitulah template WordPress menurut saya.

Namun, ada juga sisi kurangnya, template kita jadi banyak kembarannya. Bagi yang memahami bahasa coding, mudah saja melakukan modifikasi template. Tapi buat saya tidak memahaminya tentu hanya bisa pasrah jika mendapati kembarannya.

Lambat laun ketika blogging menjadi hobi, saya memiliki keinginan untuk bisa memodifikasi sendiri tampilan blog tapi malas untuk belajar coding. Akhirnya pasrah saja dengan tampilan bawaan template. Pernah nekat coba mengutak-atiknya, hasilnya jadi kacau balau. Untung saja ada yang bersedia membantu mengembalikan tampilan blog kembali seperti semula. Seraya berharap semoga ada hal kecil yang bisa saya modifikasi tanpa harus melakukan coding.

Akhirnya ketemulah dengan modifikasi readmore tadi yang ternyata mudah sekali dilakukan oleh orang yang tidak memahami bahasa coding seperti saya. Bagaimana? ingin mengubah tampilan readmore jadi lebih personal?. Silahkan dicoba bagi yang tertarik untuk menerapkannya.

http---signatures.mylivesignature.com-54492-344-51343A10920A1763355CE01CAE8FABCA

31 Replies to “Cara Membuat Readmore Blog WordPress Lebih Personal”

  1. kalau saya sudah terbiasa diblogspot malah ngak biasa di wordpress baru sekarag punya blog di WP, ntar saya cobain deh..terima kasih

    1. Kalau blogspot saya nggak aktif Mba. Buat belajar, aja.

  2. Aku baru tau kalo “read more” di wp bisa dimodifikasi. Aku juga suka pake WP mbak, fitur dan pluginnya banyak. Walopun msh gaptek juga. Jadi info2 spt ini (yg ternyata gak sulit) bermanfaat bgt. Makasih mbak.

    1. Ya Mba Anne, silahkan dicoba.

  3. Wah baru tahu nih kalau read more bisa dibikin personal. Kece yaaaa. Tapi aku pengguna blogspot, bisa gak dibikin gini juga ya?

    1. Sepertinya bisa juga Mba Isti, hanya saya belum tahu caranya.

  4. Sempat kepikiran menggunakan read more, karena lihat di beberapa blog, tampilannya lebih rapi. Terima kasih sharingnya Mbak Ety 🙂

    1. Sama-sama Mba Irai.

  5. menjadi blogger tetap harus banyak belajar ya mba, salah satunya mengutak atik blog 🙂

    1. Iya Mba, kalau buat saya supaya nggak terlalu gaptek lah.

  6. Hidayah Sulistyowati says: Reply

    Bener ya mbak, lebih personal, karena ada kalimat yang beda tiap kali posting artikel.
    Nah, aku nih pakai blogspot, gimana caranya bikin personal gitu ya. Eh tapi ini tiap kali posting baru dibikin ya, mungkin bisa aku coba di blogspot.

    1. Kalau untuk blogspot saya belum tahu mba. Iya, mba, tiap postingan dibuat lagi

  7. whuaaa keceeee, baru tau ternyata gini tohh cara ngeditnya. Makasih sharingnya mba 🙂

    1. Sama-sama Mba Dita.

  8. Aku lebih memilih theme yg bisa ngasih readmore otomatis tanpa perlu dikasih gituan ehehe

    1. Lebih praktis ya Mas Alid.

  9. Mudah ato enggaknya ngeblog itu tergantung awal kenalannya… Kalo aku knalan dl sma blogspot, hehehe

    btw readmorenya boleh dicoba

    1. Readmore nya untuk blog wp ya Mba Jiah

  10. Ahh, jd inget punya blog di WP dan mangkrak sampai sekarang. *gakadayangtanya*

    1. Kebalikan sama saya dong Mba Ririe, blogspot saya yang mangkrak

  11. aku punya blogspot, wp, juga tumbr..paling gampang utak atik html emang blogspot

    1. Iya Mba Iin, kalau wp harus benar-benar paham dulu. Kalau blogspot, pemula pun bisa utak atik sendiri.

  12. Keren juga kalo bisa ngutak-atik meski gak mempelajari coding dengan detail, Mbak. Keren keinginan belajarnya, Mbak Ety 🙂

    1. Aih Mba Niar, ya buat selingan ngeblog aja.
      Biar ada variasi.

  13. Postingan di homepage jadi nampak rapih ya, Mbak. 🙂

    1. Betul Idah.
      Pa kabar Bumil? kapan HPL nya?

  14. Baru tau saya malah 😀 kirain pakai apa tadi liat dihalaman utama ko beda2 kata2 read morenya ternyata manual yah mba pas posting

  15. dulunya saya juga sering pakai cara ini mbak. berhubung, kadang sering lupa, akhirnya pakai yang otomatis. tapi, untuk sementara self hosted malah mangkrak begitu saja dan sekarang lagi aktif di blogpot mbak 🙂

    1. Iya, harus satu-satu ya.
      Kudu telaten emang.
      Sayang sekali yang self hosted nya mangkrak. Semoga bisa aktif di sana lagi Mba.

  16. untuk wp memang harus ekstra hati-hati ya mbak cz saya juga pernah utak atik pengen menambahkan ‘views’ untuk tiap postingan, malah jadi berantakan dan hasil akhirnya, kolom sign in gamau tampil, untungnya masih bisa contact pihak penyedia jasa hosting 🙂

    1. Iya Kangjum, kalau nggak benar-benar paham bakal susah sendiri.
      Saya kapok ah utak-atik koding.

Leave a Reply