Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Tips and Tutorial,  Uncategorized

5 Kiat Membuat Decoupage untuk Pemula

Cantik! satu kata yang tepat untuk mengungkapkan indahnya benda-benda yang dihias dengan seni decoupage. Kalau tidak salah, pertama kali tahu mengenai decoupage itu di salah satu acara televisi. Ada banyak benda yang bisa dihias seperti toples, talenan, botol, pigura, kotak tisu, kotak perhiasan dan masih banyak benda lainnya. Terus terang, seni decoupage salah satu yang belum pernah saya coba. Andai ada waktu luang, saya tertarik untuk mencoba seni yang satu ini.

Seni decoupage (baca: de-ku-paj) sedang ramai diperbincangkan ibu-ibu belakangan ini. Teman-teman mungkin sudah pernah melihat hasilnya di media sosial (terutama Pinterest)—mulai dari kotak tisu berhiaskan motif bunga hingga kanvas yang seluruhnya “dilukis” dengan teknik decoupage. Semuanya cantik dan unik.

Apa sih decoupage itu sebenarnya? Decoupage berasal dari bahasa Perancis yaitu decouper yang artinya “memotong”.

Seni memotong & menempelkan potongan kertas pada objek tertentu lalu melapisinya dengan vernis.

Potongan kertas bermotif yang disusun sesuai dengan imajinasi pembuatnya ternyata bisa menghasilkan sebuah karya yang cantik. Sehingga cocok untuk dijadikan pajangan guna menambah indah suasana rumah.

Baca juga 5 Aktifitas Seni dan Prakarya Untuk Melatih Kemampuan Motorik Anak

Kalian gemas ingin mulai membuat tapi tidak tahu harus mulai dari mana? Artikel ini akan membahas kiat-kiat dasar untuk mulai membuat decoupage. Semoga bisa membantu teman-teman yang ingin memulai belajar seni ini.

Ketahui prinsipnya

Decoupage secara sederhana merujuk pada teknik di mana kita memotong sebuah pola dari satu tempat dan menempelkannya di atas benda lain untuk menghiasi benda tersebut. Prinsipnya memang sederhana, tapi keistimewaan decoupage terletak pada seberapa besar imajinasi masing-masing untuk mempersonalisasi suatu benda.

Siapkan bahan-bahannya

Tentu saja, setiap teknik prakarya memerlukan bahan-bahan tersendiri. Untuk prakarya ini, yang teman-teman butuhkan adalah:

  • Sumber pola, bisa itu berupa kain perca atau Ada beberapa jenis kertas yang bisa digunakan yaitu: kertas kado, majalah, koran, kertas origami, bahkan tisu makan.
  • Benda untuk Yang paling umum digunakan adalah vas, kotak, barang-barang pecah belah, lampu, cermin, mebel, dan sebagainya.
  • Lem khusus Berhati-hatilah menggunakan lem khusus decoupage ketika berkarya karena mudah menyebar ke mana-mana, tak jarang ke baju juga. Simak cara menghilangkan bekas lem ini sebelum kalian mulai berkreasi, ya.
  • Vernis sebagai lapisan
  • Cat akrilik (opsional). Cat akrilik digunakan untuk mengecat benda yang akan dihias. Jika warnanya sudah sesuai keinginan, cat tidak dibutuhkan.

Aktifitas Membuat Kristal Es cocok untuk kegiatan anak-anak

 Cari alat-alat untuk decoupage

Sebenarnya, selain lem, tidak ada perlengkapan khusus decoupage. Kemungkinan besar, teman-teman sudah memiliki alat-alat ini di rumah:

  • Biasanya, orang yang hobi decoupage memiliki dua kuas—masing-masing untuk mengoleskan cat dan lem.
  • Gunting Digunakan untuk memotong pola. Jika gunting di rumah sudah tumpul, asah atau beli baru. Pola harus digunting secara rapi agar hasilnya bagus.craft-decoupage

Membuat Lava lamp juga asyik

Langkah-langkah awal

Tentukan pola yang ingin kalian bentuk dengan decoupage. Sebaiknya, untuk pemula, pilih pola yang sederhana terlebih dahulu. Kemudian, gunting pola tersebut dari sumber (kain atau kertas) serapi mungkin. Jika menggunakan tisu makan, pisahkan kertas yang tidak ada motifnya.

Olesi pola yang sudah digunting dengan lem dan tempelkan di tempat yang diinginkan. Usahakan agar tempelan Anda benar-benar rata dan tidak ada gelembung udara. Teman-teman bisa menggunakan penggaris untuk meratakan decoupage. Diamkan hingga lem kering, kemudian semprotkan atau oleskan vernis agar hasilnya berkilau dan tahan lama. Dan selesai!

Banyaklah berlatih

Terlihat mudah sekali, bukan? Tetapi, decoupage sebenarnya membutuhkan kesabaran dan latihan agar hasilnya indah dan rapi. Mulai dari menentukan pola yang akan terlihat menarik di benda-benda tertentu hingga menempelkan pola tersebut, decoupage cocok untuk teman-teman yang senang berkonsentrasi penuh untuk mengerjakan sebuah prakarya. Semakin sering  kalian berlatih, pasti hasilnya akan jadi semakin bagus.

Saran tambahan dari pencinta seni ini:

Jangan langsung mulai dari tisu makan, terutama jika teman-teman belajar secara otodidak

decaoupage
sumber : pinterest

Decoupage menggunakan tisu makan lebih sulit karena bahannya sangat  tipis dan gampang sobek. Untuk percobaan pertama kali, coba bahan yang lebih “tahan banting”. Jika sudah mulai terbiasa, teman-teman bisa mencoba pola dari tisu makan.

Selain itu, bersiap-siaplah dengan noda lem jika kalian pemula. Alasi tempat berkreasi dengan kertas koran, dan ketahui cara menghilangkan bekas lem di baju terlebih dahulu. Jika teman-teman ingin lebih serius mendalami decoupage, coba deh, ikuti grup-grup di sosial media atau forum-forum untuk bertukar tips dan trik. Selain itu, siapa tahu kalian jadi bisa belajar secara langsung dari salah seorang “suhu” decoupage.

Bagaimana teman-teman, tertarik untuk belajar seni decoupage? Selamat belajar!

11 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.