Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Vacation

7 Tips Mudik Naik Bus Agar Perjalananmu Nyaman dan Aman Sampai Kampung Halaman

Sebuah ruang tunggu pool bus di sudut kota. Cukup ramai. Saya masuk mencari tempat duduk yang kosong. Sambil menunggu bus yang akan membawaku pulang ke kampung halaman tiba. Ternyata, semua tempat duduk sudah terisi. Ruang tunggu pool bus yang mungil tak mampu menampung semua calon penumpang. Hanya ada sudut ruangan tanpa kursi. Daripada menunggu sambil berdiri, ku memilih duduk di lantai sudut ruang tunggu.

Foto : Andry Septian

Kulihat semua orang asyik mengobrol. Beberapa laki-laki nampak mengembuskan asap rokok dengan cueknya. Sementara diriku hanya bisa menutup hidung. Sambil merapal doa agar bus yang akan kutumpangi lekas datang. Bepergian seorang diri seringnya, ya begini. Tak ada kawan mengobrol.

Untunglah, bus yang kutunggu tiba juga. Satu persatu penumpang naik ke atas bus. Begitupun denganku. Bus cepat sekali penuh karena musim mudik lebaran penumpang selalu membludak. Tak leluasa memilih kursi maka kupilih yang dengan dengan koridor bis saja. Sementara itu, langit senja mulai tenggelam di peraduan. Tanda malam mulai menjelang. Sengaja kupilih perjalanan malam hari karena biasanya lebih cepat sampai ke tujuan.tips-mudik-naik-bus.jpeg

Bus yang kutumpangi akhirnya berangkat. Dengan seluruh kursi terisi penumpang. Awalnya laju bus terasa normal dan lancar. Sesekali melambat ketika melewati pasar maupun jalur padat lainnya. Tapi, pada satu titik, laju bus berhenti. Kulihat kendaraan di depan bus juga berhenti. Macet rupanya. Setelah menunggu 15 menit akhirnya bus jalan lagi. Sayangnya hanya merayap. Kemudian berhenti lagi. Begitu terus, sampai akhirnya ku tertidur karena lelah.

Malam itu jadi perjalanan mudik yang panjang. Jarak tempuh yang biasanya hanya 6 jam menjadi 10 jam. Lelah dan kantuk menderaku. Rasanya ingin lekas sampai di rumah.

Ah, itu sudah lama sekali. Saat itu saya masih single. Perjalanan mudik naik bus di saat puncak arus mudik lebaran itu menjadi perjalanan panjang dan menguji kesabaran.

Mungkin ada yang bertanya, kenapa tak memilih transportasi lain saja. Misalnya transportasi yang bebas macet. Tak sesederhana itu juga.

Saya dan mereka yang memilih bus sebagai transportasi saat bepergian tentu punya alasan. Apalagi, sekarang sudah banyak perbaikan di sektor transportasi publik. Seperti adanya sertifikasi terhadap perusahaan oto bus. Uji kelaikan kendaraan juga semakin diperketat. Wajar kalau sebagian orang memilih menggunakan bus ketimbang sarana transportasi lainnya. Berikut ini rangkumannya, ya.

Alasan Memilih Naik Bus Saat Mudik

1. Jika lokasi tujuan lebih mudah dijangkau oleh jalur bus, maka pilihan naik bus adalah pilihan ekonomis.

2. Bisa naik dari halte resmi yang disediakan. Jika jauh dari terminal keberangkatan, cukup menunggu di halte resmi kita bisa naik bus.

3. Armada bus pilihan kelasnya beragam. Ada kelas ekonomi, eksekutif dan premium. Tinggal dipilih sesuai keinginan.

4. Fasilitas bus antar kota antar propinsi sudah bagus. Kursinya nyaman, dapat makan dan minum serta ada waktu rehat di rest area.

5. Infrastruktur jalan raya mulai dibenahi. Beberapa tol di Pulau Jawa sudah selesai dibangun. Ini bisa memperlancar dan mempersingkat waktu tempuh bus.

Oh ya, Juni 2019, Lebaran kembali datang. Bagi teman-teman yang biasa mudik dengan kendaraan umum seperti bus, harus mulai bersiap. Merencanakan mudik jauh-jauh hari bisa memperlancar perjalanan kita.

Persiapan pun lebih matang. Masalah yang mungkin timbul bisa diantisipasi. Misalnya : antisipasi kalau harus tidur di perjalanan. Agar bisa tidur dengan nyaman tentu ada bantal leher yang harus dibawa.

Rumah orangtuaku lebih mudah dijangkau oleh bus. Turun di pemberhentian bus hanya butuh waktu tak sampai 10 menit untuk sampai rumah. Makanya, pilihan naik bus itu pilihan tepat.

Terus, supaya perjalanan naik bus selama mudik nyaman dan aman apa saja yang harus disiapkan? Biar tak seperti pengalamanku dulu.

