Bila Anak Terkena Cacar Air

cacar air

Akhir tahun banyak orang berlibur, saya dan anak-anak cukup di rumah saja. Si Sulung tiba-tiba saja terkena cacar air. Ternyata memang sedang musim cacar air di daerah kami. Ini judulnya, malang tak dapat ditolak. Ya, mau bagaimana lagi, rencana mudik ke Surabaya akhirnya ditunda.

Awalnya saya belum yakin jika itu cacar air. Ceritanya, sehabis berenang, Mba menunjukkan ada bintik berair di perutnya. Hanya satu saja saat itu, jadi saya tidak langsung menyadari kalau itu cacar air. Esok harinya, saya baru yakin kalau itu cacar air setelah mulai bermunculan bintil berair di seluruh bagian tubuhnya.

Sepulang berenang Mba mengeluh kalau pegal di seluruh badan, kepala pusing dan tidak selera makan. Saya pikir Mba hanya kelelahan setelah berenang. Ternyata, dugaan saya salah karena tumbuh bintil berair. Mba sempat anget badannya, tapi tidak sampai demam tinggi. Setelah bintil berair mulai banyak muncul, malamnya Mba saya bawa ke dokter, untuk memastikan penyakitnya.

Kata dokter, Mba memang mengidap penyakit cacar air. Karena penyakit ini disebabkan oleh virus, dokter menyarankan untuk mengonsumsi makanan bergizi agar daya tahan tubuh kembali baik sehingga virus akan mati. Dokter hanya memberi obat penurun panas, untuk berjaga-jaga jika terjadi demam dan vitamin untuk membantu mengembalikan daya tahan tubuh. Kata dokter, satu-satunya cara melawan virus itu ya, daya tahan tubuh harus baik. Dokter menyarankan pula untuk memberikan bedak jika Mba mengalami gatal-gatal.

Apa sebenarnya penyakit Cacar Air itu?

Penyakit cacar air dikenal pula dengan nama Varisela. Umumnya penyakit cacar menyerang anak-anak tapi terkadang orang dewasa bisa juga mengalami cacar air. Biasanya sih karena saat anak-anak mereka belum pernah mengidap cacar air. Nah,Mba kena penyakit ini saat berusia 10 tahun. Semoga sih nggak akan terkena penyakit ini lagi kelak.

Penyakit cacar air ditandai dengan munculnya ruam merah, diikuti dengan tumbuhnya bintil berair yang terasa gatal. Setelah beberapa hari bintil ini akan mengering dan menjadi koreng kemudian akan mengelupas dengan sendirinya. Biasanya terjadi dalam rentang 7-14 hari.

Persis seperti yang dialami anak saya, awalnya muncul merah-merah terus bintil-bintil berair. Bintil bisa tumbuh di sebagian atau seluruh bagian tubuh. Masing-masing penderita bisa berbeda. Kalau Mba, bintil merah tumbuh dimana-mana, bahkan hingga kulit kepala dan bibir. Alhamdulilah di hari ketujuh, bintilnya mulai mengering.

Penyakit cacar air ini disebabkan oleh virus yang bernama Varisela Zoster. Virus ini mudah menular, ketika berdekatan dengan penderita saat bintil merahya masih berair. Bisa juga lewat batuknya atau bersinnya penderita.

Agar virus tak menular kemana-mana sebaiknya sih penderita diisolasi dulu. Mba, tidak saya perbolehkan keluar rumah dulu sementara. Memang sih, tertular atau tidaknya juga tergantung pada daya tahan tubuh masing-masing orang. Tapi, nggak enak juga kan kalau tubuh penuh bintil merah berair malah keluar rumah.

Gejala Cacar Air

Selain ruam merah yang menyerang ke seluruh bagian tubuh. Mungkin saja penderita juga mengalami gejala seperti yang Mba alami, yaitu:

  • Demam
  • Tidak nafsu makan bahkan mual
  • Sakit kepala
  • Lelah
  • Sakit pada otot

Anak saya mengalami gejala-gejala tersebut kecuali demam. Paracetamol tidak saya berikan karena cuma sumeng (anget saja) badannya dan nggak lama sudah turun suhunya. Yang paling dikeluhkan Mba itu pusing dan sakit pada otot di seluruh tubuh.

