Motherhood

Anakpun Butuh Didengar

gambar diambil dari : download gambar.com

gambar diambil dari : www.sxc.hu

Anak butuh didengar?.

Betuuul, walaupun masih kecil, mereka juga pengen ada yang mau mendengar dan mau mengerti keinginannya.

Sementara aku sebagai orangtua  kadang merasa paling tahu apa yang terbaik buat anak. Padahal menurut anak belum tentu demikian. 

Kemampuan kontrol diri yang masih belum terasah membuat anak suka merengek, merajuk bahkan menangis jika ada hal yang tak sesuai keinginan.

Ini terjadi juga pada Zahira. Pagi itu dia merajuk, memintaku untuk bilang sama Gurunya jika dia tak ingin mengikuti lomba paduan suara. Dia inginnya ikut lomba karnaval.

Aku tanya, kenapa dia nggak mau ikut lomba paduan suara. Ternyata, dia ingin bersama teman-teman sekelasnya saja. Tempo hari dari kelasnya hanya Zahira dan seorang temannya yang terpilih masuk tim paduan suara digabung dengan anak-anak kelas lain. Sementara teman-teman sekelasnya mendapat jatah mengikuti lomba karnaval.

Memang sih, dari awal Zahira kan cenderung pemalu, dia butuh waktu untuk bisa nyaman dengan teman-teman baru. Jadilah, aku maklum saja. Akhirnya, aku ajak dia menghadap Gurunya.

Sama Bu Guru, dia bilang pelaaaan banget, kalau dia ingin gabung bersama teman-temannya ikut lomba karnaval, hehehe. Bu Gurunya manggut-manggut dan membolehkannya.

Dalam banyak hal sering terjadi maunya orangtua dan anak itu beda. Contohnya, diriku suka nggak nerima pilihan anak soal baju apa yang mau dipakai untuk jalan-jalan, hahaha, ngakuu deh.

Soalnya kadang pilihan anak tuh pada baju yang sebetulnya buat dia main di rumah jadi kalau buat jalan-jalan tuh kurang pantes menurutku.

Solusinya ya, anak dikasih alternatif pilhan dua baju yang memang layak untuk jalan-jalan. Ini menurutku win-win solution gituh. Anak tetap punya hak memilih sementara diriku juga tetap bisa memilihkan yang pantas untuk mereka. Biasanya kalau sudah begini anak-anakku nggak akan ngambek.

Begitu juga soal keinginan Zahira ikut lomba karnaval yang akhirnya aku luluskan. Aku pikir-pikir, ini kan demi kebaikannya, buat apa juga kalau Zahira harus terpaksa menjalaninya, malah bisa bikin dia tertekan toh.

Lagian memberi kesempatan dia mengutarakan apa yang menurutnya tepat buat dia sebenarnya melatih kemampuannya dalam mengutarakan pendapat yang aku yakin akan berguna bagi dirinya kelak.

Walaupun nih, kalau mau jujur, mending ikutan lomba paduan suara deh (ini maunya emaknya), soalnya emaknya kagak repot sewa baju adat dan harus ngantar ke salon juga. Wkwkwk, maksudnya sih hemat biaya gituh.

Tapi, ya sudahlah, ini pengorbanan emak untuk kebaikanmu Nak!

10 Comments

  1. nh18 February 28, 2014
    • Ety Abdoel February 28, 2014
  2. Siti Aisah March 1, 2014
    • Ety Abdoel March 1, 2014
  3. Ila Rizky Nidiana March 9, 2014
    • Ety Abdoel March 9, 2014
  4. eda April 3, 2014
    • Ety Abdoel April 5, 2014
  5. Efenerr June 4, 2014
    • Ety Abdoel June 5, 2014

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.