Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Profile

Cara Asyik Menikmati Tamasya Ala Primastuti Satrianto

Primastuti Satrianto

Banyak orang suka tamasya, tapi apakah mereka bisa menikmati setiap moment wisata mereka?. Belum tentu, contohnya saya, kadang suka illfeel ketika menemukan sesuatu yang nggak berkenan dan ini suka merusak mood tamasya. Lalu apa yang bisa dilakukan untuk mengembalikan mood agar tamasya tetap asyik. Primastuti Satrianto, owner tamasyaku.com membagikan tipsnya.

Primastuti Satrianto atau dikenal dengan sebutan Manda ini memulai hobi tamasya justru setelah menikah. Ceritanya, orangtua Mba Prima itu sangat protektif. Dia tidak boleh naik gunung, tidak boleh pergi jauh, dan kemana-mana dianterin. Nah, setelah menikah inilah, perempuan yang bermukim di Jogya ini merasakan kebebasan bisa pergi kemana saja. Tentunya, karena Ia selalu bepergian bersama suaminya. Saya seperti burung lepas dari sangkarnya, bebas, begitu ungkapnya.

Awalnya sih hanya iseng saja menuliskan cerita perjalanan wisatanya bersama suami. Jika sekarang serius membangun blog berniche travelling karena ia melihat perkembangan dunia traveler blogger yang menarik. Jadilah blog tamasyaku.com itu menjadi identitas Mba Prima sebagai seorang traveller blogger.

Jika melihat aktifitas Mba Prima dan suami, semua pasti sepakat jika mereka adalah pasangan yang kompak. Pun soal tempat wisata favorit, mereka berdua memiliki selera sama yaitu suka dengan pantai. Bahkan Mba Prima sampai menganalogikan dirinya sebagai ikan dan suaminya sebagai kepiting. Setelah bertanya lebih jauh ternyata ini ada hubungannya dengan zodiak mereka. Mba Prima berzodiak Pisces dan suaminya berzodiak Cancer.

Tapi, mereka nggak alergi kok kalau harus pergi ke tempat lain. Misalnya ke pegunungan karena Mba Prima dan suami kerap liburan beserta mama papa mereka yang suka ke pegunungan. Ini nampak juga dari liburan mereka beberapa waktu lalu. Mba Prima dan suami membawa orangtua masing-masing. Keluarga yang kompak!.

Primastuti Satrianto

Masih banyak tempat wisata yang ingin Mba Prima kunjungi. Untuk wisata dalam negeri, perempuan bermata bulat ini memiliki keinginan bisa berwisata ke daerah Belitung, Makasar, Banyuwangi, Lombok, dan Sumatera Utara terutama ke Danau Toba. Sementara untuk wisata mancanegara, ia ingin sekali menikmati jalan-jalan ke Thailand, Eropa dan Jepang. Wow, tujuan wisata yang menarik. Semoga bisa tercapai ya, rencana jalan-jalannya.

Ngomong-ngomong soal Jepang, ada hal menarik yang membuatnya ingin pergi kesana. Rupanya ini ada pengaruh racun dari suaminya. Ceritanya suaminya selalu memanas-manasi untuk tamasya ke Jepang.  Akhirnya Mba Prima kepincut juga ingin menikmati Sakura yang banyak seperti dalam foto-foto yang pernah dilihatnya. Ini mah, racun cinta kali, yaa!

Kalau untuk tamasya ke Eropa, ini soal menunaikan janji ingin bersilahturahmi dengan banyak sahabatnya di sana. Selain itu banyak hal menarik di Eropa yang bisa dipelajari untuk dibawa kembali ke tanah air. Bagi perempuan bersenyum manis ini, setiap perjalanan selalu memberikan pengalaman dan juga pembelajaran. Beberapa negara Eropa seperti Jerman, Belanda, Perancis dan Italia pernah disambanginya. Negara Turki dan Swiss menjadi tujuan berikutnya.

Ketika ditanya tentang frekuensi tamasya , Mba Prima mengatakan kalau itu menyesuaikan budget yang ada kok. Lagipula, jadwal tamasya itu mengikuti jadwal libur suaminya. Seringnya ya weekend atau long weekend, makanya Mba Prima membatasi aktifitas sosialnya saat weekend karena itu waktunya bersama suami tercinta.