Setelah bintil berair menyebar ke seluruh tubuh Mba mengalami susah tidur karena rasa gatal menyerang. Selama dua malam Mba mengalami rasa gatal hebat, padahal sudah diberi bedak lho. Mba merasa agak nyaman ketika tubuhnya di kipasin. Saya perhatikan ini terjadi saat bintil berair muncul. Ketika bintil mengering maka rasa gatal pun hilang.

Pencegahan Penyakit Cacar Air

Vaksinasi umumnya bisa dilakukan untuk mencegah terjangkitnya penyakit cacar air tapi bukan berarti 100 persen aman. Mba juga sudah di vaksin cacar air tapi tetap saja kena. Sebelumnya memang anak tetangga sebelah lebih dulu sakit cacar air, nah daya tahan tubuh Mba lagi jelek kayaknya jadi deh ketularan.

Dokter yang memeriksa Mba mengatakan kalau ada beberapa faktor resiko tertular penyakit cacar air, diantaranya :

  • Belum pernah di vaksin cacar air
  • Belum pernah sakit cacar air
  • Daya tahan tubuhnya sedang lemah

Cara Mengobati Cacar Air

Dokter yang memeriksa Mba, tidak memberikan obat khusus, hanya obat penurun demam dan vitamin. Cacar air penyakit yang disebabkan oleh virus jadi jalan satu-satunya ya meningkatkan daya tahan tubuh agar bisa sembuh. Tabiat penyakit yang disebabkan oleh virus memang akan sembuh dengan sendirinya seiring dengan meningkatnya daya tahan tubuh. Caranya dengan makan yang bergizi seimbang, banyak minum air putih.

Saya bersyukur karena pola makan Mba masih seperti biasa, tidak berkurang. Minumnya juga tetap banyak. Kondisi badannya juga baik artinya nggak lemes, demam dan loyo. Meskipun sedang terkena cacar air Mba masih bisa beraktifitas seperti biasa.

Oh ya, karena timbul rasa gatal, penting untuk tidak menggaruk bintil-bitil yang tumbuh karena jika lecet malah bisa menimbulkan infeksi, cukup beri bedak yang mengandung kalamin. Bagaimana dengan mandi? Menurut dokter sih nggak ada pantangan mandi ketika cacar air. Kalau tidak mandi badan kotor justru akan banyak kuman, membuat risih dan bertambah rasa gatalnya.

Cara Menghilangkan Bekas Cacar Air

Cacar air memang meninggalkan bekas kehitaman pada kulit. Hal ini tentu dirasa menganggu apalagi jika terdapat di daerah yang nampak seperti wajah. Tidak perlu kawatir  bekas itu tidak akan pernah hilang. Lambat laun akan hilang kok asal jangan dikorek-korek hingga menimbulkan infeksi. Jika sampai infeksi tentu akan lebih lama bekasnya bisa hilang.

Selain itu ada cara lain untuk menghilangkan bekas cacar air. Saya mendapatkan resep ini dari tetangga, yaitu mandi dengan air rebusan air kayu secang. Kayu secang selain dikenal sebagai bahan untuk membuat Wedang Uwuh, ternyata bisa untuk mengobati penyakit kulit termasuk bekas cacar air. Tahu Wedang Uwuh? Kapan-kapan saya share tentang minuman itu.

ini kayu secang itu
ini kayu secang itu

Sekarang ngomongin Secang dan hubungannya dengan bekas cacar air dulu. Kayu secang bentuknya seperti kulit kayu gitu, berwarna coklat kemerahan. Saya membelinya di pasar tradisional, di tempat penjual aneka bumbu dapur. Kalau di tempat saya tinggal banyak yang jual karena dipakai juga sebagai bahan minuman tradisional di sini.

Jadi, caranya adalah ambil kayu secang secukupnya dan rebus bersama air hingga berwarna kemerahan. Air rebusan ini dipakai untuk mandi tentunya setelah dicampur air dingin dulu ya agar suhunya menjadi hangat. Rebusan kayu secang ini sudah pernah saya gunakan ketika anak terkena biang keringat dan benar saja, biang keringat sembuh setelah mandi dengan air ini.

Saya tahu tentang kayu secang ya setelah tinggal di Karanganyar, ditempat asal saya, tidak mengenal secang ini. Sempat agak nggak percaya, secang yang berbentuk serutan kulit kayu itu bisa dibuat minuman dan obat untuk penyakit kulit. Tapi ternyata terbukti khasiatnya kok.

