Sepotong Cerita Kepuasan Konsumen JNE

Sejak menikah, saya memang terbiasa memasak sendiri untuk kebutuhan makan sehari hari. Beli makan di luar? Beberapa kali pernah dilakukan. Biasanya sih saat kepepet karena saya nggak sempat masak. Atau memang ingin sesekali makan di luar. Tapi, frekuensinya kecil, kok! Suami dan anak-anak lebih sering menikmati hasil masakan saya.

Bicara soal rasa masakan, prinsip saya sederhana. Kalau suami dan anak-anak makannya lahap dengan sayur dan lauk yang saya masak, ini tanda bahwa masakan saya enak, hehehe. Mereka kan konsumen setia saya. Respon mereka saja, cukup buat saya.

“Mi, ayamnya enaaak, nambah lagi ya!” atau

“Besok masakin lagi ya, Mi!”

Yang begitu itu cukup membuat hati saya riang gembira tiada tara. Ups! Iya, kalau sudah capek-capek masak, suami serta anak-anak lahap makan tuh, rasanya plong. Saat itu juga, rasa capek langsung kabur entah kemana.

Nah, demi konsumen setia inilah maka saya ingin memasak makanan yang bervariasi. Meskipun untuk itu saya harus hunting dan mencoba berbagai resep. Saya ini tidak pandai meracik resep sendiri. Paling-paling dari resep-resep itu, disesuaikan rasanya dengan selera saya sekeluarga.

Masalahnya, ada beberapa masakan yang disukai suami dan anak-anak, saya belum mampu memasak sendiri. Mereka suka banget sama Ayam Tulang Lunak dan Bandeng Presto.ย Saya belum bisa memasaknya karena belum memiliki Panci Presto. Alat yang bisa membuat tulang dan duri itu lunak sehingga aman turut dimakan bersama dagingnya. Sudah ada niat sih, ingin membeli panci itu tapi selalu saja tertunda.

Hingga akhirnya beberapa hari lalu, kesampaian juga belanja Panci Presto secara online. Sempat mikir sih, mau pakai ekspedisi yang mana. Saya sempat kawatir juga, paket Panci Presto nyasar atau paket diterima tapi dalam kondisi tak baik. Hiks, untuk yang satu ini saya pernah mengalaminya. Harapan saya kan, Panci Presto yang saya idamkan bisa sampai dengan selamat. Kemudian saya ingat akan kiriman paket yang beberapa kali saya terima.

JNE Mengantar Paketku Dengan Selamat

Jauh sebelumnya, saya pernah menerima paket gadget hadiah dari sebuah lomba blog. Kalau dinilai dengan rupiah, gadget itu harganya mahal untuk ukuran saya. Ya, karena kalau disuruh beli sendiri mah ogah, qeqeqe. Alhamdulilah gadget yang mahal itu bisa sampai ke tangan saya dalam kondisi yang baik.

Saya lihat, JNE membungkus paket itu dengan packing kayu, sehingga aman dari benturan.ย Paket-paket hadiah berikutnya pun selalu dikirim oleh panitia via JNE. Dari sini saya menyimpulkan, JNE bisa diandalkan dalam urusan mengirim paket. JNE memperhatikan betul kepuasan konsumen seperti saya.

Usai memilih Panci Presto yang pas di hati dan pas di kantong, saya pun segera memilih ekspedisi yang akan mengantar panci ini sampai ke rumah. Tentu, saya harus memilih yang reputasinya bagus, dong. Panci Presto harus sampai ke tangan saya dalam kondisi baik. Saya pun mengingat pengalaman berurusan dengan ekspedisi. Oke, akhirnya fix, saya memilih JNE untuk mengantar Panci Presto idaman.

–Serius? Tarifnya?–

Gara-gara ongkos kirim inilah, temen-temen becandain saya.

ongkos kirim JNE
mereka tegaa yaa

Memang, ongkos kirim via JNEย  itu lebih mahal. Apalagi yang dikirim itu Panci Presto, yang beratnya sendiri 3 kg. Belum lagi ditambah berat setelah packing. Pasti kan lebih berat dan jatuhnya lebih mahal.

Saya nggak menyesal harus mengeluarkan ongkos kirim lebih mahal asalkan paket bisa sampai dengan selamat. Ternyata perhitungan saya nggak salah. Panci Presto akhirnya bisa sampai ke tangan saya dalam kondisi baik. Masih tersegel dan packingnya juga masih utuh. Yeaay, saya senang!

Jadi, kalau menurut saya ongkos kirimnya worth it kok dengan layanannya.

