Profile

Belajar Membuat Prioritas dari Nunung Nurlaela

Tak banyak hal yang saya ketahui tentang Nunung Nurlela saat pertemuan pertama kami. Kala itu, kami bertemu pertama kali di rumah Mak Ida Nurlaila, pada acara buka bersama Kumpulan Emak Blogger Yogya dan sekitarnya. Walaupun sesungguhnya, pertemanan kami di dunia maya telah terjalin lama. Akhirnya, saya senang karena diberi kesempatan untuk ngobrol dan mengetahui lebih jauh kiprah blogger Jogya yang satu ini. 

Flash back sebentar ya, seingat saya perkenalan kami ini berawal di sebuah komunitas kepenulisan yaitu IIDN. Lalu, karena faktor hobi yang sama yaitu ngeblog, kami berdua pun bertemu lagi di komunitas Kumpulan Emak Blogger. Dulu sih, saya suka berkunjung ke blog Mba Nunung yaitu Ummu Nawazim tapi kemudian berkurang frekuensinya, seiring dengan berkurangnya frekuensi ngeblognya Mba Nunung. Ternyata, Mba Nunung, sedang disibukkan dengan kehadiran anggota baru keluarganya. Tepatnya, kehadiran anak kelima itu membuat Mba Nunung harus memprioritaskannya dan mengurangi aktifitas ngeblogya.

Mungkin, sebagian teman-teman ada yang heran, kok Mba Nunung bersedia sih memiliki 5 anak. Ternyata, memiliki banyak anak memang telah menjadi keinginannya sejak dulu. Beliau terinspirasi Ibunya yang memiliki 7 anak. Iya, sih, kalau jaman dulu, punya banyak anak kan memang jamak. Tapi kondisi sekarang ini berbeda, apalagi dengan adanya gerakan Keluarga Berencana yang membatasi jumlah anak dua saja. Program pemerintah yang satu ini kan sempat ngehits banget.

nunung nurlaela

pertemuan kedua dengan mba Nunung

Sejenak saya berpikir, apa tidak repot? Apa tidak kawatir dengan masa depan mereka?. Jawaban Mba Nunung ini membuat saya tercekat, yakin saja sama ketentuan Alloh SWT. Bertawakal sama Alloh agar bisa menjaga dan mendidik amanahNYA dengan baik. Super, ya!.

Merawat dan mendidik 5 anak tentu membutuhkan energi yang besar ya, baik tenaga, pikiran maupun emosi. Bagi Mba Nunung, semua nampak ringan saja. Tiap kali bertemu beliau, wajah kalemnya selalu menyunggingkan senyuman. Tak keliatan itu beban kerepotan di rumah. Padahal, blogger perempuan kelahiran Cirebon ini tak memiliki assisten rumahtangga, lho. Sehari-harinya, Mba Nunung bekerjasama sama dengan suami dalam merawat dan mendidik anak-anaknya. Selain itu, ada bantuan dari mertua tercinta dalam urusan ini. Terlebih lagi, anak-anaknya yang perempuan sudah bisa mandiri dan turut membantu mengerjakan pekerjaan rumah.

Oh, ya teman-teman, Mba Nunung ini memiliki hubungan yang baik banget dengan mertuanya. Pengalamannya hidup bersama mertua bahkan telah ditulis menjadi sebuah buku tips tinggal bersama mertua yang berjudul “Pondok Mertua Indah”. Pernah mendengar judulnya?. Buku ini diterbitkan beberapa tahun yang lalu. Memiliki banyak anak ternyata tak menghalanginya memiliki aktifitas lain sebagai penulis buku. Jadi pengin tahu nih, tips Mba Nunung membesarkan kelima anaknya, ditunggu bukunya ya, Mba.

nunung nurlaela

saya dan Mba Nunung

Ada kesibukan lain, yang baru saya ketahui belakangan ini. Ternyata Mba blogger yang satu ini adalah dosen tetap di salah satu universitas swasta di kota Jogyakarta. Mba Nunung ini mengajar mata kuliah ekonomi Islam. Ya, meskipun saat ini beliau masih dalam masa cuti melahirkan.

