Health

7 Tip Tangani Bahan Makanan Agar Bebas Virus Corona

Apa kabar teman-teman? Semoga kalian semua dalam kondisi sehat, ya. Bagi yang menjalankan ibadah puasa, semoga tetap semangat beribadah meski dilakukan rumah saja.
Ya, saya paham, saat pandemi virus corona seperti sekarang ini, kita semua berada dalam kewaspadaan tingkat tinggi. Kebanyakan kita di rumah saja, meskipun sebagian yang lain karena kondisi masih kesana kemari. Saat harus keluar rumah pun, kita pakai masker. Meskipun lagi-lagi, sebagian ada yang masih ngeyel nggak pakai masker. Yah, rupa-rupa warna dunia, hehehe.

Melihat kondisi yang seperti itu, kita yang sadar lebih baik menjaga diri dan keluarga saja. Istilahnya “njogoni awake dhewe ae“. Orang yang bandel nggak usah didekati daripada menimbulkan ketegangan dan beresiko.

Saat ini virus corona belum ada vaksinnya. Sementara itu jumlah penderita Covid-19 semakin bertambah. Kelihatannya pandemi virus corona di Indonesia sedang memasuki masa puncak. Begitu yang disebutkan berita di televisi.

Sementara belum ada vaksinnya, langkah terbaik ya pencegahan. Agar kita tak terjangkiti oleh virus yang pertamakali merebak di Wuhan. Salah satunya adalah dengan memasak sendiri. Iya, alasannya karena semua bahan dan proses bisa kita kontrol.

Semenjak, anak-anak belajar di rumah, saya pun selalu masak. Bahkan tidak hanya memasak lauk tapi juga membuat camilan. Saya lihat banyak sekali ibu-ibu yang melakukan hal yang sama. Padahal sebelum pandemi mereka jarang memasak sendiri.

Duh, gak kehitung deh berapa macam camilan yang dibuat sejak diberlakukan social distancing. Anak-anak itu tiap hari permintaannya beda-beda. Hari ini minta martabak teflon, lain kali minta es pisang ijo, di hari yang lain masak rawon bahkan ayam bumbu kacang.

Itu dia yang bikin jam kerja emaknya di dapur tambah panjang aja. Senang sih, kalau bisa menyajikan makanan untuk keluarga tercinta.

Tapi, ada prosedur yang sebaiknya dilakukan, agar bahan pangan yang kita bawa ke rumah aman dari virus corona.

Ini Dia 7 Tip Menangani Bahan Makanan Agar Aman Dari Virus Corona

Seperti yang telah saya sebutkan di atas, jika pencegahan adalah langkah terbaik maka kehati-hatian dimulai dari saat belanja. Jika bisa belanja kebutuhan pangan secara online ini lebih baik tapi jika tidak bisa, protokol kesehatan harus dilakukan.

Saat hendak belanja bahan makanan ke warung, pasar maupun swalayan, harus tetap memakai masker, dan kalau ada sarung tangan.

Sesampainya di rumah, silahkan lakukan protokol berikut ini :

1. Letakkan barang belanjaan di garasi selama 72 jam. Tujuannya agar virus corona yang menempel di kemasan seperti plastik maupun kardus mati terlebih dulu.

Sebuah penelitian yang dirilis New England Journal of Medicine menyebutkan jika virus corona bisa bertahan hidup di stainless steel dan plastik selama 72 jam. Sedangkan di permukaan pembungkus makanan seperti kardus bisa bertahan sekitar 24 jam.

Hm, keliatan kurang praktis, ya? Ya, kan nggak semua orang memiliki garasi. Pun nggak praktis pula jika belajaan tersebut adalah sayuran. Tapi, jika memang memungkinkan tak ada salahnya dicoba.

2. Membuat bilik disinfektan
Tips yang kedua dengan membuat bilik disinfektan. Jadi sebelum masuk ke dalam rumah, barang belanjaan disemprot disinfektan terlebih dulu. Bilik bisa juga berupa ruangan, yang kira-kira minim interaksi dengan penghuni rumah. Cara ini lebih praktis namun butuh biaya. Jadi, bagi teman-teman yang mampu, bisa pakai cara kedua ini.

3. Menyemprot cairan disinfektan sebelum belanjaan dikeluarkan dari kantong belanjaan.
Nah, tip ketiga ini lebih murah dari tips kedua. Bagi teman-teman yang tidak memungkinkan membuat bilik disinfektan maupun ruangan khusus, bisa pakai cara yang ini. Teman-teman cukup menyediakan semprotan disinfektan saja.

4. Cuci bahan makanan hingga bersih

hindari virus corona cuci bersih bahan makanan

Selama ini kebiasaan mencuci sayuran atau bahan makanan lain tentu selalu dilakukan. Nah, kali ini harus lebih cermat. Cuci sayuran dan bahan lainnya tersebut selama 20 detik. Jika diperlukan cuci dengan air hangat dan sabun. Ingat, cuci bahan makanan dengan air mengalir, ya.

5. Bedakan pisau maupun alas untuk memotong daging dengan pisau dan alas untuk memotong masakan yang telah matang.

Cara ini tentu agar lebih aman dari virus corona maupun bakteri yang mungkin masih hidup saat daging dipotong.

Memotong daging

6. Setelah bersih, silahkan olah bahan makanan sesuai selera.
Bagi teman-teman yang suka dengan makanan mentah, seperti sayuran mentah, dan sushi, sebaiknya dihindari dulu makanan tersebut. Lebih baik konsumsi masakan matang saja selama pandemi ini.

7. Usai masak, selalu ingat untuk mencuci tangan dengan sabun, ya. Hal ini untuk memastikan tangan kita steril kembali.

Itu dia cara yang aman dalam menangani bahan makanan agar aman dari virus corona.

Oh ya, di masa pandemi teman-teman merasakan nggak, banyaknya informasi tentang virus corona suka bikin bingung? Broadcast dari mana-mana datang bertubi-tubi hingga susah dikenali sumber aslinya. Pusing nggak sih? Saya sempat lho dibikin pusing.
Oleh karena itu, sekarang saya putuskan untuk mencari informasi di situs yang terpercaya saja, seperti Halodoc.

Di sana teman-teman bisa mendapatkan banyak informasi mengenai kesehatan, termasuk tentang pandemi yang sedan berlangsung.
Jika teman-teman menghendaki untuk konsultasi secara online, Halodoc juga menyediakan layanan tersebut.

Pokoknya, langsung ke ahlinya saja deh, biar nggak sesat informasi apalagi sampai percaya hoaks. Bahaya!

Semoga informasi mengenai tip menangani bahan makanan agar bebas dari virus corona, bermanfaat, ya.

Nah, bagaimana dengan teman-teman, prosedur mana yang biasa dilakukan? Ditunggu sharingnya di kolom komentar, ya.

Jika merasa informasi ini bermanfaat, silahkan dishare ke media sosial kalian. Terima kasih.

2 Comments

  1. Ranny April 30, 2020
  2. duniamasak May 8, 2020

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.