–Soal Waktu Kirimโ€”

Kalau belanja offline, kita kan bisa langsung membawa barang yang kita beli, asal sudah bayar. Nah, beda soal ketika belanja online. Meskipun barang sudah dibayar lunas, pembeli harus menunggu barang dikirim ke rumah. Bagian ini, suka bikin harap-harap cemas.

Kapan sih barangnya nyampe, itu pertanyaan di kepala pembeli macam saya. Untungnya, JNE menjawab kegelisahan saya dengan layanan yang baik. Waktu kirim yang tepat waktu. Menurut jadwal, paket saya akan sampai dalam waktu 2-4 hari. Panci Presto pesanan saya itu dikirim dari Jakarta tanggal 13 Desember 2016 dan paket saya terima tanggal 15 Desember 2015. Nah, jadi memang benar tepat waktu, kan! Padahal saya memakai layanan Reguler saja.

Selain itu JNE memberi kesempatan pada konsumen bisa melacak paket tersebut sampai di mana prosesnya. Kebetulan saya kan sudah download aplikasi My JNE. Untuk urusan cek tarif, mengontrol proses pengiriman dan lain-lain jadi mudah. Bahkan, untuk paket Pranci Presto, saya nggak perlu tracking, JNE mengirimkan pesan mengenai posisi paket saya. Saya, jadi tambah senang dengan adanya layanan ini.

pesan dari JNE
pesan datang tanpa harus tracking..sukaaa

Oh, ya, JNE Express telah 26 tahun berkecimpung di dunia ekspedisi di Indonesia. Misinya memang berkomitmen untuk memberikan pengalaman terbaik kepada konsumennya secara konsisten. Wajar, jika JNE Express tumbuh menjadi perusahaan ekspedisi terbesar di Indonesia. Bahkan JNE kembali meraih penghargaan istimewa berupa Indonesia E-commerce Award 2016 sebagai Platinum Winner Kategori Jasa Pengiriman.

Di percaya selama puluhan tahun oleh konsumennya, membuat JNE Express selalu memberikan layanan terbaik guna memberikan kepuasan konsumen setianya. Di hari ulangtahunnya, JNE memberikan kado istimewa berupa Hari Bebas Ongkos Kirim (Harbokir). Program ini telah dilakukan pada tanggal 26 – 27 November 2016 lalu.

paket JNE

JNE pun telah memberikan kepuasan bagi konsumen seperti saya. JNE Express telah mengantar paket saya dalam kondisi baik dan tepat waktu. Saya senang ketika pesanan Panci Presto datang dengan selamat. Ini tandanya, saya bisa memasak Ayam Tulang Lunak dan Bandeng Presto, kesukaan suami dan anak-anak. Walaupun saya perlu waktu, untuk belajar menggunakan Panci Presto dengan benar.

Bagi saya memasak bukan sekadar menyajikan sepiring nasi plus lauk pauknya hingga membuat perut mereka kenyang. Lebih dari itu, ada sepotong cinta dari saya buat mereka yang saya sayangi. Cinta yang menggerakan tangan saya untuk rutin menyajikan masakan yang sehat dan lezat demi memuaskan konsumen setia saya. Seperti hal nya JNE Express yang senantiasa berinovasi demi memberikan kepuasan konsumen setianya.

45 Replies to “Sepotong Cerita Kepuasan Konsumen JNE”

    1. Makasih Mas Andry

  1. Langganan kami sbg olshop sbg 1st kurir rekomended

    1. #Sebuahtestimoni
      Makasih Mba Rika

  2. Saya juga langganan pakai JNE mbak kalau beli gadget buat review. Soalnya kurirnya udah hapal banget sama rumahku, hehehehe… Kadang hujan2 pun tetep datang ๐Ÿ˜€

    1. Wah, sebuah testimoni dari juragan hape nih.
      Kalau sudah apal pasti gak bakal nyasar.

  3. Yeaayyy…mau icip ayam tulang lunaknya dooong.. ๐Ÿ™‚

    1. Ayo kesini Mba arinta.

  4. Ongkir rada mahal gpp y mbak, yg penting barabg sampai dg selamat dan tepat waktu. Lagian pancinya kan dah dpt diskon banyak y?. Rejeki Harbolnas

    1. Iya Mba Widya, itu prinsipku, apalagi barang yang dibeli harganya gak murah.

  5. utk perusahaan jasa, excellent service is a must ya mba

    1. Betul Mba Ophi..yg service nya excellent bakal makin eksis.

  6. Alhamdulillah selama usaha online shop juga belom pernah bermasalah parah sama JNE ? Cuma sekali, paket ke ungaran nyasar ke Kalimantan ???