Memang sih, akhirnya perempuan berusia 35 tahun ini harus pandai membuat prioritas dalam hidupnya. Seperti misalnya, beliau itu sudah menjadi dosen tidak tetap semenjak lulus kuliah pada tahun 2005 tapi kemudian berhenti karena melanjutkan kuliah S2 dan fokus merawat anak-anaknya. Baru kemudian kembali menjadi dosen tetap pada tahun 2015. Jadi, sudah setahun ini Mba Nunung menjalani aktifitasnya menjadi dosen di STIE Himfara.

Duh, Bu Dosen, memang nggak repot ya, mengurus 5 anak dan masih mengajar pula?. Menurut pengakuan Mba Nunung, beliau berada di kampus maksimal 4 jam saja. Selebihnya adalah waktu buat keluarga. Selagi mengajar, anak-anaknya bersekolah jadi beliaupun tak bingung memikirkan siapa yang akan menjaga anak-anaknya. Nantinya, setelah masa cuti habis maka sesekali si kecil akan dibawa serta ke kampus.

nunung nurlaela

Saya pun merasa perlu bertanya mengenai kunci sukses Mba Nunung dalam menjalankan beberapa peran. Ternyata, kuncinya terletak pada prioritas. Sekarang ini prioritas utama adalah merawat anak-anak. Sementara kegiatan mengajar dan ngeblognya berhenti dulu. Setelah masa cuti berakhir maka mengajar akan menjadi salah satu aktifitas wajib.

Ngobrol dengan Mba Nunung Nurlaela, blogger sekaligus dosen ini membuat saya jadi berpikir. Sesungguhnya, setiap perempuan memiliki potensi yang layak untuk dikembangkan. Yang bisa dilakukan adalah memberi kesempatan bagi perempuan untuk menjalaninya tanpa harus mengabaikan tugas utamanya sebagai Ibu. Kuncinya, pandai-pandailah membuat prioritas.

Makasih ya Mba Nunung Nurlaela atas chatnya. Pengalamannya inspiratif buat saya.

 

46 Comments

  1. Arinta Adiningtyas August 1, 2016
    • Ety Abdoel August 2, 2016
  2. Nunung Nurlaela August 1, 2016
    • Ety Abdoel August 2, 2016
  3. retno August 1, 2016
    • Ety Abdoel August 2, 2016
  4. Nunung Yuni August 1, 2016
    • Ety Abdoel August 2, 2016
  5. Nyi Penengah Dewanti August 1, 2016
    • Ety Abdoel August 2, 2016
  6. Rach Alida Bahaweres August 1, 2016
    • Ety Abdoel August 2, 2016
  7. Ophi Ziadah August 1, 2016
    • Ety Abdoel August 2, 2016
  8. lianny hendrawati August 1, 2016
    • Ety Abdoel August 2, 2016
  9. Yoanna Fayza August 1, 2016
    • Ety Abdoel August 2, 2016
  10. astutiana August 1, 2016
    • Ety Abdoel August 2, 2016
  11. Ratna Dewi August 1, 2016
    • Ety Abdoel August 2, 2016
  12. tutyqueen August 1, 2016
    • Ety Abdoel August 2, 2016
  13. Rotun DF August 2, 2016
    • Ety Abdoel August 2, 2016
  14. April Hamsa August 2, 2016
    • Ety Abdoel August 2, 2016
  15. Catcilku August 2, 2016
    • Ety Abdoel August 4, 2016
  16. Mbak Avy August 2, 2016
    • Ety Abdoel August 4, 2016
  17. Riski Ringan August 2, 2016
    • Ety Abdoel August 6, 2016
  18. Liz Prayitno August 3, 2016
    • Ety Abdoel August 4, 2016
  19. Ibu jerapah August 3, 2016
    • Ety Abdoel August 4, 2016
  20. Diah Kusumastuti August 3, 2016
    • Ety Abdoel August 4, 2016
  21. ira guslina August 3, 2016
    • Ety Abdoel August 4, 2016
  22. Arina Mabruroh August 4, 2016
    • Ety Abdoel August 5, 2016
  23. Jia August 18, 2016
    • Ety Abdoel August 19, 2016

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.