Lifestyle

Syaratnya Mudah! Tapi, Kenali Dulu 5 Kriteria Pinjaman Online Terpercaya

Pinjaman kok syaratnya mudah sekali? Apalagi tanpa agunan, mosok ada?
Nah, itu dia pertanyaan saya dulu, saat mendengar mengenai pinjaman online. Ya begitulah adanya, pinjaman online memang hadir dengan syarat yang mudah dan cepat cair pula.
Fakta yang kemudian membuat banyak orang tergiur meminjam untuk kebutuhan konsumtif. Celakanya lagi karena merasa dimudahkan jadi terlena. Pinjam uang tanpa memperhatikan kemampuan mengembalikan uang pinjaman.

Akhirnya serbuan debt colector hadir bak hantu. Hadeh, kalau sudah begini mana hidup bisa tenang. Makanya, sebelum memutuskan mengajukan pinjaman online, teman-teman harus memahami seluk beluk pinjaman online teerpercaya ini.

Sebetulnya kehadiran fintech landing dengan pinjaman online itu baik. Syarat yang mudah dan bisa segera cair serta tanpa agunan, bisa jadi solusi bagi mereka yang butuh dana cepat.

Namun pada praktiknya, oknum nakal baik dari pihak fintech landing maupun peminjam ada juga. Ngeri, deh kalau mendengar kisah mereka.

Ada yang pinjam uang nggak diimbangi kemampuan membayar. Jadinya nunggak, dong. Nggak cuma pokok pinjaman tapi juga bunganya. Bahkan sampai gali lubang tutup lubang dari satu fintech landing ke fintech landing lainnya. Pusing, kan jadinya!

Di lain sisi ada fintech landing yang menetapkan bunga tinggi per hari. Hadeh, berat banget kalau begini.
Saya sendiri sampai sekarang belum berani meminjam uang ke fintech. Bukan nggak butuh sih. Saya kan punya usaha kecil, butuh dong buat tambahan modal. Tapi ya itu, masih mikir panjang dengan konsekuensinya.

Tertarik meminjam uang secara online? Teman-teman harus perhatikan kriteria pinjaman online terpercaya.

5 Kriteria Pinjaman Online Terpercaya

1. Terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Ini hal pertama yang harus teman-teman lakukan, yaitu cek fintech landing di OJK.
Jangan sampai meminjam uang pada fintech landing yang belum terdaftar di OJK, ya teman-teman. Ini akan membawa konsekuensi buruk, teman-teman tidak mendapat perlindungan hukum.

Apalagi jika terjadi sengketa, posisi teman-teman akan lemah.
So, sebelum memutuskan melakukan pinjaman online, cek deh ke website OJK.

2. Bunga Yang Wajar dan Transparan

Hal berikutnya yang harus teman-teman perhatikan adalah besaran bunga yang dikenakan. Wajar atau tidak? Transparan atau enggak?

Sebagai acuan nih, bunga yang dikenakan perbankan itu antara 0,7 % – 2 % per bulan. Catet, per bulan!
Nah, misalnya ada yang nawarin pinjaman online dengan bunga 2% per hari, tolak aja! Gak wajar ini sih. Bisa-bisa besaran bunga lebih gede ketimbang pokok pinjaman.

Trus, harus transparan juga. Misalnya ada yang menawarkan pinjaman dengan bunga (katanya rendah). Nah, harus ditanyakan tuh, itu bunga berapa persen? Dihitung per hari atau per bulan? . Biar jelas. Jangan sampai karena transparan gitu, teman-teman yang dirugikan.

Saran sih, kalau menemukan pinjaman online dengan bunga harian di atas 1% mah, nggak usah aja. OJK hanya mengizinkan bunga harian kurang dari 0,8 %.

3. Ada alamat dan kontak yang jelas

Langkah berikutnya teman-teman harus cek nih alamat dan kontak fintech tersebut. Jangan sampai ketemu dengan fintech abal-abal.

Pinjaman online terpercaya pastilah memiliki alamat kantor yang jelas. Pun kontak yang bisa dihubungi.

4. Memberikan Penjelasan Mengenai Prosedur Pinjaman secara Transparan

Pinjaman online terpercaya akan menjelaskan kepada calon peminjam mengenai besarnya pinjaman, bunga yang dikenakan, tatacara pengembalian dan ketentuan jika terjadi sengketa di kemudian hari.

Jadi teman-teman memahami betul segala hal menyangkut pinjaman dan resikonya. Misalnya jika terjadi kredit macet. Bagaimana dengan prosedur penagihan?

Pernah mendengar kan, jika oknum fintech landing melakukan penagihan hutang sampai ke kolega peminjam? Kejaam ini, mah. Orang nggak tahu menahu harus ikut menanggung akibatnya. Cara ini, tidak dibenarkan oleh aturan OJK ya teman-teman.

Sudah ada aturannya di sini POJK 77/POJK.01/2016 tentang penyelenggara jasa layanan pinjam meminjam berbasis teknologi, juga mengatur akses data.
OJK, hanya membolehkan akses microphone, lokasi dan kamera yang dibutuhkan untuk kepentingan e-KYC.

Data lainnya tidak boleh diakses termasuk nomor kontak teman-teman.

Nah, penting tuh untuk menanyakan prosedur penagihan. Biasanya sih kalau sudah terdaftar di OJK maka mereka akan taati prosedur. Tuh kan, makanya syarat pertama tadi mutlak untuk menjadi pinjaman online terpercaya.

5. Web dan Aplikasinya Mudah digunakan dan Aman

Namanya juga online, ya. Maka proses pinjaman ini tidak melalui tatap muka. Misal, cukup via aplikasi, teman-teman ajukan permohonan pinjaman. Nanti diproses pun via aplikasi.

Namun, kadang namanya produk teknologi suka ada debug lah, kurang user friendly lah. Nah, sebelum melakukan pinjaman online, cek dulu deh penggunaan aplikasinya. Pinjaman online terpercaya pasti web dan aplikasinya mudah dan aman.

Nah, terkait obrolan pinjaman online terpercaya, ada nih yang namanya Tunaiku.

Tunaiku sudah ada sejak tahun 2014, bahkan termasuk situs pinjaman online pertama di Indonesia. FYI, Tunaiku merupakan salah satu produk dari Amar Bank, yang berdiri sejak 1991.

Nah kalau tadi kita ngomongin fintech, ternyata Tunaiku ini beda dengan fintech. Ada dua perbedaan yaitu fleksibilitas dan keamanan. Fleksibel karena memberikan tenor panjang, hingga 20 bulan, lho. Satu lagi yang penting, Tunaiku melindungi data nasabah sebaik-baiknya.

Mau tahu kelebihan lain dari Tunaiku?
– Terdaftar di OJK sejak tahun 2014
– Syarat ringan tanpa agunan. Limit hingga 20 juta dengan tenor panjang, hingga 20 bulan.
– Suku bunga bersaing 3-4% per bulan.
– Proses cepat, hanya 1-7 hari kerja.

Itu dia teman-teman informasi seputar pinjaman online terpercaya. Semoga bisa membantu teman-teman jika membutuhkan dana cepat namun aman dan terpercaya, ya.

Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.