Jadi malam tahun baru ngapain?. Ya, bersyukurlah masih diberi kesempatan menghirup udara dan meskipun di rumah saja juga tetap harus disyukuri karena Mba mulai sembuh dari Cacar Air.

http---signatures.mylivesignature.com-54492-344-51343A10920A1763355CE01CAE8FABCA

25 Replies to “Bila Anak Terkena Cacar Air”

  1. waktu anakku gantian kenanya,aku, kakanya duluan selesai itu baru adenya. Kayu secang it wangi ya mbak, aku pernah di kasih sama mertua

    1. Begitulah kalau cacar air mba Lidya,gampang nular.
      Semoga aku nggak ketularan nih.Nggak wangi mba.

  2. jamanku dulu ketularan adik saya, lha dari dua adik saya saat itu kena semua hanya saya yang tidak, kok setelah 2 hari kemudian saya nyusuL..

    1. Biasanya giliran , soalnya gampang nular, apalagi tinggal serumah.
      Kalau nggak langsung tertular berarti daya tahan tubuhnya lagi bagus.

  3. anaknya temenku kemarin-kemarin kena juga, masih balita. dia itu orangnya anti dokter..aku yang lihat kasian..ngga tau deh dikasih apa,,akhirnya demamnya turun.

    1. Sebenarnya memang bisa sembuh dengan sendirinya asal mangkonsumsi makanan bergizi dan cukup cairan agar daya tahan tubuh membaik.
      Asal nggak ada komplikasi pula.

  4. Informasinya keren, mba. Aku jadi tahu kalau kayu secang itu berguna yaa. Tapi nggak tahu ya bagaimana cara mendapatkan di dearahku. Makasih infonya mbaaa

    1. Sama-sama Mba Alida, di sini banyak biasnya dijual di tempat bahan jamu atau bumbu tradisional.

  5. Iya mba. Cacar air ini sederhana tapi klo dibiarkan bisa bahaya juga. Selain air putih kayaknya makan jambu biji juga bagus..
    Info yang bermanfaat mba. Jadi lebih siaga bila suatu saat menghadapinya.m

    1. Betul Mba Ira, sebaiknya dibawa ke dokter untuk memastikan kondisinya.

  6. Alhamdulillah Mba sudah mulai sembuh. Mudah2an segera pulih kembali.

    1. Aamiin, Makasih mba niar

  7. obat alami ya mbk, bs ngilangin bekas caar yg ilangnya kumayan lm pkek secang ini, di sini ada nggak ya…
    tengkiu infonya ya mbk, lekas sembuh ya mba 🙂

    1. Iya mba inda… Sama-sama

  8. Penyakit yang sering menyerang anak-anak
    Alhamdulillah saya belum pernah terkena
    Terima kasih tipnya
    Salam hangat dari Jombang

    1. Wah, hebat pakde belum pernah kena cacar air. Takut sepertinya virus nya sama Pakde.
      Sama-sama. Salam hangat dari Karanganyar

  9. Kayu secang ya Mbak, nanti dinget-inget lah, kalau ada yang terkena.

    1. Iya mba astin…

  10. Wah, ilmu baru nih, tentang kayu secang. Anak-anakku belum ada yang kena mbak’, kalau aku udah pernah dan rasanya gak enak banget. Makasih infonya ya mba’.. akan aku ingat selalu 🙂

    1. Sama-sama mba Waya.
      Betul mba, risih, gatel… Nggak enak pokoknya

  11. Aku waktu kena awal nya meriang dan badan capek semua macam abis di gebukin ratusan orang trus muncul bintil2 nya. Sampai sekarang ada beberapa bekas yg ngak hilang karna saat blm kering dah aku pecah karna ngak kuat gatal nya

    1. Ish… Itu dia, saya bela-belain kipasin badannya. Kasih bedak, tidur nggak nyenyak karena dia bentar bentar bangun.
      Coba deh mandi pake air secang mas toro.

  12. Dulu saya kena penyakit ini dan setelah di lakukan pengobatan alami sembuh dengan sendirinya, memang mudah menular, untung gak lama lama sakitnya.

    1. Iya, kalau lagi nggak fit bakal gampang tertular.

  13. Bagus tulisannya mba Ety, jadi teringat anak saya yang baru saja sembuh dari sakit cacar.

    kisahnya saya tulis di blog saya 🙂

Leave a Reply