Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Vacation

5 Festival Budaya Daerah Yang Bisa Jadi Tujuan Alternatif Di Musim Liburan Tahun 2019

Musim liburan anak sekolah sebentar lagi akan tiba. Jadwal libur terdekat adalah libur Lebaran. Tapi, biasanya kesempatan mudik Lebaran ini sangat sedikit waktu untuk menjelajah daerah-daerah wisata, ya. Tentu saja, karena fokusnya berkumpul bersama keluarga di kampung halaman. Selain itu kita akan sibuk berkunjung ke sanak saudara terdekat.

Kesempatan untuk jalan-jalan lebih nyaman datang ketika anak-anak mendapatkan libur panjang. Ya, seperti libur sekolah. Namun demikian ketika masa liburan itu tiba, terkadang masih bingung. Akan kemana liburan bersama anak kali ini karena beberapa tempat sudah didatangi sebelumnya. Ada nggak yang suka bingung, kek ini?

Nah, sebenarnya ada lho, berbagai festival budaya daerah yang digelar pada saat libur panjang. Menghadiri festival-festival ini bisa membuat liburan anak lebih bermanfaat dan memberikan sesuatu yang berbeda.

Yuk , cermati 5 jadwal festival budaya daerah yang mungkin bisa menjadi tujuan liburan teman-teman.

1. Toraja International Festival, Sulawesi Selatan

Festival ini tentu menyajikan keindahan dataran tinggi Toraja di Provinsi Sulawesi Selatan. Toraja International Festival (TIF) yang ke-7 kalinya ini berpusat di Tantepao, Toraja Utara yang bakal menampilkan pertunjukan yang unik dan sakral. Diantaranya seperti Manganda, Pompang, Madandan, Pagulu, Manimbong serta Tomina.

Tidak hanya seniman setempat, sejumlah seniman dari berbagai daerah juga akan berpartisipasi seperti dari Kalimantan Timur yang akan menampilkan tari Dayak Hudoq.

Adapula seniman dari Gowa, Sulawesi Selatan yang akan menarikan tarian Api Pepe-pepe

Pengunjung nantinya juga akan dapat menjajal destinasi Toraja lainnya seperti berkunjung ke Museum Na’ Gandeng, wisata Lemo/Londa, Bori Parinding, air terjun Sarambi Assing dan Batu Tumonga.

Sedangkan untuk wisata kuliner, wisatawan dapat mencicipi sajian khas berupa Deppa Tori, Pantollo’ Lendong, Pa’piong, Dangkot dan lain sebagainya.

Sementara itu, untuk fasilitas dan akomodasi, pengunjung tampaknya tidak perlu khawatir sebab Tana Toraja sudah mempunyai fasilitas lengkap seperti hotel yang biasa hingga berbintang.

2. Festival Parade 1001 Kuda Sandelwood dan Tenun Ikat, Nusa Tenggara Timur

Pulau Sumba yang tersohor keindahannya, juga menawarkan sesuatu yang menarik. Pulau yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Timur, akan kembali menghadirkan atraksi spektakuler yang melibatkan lebih dari seribu kuda terbaik di pulau ini dalam acara Festival Parade 1001 Kuda Sandalwood berlangsung pada tanggal 5 Juli hingga 13 Juli 2019.

Selama festival, kuda-kuda akan didekorasi dengan berbagai aksesoris dan dekorasi berkilau yang unik. Sementara penunggang kuda mengenakan kostum tradisional dari pulau yang berbeda.

Bagi pengunjung yang ingin merasakan sensasi menunggang kuda Sandalwood juga bisa. Panitia telah menyiapkan kuda yang dapat membawa mereka ke banyak tujuan menakjubkan di seluruh pulau Sumba.

Perayaan akan semakin semarak, karena akan dikombinasikan dengan Festival Tenun Ikat. Kain tenun tradisional Sumba yang  terkenal. Dalam festival ini akan menampilkan pengrajin tenun terbaik tidak hanya dari Sumba tetapi juga dari pulau lain di provinsi Nusa Tenggara Timur.

Festival Tenun Ikat Kain Tenun Tradisional akan diadakan di Tambolaka. Festival ini menampilkan banyak program menarik termasuk peragaan busana dan pertunjukan tari tradisional Sumba yang luar biasa.