    1. Wah, bisa jadi masukkan buat JNE tuh mak

  7. Aku juga langganan JNE Mak kalo belanja online… pernah punya pengalaman buruk sama jasa pengiriman lainnya, jadi ggmau pindah dan kembali setia sama JNE

    1. Lagi-lagi testimoni..dicatat Mba Witri

  8. Barusan barang saya juga datang via JNE mbak ๐Ÿ™‚

    1. Siip, sampai dengan selamat ya Mba

  9. jadi panci prestonya udah datang mb ety? waahhh. mampir ah, biar dimasakin. hehe.
    JNE oke ya mbak. sejak kenal JNE sekian tahun lalu cuma sekali kecewa. tapi dari sekian banyak transaksi ya rasanya wajar kalau batasan kecewa nya cuma sekali daripada pake yang lain. lebih pasti sih

    1. Sudah mba aida, alhamdulilah rezeki harbolnas.
      Tingkat kekecewaan kecil ya. Mungkin sulit kalau sama sekali tak ada kesalahan.

  10. akuuuu! aku pelanggan JNE!

    1. Yeaay, toos

  11. Ini JNE juga bolak balik anterin paket ke rumah hihihi ๐Ÿ˜€ aku sukak juga mbak service terbaru mereka yaitu notifikasi tentang barang yang sudah dikirimkan. Memudahkan banget bagi kita yes tanpa perlu repot tracking.
    Karena udah langganan, jadi kurir JNE udah tau klo aku gak ada di rumah dititipin ke pos satpam hehehe…

    1. Lagi nih testimoni.
      Betul, kalau tracking tergantung koneksi, kalau lagi lelet, susah mau ngecek. Kalau ada notifikasi otomatis, kita gak repot

  12. Aku juga sering pake jne kalo mau kirim atau dikirim barang gt mba, sampe apal sama beberapa mas2 nya. Hihi.. Harga mahal kalo worthit ga masalah sih buat aku mba, yg penting sampe dan ngga rusak aja barang nya kan..

    1. Nah, kita sepakat mba.Harga gak masalah asal barang sampe dengan selamat.

  13. Haha samaan kita pengguna JNE juga. dari dulu sampe sekarang tetep pake JNE.. Maksih JNE ๐Ÿ™‚

    1. Siip Mas Wawan, moga selalu setia

  14. wah keren ya, mank selalu sampai 80 persen jika petugasnya bagus di training hehe

    1. Gitu ya Mba Citra, bagus berarti

  15. kalau ikut lomba kan semua harus baik-baik ya mbak. Pernah gak mbak, pas ikut lomba nulis tapi berisi kritikan atau saran kepada penyelenggara.

    1. Berdasarkan pengalaman pribadi saja Mas Budi. Yang JNE ini pun demikian. Belum pernah punya pengalaman yang gak menyenangkan jadi ya blm ada kritik.

  16. Saya juga nggak bisa memungkiri kalau ekspedisi satu ini selalu ada buat kita dengan cara yang memuaskan. Hidup JNE! <3

  17. Hidup Mba Pecinta Batik

  18. terus rencananya bu ety kapan dong masakin saya …saya ada dapur pantry didapur nih.pengen dimasakin bu ety sama temen2 blogger ๐Ÿ˜€

    1. wkwkwk, kapan-kapan Pak

  19. JNE jd tamu rutin ke rumah nih, soalnya aku sering belanja online dan mayoritas partner ekspedisinya JNE ini hehe :)) Btw mbaa foto makannya menggugah selera bgt, jd lapeeeer ๐Ÿ˜€

    1. Iya, betul, emang banyak yang ngandelin JNE untuk belanja online.
      aah, belum ada fotonya.

  20. saya pun selalu `memilih jne untuk paket, agak mahal di banding yang lain tapi puas

    1. Iya Mba Rina, kita sepaham.

  21. Iya nggak masalah sih ongkir lebih mahal, yang penting penjagaan produk yang kita pesan tetap aman. Kalau rusak lebih rugi lagi kan.

    1. Nah, itu yang penting kan Mba Nita. Tos deh.

  22. Halo,

    Terimakasih sudah ikut blog competition Cerita Baik bersama JNE, ya. Semoga beruntung ๐Ÿ˜€

    Salam bahagia,
    Pungky Prayitno

    1. Halo Pungky, thank you

  23. iya emang tidak masalah kalau ongkirnya mahal, asal barang sampai tidak rusak dan tepat waktu…

Leave a Reply