7 Tips Mudik Naik Bus Agar Perjalanan Nyaman dan Aman

Menurut artikel yang kubaca di liputan6.com ada beberapa tips mudik naik bus yang bisa dilakukan. Berikut ini rangkumannya ya:

1. Survey dulu operator bus yang akan dipilih saat mudik. Pastikan sudah bersertifikasi dan memiliki track record yang baik. Pilihlah operator bus yang memiliki layanan yang baik dan mengutamakan keselamatan penumpang.

2. Cek jadwal keberangkatan bus yang dipilih. Salah satu yang bisa dicek adalah jadwal bus Primajasa. Agar kita bisa memilih waktu keberangkatan sesuai dengan keinginan dan kondisi.mudik-naik-bus-primajasa

3. Pesanlah tiket jauh-jauh hari. Saat mudik lebaran banyak orang melakukan perjalanan. Tiket bisa cepat habis, kan. Daripada kehabisan tiket dan gagal mudik, lebih baik reservasi dulu. Oh, ya beli tiketnya di pool resmi, ya. Agar nggak ketipu sama calo. Musim mudik, biasanya banyak calo beroperasi. Berhati-hatilah.

4. Pakailah baju yang nyaman. Kalau perlu bawa jaket atau baju hangat. Ini dibutuhkan saat perjalanan malam hari. Apalagi jika bus nya ber AC. Bantal leher juga sangat membantu saat kita tidur selama perjalanan. Jadi, jangan lupa bawa, ya.

5. Bawa barang secukupnya saja. Meskipun bagasi bus lega. Supaya tak kerepotan saat harus bedesak-desakan dengan penumpang lain. Uang dan barang berharga lainnya jangan ditaruh di bagasi. Sebaiknya di tas yang kita pegang.

6. Bawa bekal makanan maupun camilan serta obat-obatan. Musim mudik lamanya perjalanan susah diprediksi. Makanya perlu antisipasi saat harus bertemu kemacetan. Bekal makanan dan minuman yang cukup tentu menghindarkan kita dari kelaparan dan kehausan.

Oh ya, bagi yang suka mabok perjalanan, sedia obat anti mabok, ya. Kalau pun harus membawa minyak gosok, pilihlah baunya yang tak menyengat. Supaya tak mengganggu penumpang lain.

Untuk camilan bagi yang suka mabok, sebaiknya buah-buahan segar. Kalau bisa sih memilih tempat duduk di belakang sopir. Ini bisa mengurangi goncangan yang bikin mabok.Β  Tips ini dari kawan saya yang gemar traveling, Aji Sukma.

7. Pastikan smartphone kita full baterainya, ya. Agar komunikasi dengan orangtua maupun saudara tetap lancar. Selain itu bisa sebagai sarana hiburan sepanjang perjalanan. Supaya tak didera rasa bosan. Tips ini dipersembahkan oleh kawan saya yang juga gemar traveling, Anggara W. Prasetya.

Nah, itu dia beberapa tips mudik naik bus yang bisa teman-teman terapkan.

Bicara soal Lebaran, waktu seolah berjalan cepat, ya. Perasaan puasa dan lebaran tahun lalu baru saja berlalu. Eh, ini sudah mau puasa dan lebaran lagi. Senang sih, karena berarti saatnya pulang kampung. Saatnya merekatkan kembali ikatan kekeluargaan dengan orangtua dan saudara.

mudik-bertemu-keluarga

senangnya mudik bertemu sanak keluarga

Momen kebersamaan saat Lebaran memang susah dilupakan. Saya suka kangen suasana kesibukan menjelang hari raya. Saat Bapak menyembelih ayam untuk lauk pauk esok hari. Kemudian Ibu memasaknya menjadi hidangan istimewa seperti opor maupun soto ayam.

Saat hari raya tiba maka kami akan menikmati hidangan bersama-sama. Sambil mengobrol, sesekali diselingi canda tawa. Ah, hari raya memang selalu mampu merekatkan hati. Melunturkan rasa kecewa dan sakit hati.

Bagaimana dengan rencana mudikmu saat Lebaran nanti, teman? Semoga sudah mulai direncanakan, ya. Buat kalian yang memilih mudik naik bus, semoga tips mudik naik bus di atas bisa membantu.

22 Comments

  1. Anggara Wikan Prasetya February 25, 2019
    • Ety Abdoel March 8, 2019
  2. aji sukma February 25, 2019
    • Ety Abdoel March 3, 2019
  3. Mei February 25, 2019
    • Ety Abdoel March 3, 2019
    • Ety Abdoel March 8, 2019
  4. Miss Riana February 25, 2019
    • Yustrini February 25, 2019
      • Ety Abdoel March 8, 2019
    • Ety Abdoel March 8, 2019
  5. Disma Ariyanti February 25, 2019
    • Ety Abdoel March 8, 2019
  6. Sapti nurul hidayati February 25, 2019
    • Ety Abdoel March 8, 2019
  7. Nisya Setyawan February 26, 2019
    • Ety Abdoel March 8, 2019
  8. Dian Farida Ismyama February 26, 2019
    • Ety Abdoel March 8, 2019
  9. Elisabeth Murni February 27, 2019
    • Ety Abdoel March 8, 2019

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.