3. ARTJOG Yogyakarta

Yogyakarta memang selalu menarik untuk dikunjungi. Nah, bagi teman-teman peminat keindahan seni ini event yang menarik. Akan ada Pameran bertajuk ART JOG ke-12 dan berlangsung dari tanggal 25 Juli hingga 25 Agustus 2019 di Museum Nasional Jogja.
Acara ini diikuti oleh seniman, kolektor seni, dan eksekutif galeri dari Indonesia dan seluruh dunia.

ARTJOG kali ini akan dibingkai dengan sebuah tema besar atau tagline yang mengikat tiga sub-tema yang diwujudkan dalam tiga edisi festival setiap tahunnya, yakni Arts in Common. Secara harfiah, common dalam bahasa Inggris dapat diterjemahkan sebagai ‘yang umum’, ‘yang biasa’.
Perumusan tema ini tak lain adalah bagian dari upaya untuk menjadikan perhelatan ini semakin ramah dan membumi untuk segenap kalangan, sehingga ARTJOG dapat lebih dekat dengan penikmat seni seluas-luasnya.

ART JOG juga memberikan kesempatan bagi seniman yang baru muncul dan masyarakat, secara umum, untuk berpartisipasi dengan mengirimkan karya seni mereka yang akan dipilih dan dikuratori oleh kurator.

Pada saat yang sama, ini juga merupakan cara untuk mencari bakat yang akan datang dari semua bentuk seni karena mengakomodasi berbagai jenis media, mulai dari lukisan, grafik, foto, instalasi, multi-dimensi, patung, mekanik-kinetik, seni pertunjukan, dan lainnya.

4. Solo Batik Carnival

Solo Batik Carnival (SBC) adalah sebuah event tahunan yang diadakan oleh pemerintah Kota Surakarta dengan menggunakan batik sebagai bahan utama pembuatan kostum. Para peserta karnaval akan membuat kostum karnaval dengan tema-tema yang di tentukan.

Mereka akan mengenakan kostumnya sendiri dan berjalan di atas catwalk yang berada di jalan Slamet Riyadi. Karnaval ini diadakan setiap tahun pada bulan Juni sejak tahun 2008. Solo Batik Carnival (SBC) 2018 akan digelar di Solo, 26 hingga 28 -15 Juli mendatang.
Tahun lalu SBC menampilkan kostum dari delapan provinsi di Indonesia.

Dengan tema Ika Paramartha Indonesia Satu, perhelatan SBC mampu dan menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Solo.

Berkunjung ke Solo Batik Carnival, sekaligus menikmati sejumlah kuliner khas yang ada seperti sate buntel, selat solo, timlo, tengkleng dan lain sebagainya.

5. Dieng Culture Festival, Jawa Tengah

Dieng Culture Festival 2019 (DCF) merupakan karnaval seni dan budaya ruwat rambut gimbal terbesar di dataran tinggi Dieng yang selalu diadakan setiap tahun. Dieng Culture Festival 2019 yang akan digelar pada tangga 2 hingga 4 Agustus 2019 ini juga menampilkan berbagai macam kesenian tradisional serta budaya adat.

Kesenian yang dapat dinikmati antara lain Festival Kesenian Tradisional dan Dolanan Anak, Pagelaran Wayang Kulit, Festival Desa Wisata Jawa Tengah, Festival Film Dieng, Pameran Kerajinan lokal Jawa tengah dan Pameran Batu Akik, Pesta Lampion, Pesta Kembang Api dan Pesta Balon.

Selain itu kita bisa menikmati Jazz atas awan sembari bakar jagung massal. Menariknya lagi kita bisa mengexplore bukit Pangonan. Jangan kawatir, untuk akses kesana cukup mudah. Bisa melalui jalan darat dari kota Wonosobo dan Banjarnegara.

Untuk menuju ke berbagai tempat tersebut teman-teman bisa pakai cara yang mudah. Bukankah, saat ini sudah terbiasa mencari tiket perjalanan dan penginapan melalui agen travel online? Saat ini ada banyak agen yang menawarkan pilihan, ya.

Apalagi agen tersebut menawarkan harga murah dan disertai tawaran berbagai diskon. Salah satunya Traveloka. Tidak ada salahnya juga mencoba aplikasi bayar pascabayar di Traveloka untuk kebutuhan komunikasi dan internet. Agar saat mengupload foto-foto liburan di akun sosial media kita, lancar.

Gimana teman-teman? Menarik, ya, berbagi festival budaya daerah tadi. Selamat merencanakan liburan panjang tahun 2019, ya.

6 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.