Sudah memiliki banyak pengalaman tamasya membuat saya perlu untuk menanyakan tips tamasya ala tamasyaku.com, nih. Untungnya Mba Prima nggak pelit berbagi tips. Bagi teman-teman yang berniat tamasya bisa nih menyimak tips ala tamasyaku.com:

  1. Tentukan tempat tujuan
  2. Siapkan budget agar tamasya nyaman dan tenang
  3. Cari informasi sebanyak-banyaknya tentang lokasi tujuan
  4. Bawa peralatan tamasya yang dibutuhkan seperti kamera, tripod, tongsis, dan lain-lain
  5. Jaga kesehatan
  6. Jaga kekompakan
  7. Jaga mood, karena siapa tahu mendapat zonk alias tempat tamasya ternyata tak sesuai harapan
  8. Berdoa agar selamat sampai kembali ke rumah

Nah, tips nomor 7 menarik perhatian saya. Soal ini, saya juga pernah mengalami, liburan jadi bête gara-gara tempat wisatanya tak sesuai harapan. Ternyata Mba Prima punya tips jitu lho untuk mengembalikan mood tamasya yang sempat turun. Untuk urusan ini katanya, suaminya lah yang jago mengembalikan mood.

Rumusnya ada dua, ceilah rumus,matematika kaliii!. Eh, serius ini :

  1. Kalau zonknya tempat tamasya maka mengembalikan moodnya pergi ke tempat makan yang enak.
  2. Kalau zonknya tempat makan makan mengembalikan moodnya ke tempat tamasya yang kece.

Untuk alasan inilah tips nomor 3, yaitu mencari informasi sebanyak-banyaknya menjadi penting. Dari mulai informasi tempat menginap, tempat makan dan objek wisata. Jadi kalau ketemu zonk masih memiliki alternatif untuk mengembalikan mood.

Primastuti Satrianto
Primastuti Satrianto dan Suami

Eh,btw dari tadi ngomongin zonk melulu, maksudnya apa?. Menurut Mba Prima objek wisata yang nggak menarik, kotor, nggak terawat, tidak ada informasi apapun, dan nggak bagus buat foto itu zonk alias tak sesuai harapan. Sedangkan tempat makan yang rasa makanannya tidak enak itu juga zonk.

Boleh juga nih tips menjaga mood saat tamasya. Sayang juga kan kalau sudah jauh-jauh datang terus bête, mending dinikmati saja. Caranya seperti yang disebut tadi. Jadi, kita harus fleksibel ya, dan punya lebih dari satu rencana. Soal informasi A-Z kan bisa dengan mudah dicari di internet. Tentu bukan masalah besar kan, bagi teman-teman yang terbiasa mengakses internet.

Ngobrol dengan Mba Prima tuh seru. Orangnya selalu hangat dan penuh semangat. Kalau boleh cerita, saya bertemu Mba Prima itu saat acara Arisan Ilmu KEB Jogya. Sudah lama sih, itu adalah acara Arisan Ilmu yang terakhir saya ikuti. Waktu itu materinya tentang SEO, dengan dress code warna oren. Saat itu Mba Prima adalah tuan rumahnya.

Saya masih ingat kenangan itu meskipun Mba Prima sempat tidak ingat, saya pernah ketemu dengannya bahkan di rumahnya pula. Maklumlah, namanya tamunya banyak. Tentu lebih mudah bagi tamu untuk mengingat tuan rumah ketimbang tuan rumah mengingat tamunya. Apalagi setelah itu kami tidak pernah bertemu lagi. Cerita lengkapnya ada di sini.

Hingga akhirnya saat Fun Blogging 10, saya kembali dipertemukan dengan perempuan beralis tebal yang murah senyum dan ramah ini. Seru juga bisa bertemu kembali, kita bahkan sempat berfoto bersama. Saya juga duduk di belakang beliau saat workshop berlangsung dan sempat ketawa-ketiwi bareng.

Mba Prima menekuni dunia blogging sejak tahun 2008. Awalnya iseng, sekadar mengabadikan cerita untuk anak cucu, eh sekarang malah serius menekuninya. Bahkan suami pun akhirnya tertarik ikut ngeblog meskipun berbeda niche. Jika Mba Prima lebih ke lifestyle dan travelling sementara suaminya menekuni fotografi. Pas banget sih, minat yang saling melengkapi.

Perempuan berhijab ini tergolong aktif update blognya bahkan tuntas mengikuti tantangan One Day One Article di suatu komunitas. Padahal selain ngeblog, Mba Prima itu seorang bussines woman dibidang retail dan kecantikan.

Bagi yang masih penasaran dengan sosok Primastuti Satrianto maupun penasaran dengan cerita-cerita tamasyanya bisa deh kepoin blognya. Ada banyak cerita yang menarik, lengkap dengan foto-foto ekspresif si empunya blog. Tak ketinggalan tentunya tips-tips asyik tamasya ala tamasyaku.com yang bisa digali lebih dalam.

 http---signatures.mylivesignature.com-54492-344-51343A10920A1763355CE01CAE8FABCA

52 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.