Profile

Belajar Tentang Bisnis MLM dari Kartika Nugmalia

 photo Belajar Bisnis MLM.jpg

Terus terang, nih, saya pernah menjalankan bisnis MLM dan gagal. Kalau ada yang sukses menjalankannya, muncul rasa penasaran. Apa sih yang membuatnya berhasil, sementara saya tidak?. Beruntunglah, ada yang bisa saya korek keterangannya. Nah, buat teman-teman yang berminat menjalankan bisnis MLM, bisa nih, mencari tahu lika-likunya.

Kartika Nugmalia atau biasa disapa Aya oleh teman-temannya adalah seorang Blogger, sekaligus pebisnis MLM sebuah produk kecantikan ternama. Mba  Aya adalah member KEB Jogya, jadi saya dan beliau sebenarnya ada di satu grup. Hanya saja belum ada kesempatan bertemu secara langsung.

Ada cerita menarik dari perempuan lulusan fakultas Teknologi Pertanian dari sebuah universitas negeri di Jogyakarta, tentang awal bisnis MLM nya itu. Semua berawal dari kecocokan, yeay, kayak jodoh gitu. Mba Aya itu memiliki kulit wajah yang sensitif. Tidak bisa nih, memakai produk kosmetika sembarangan karena akan timbul alergi. Yang biasa dialami Mba Aya adalah gatal-gatal jika memakai kosmetika yang tidak cocok.

Nah, dengan produk yang satu ini Mba cocok, makanya bergabung jadi membernya dan akhirnya bertahan hingga 4 tahun dalam bisnis MLM kosmetika asal Swedia ini. Buat Mba Aya sendiri, dia nggak bisa asal jual produk. Penting banget memastikan bahwa produk jualannya memang benar-benar bagus. Menurut Mba Aya, tanggungjawab moral seperti itu perlu banget.

Baca juga: Tips Produktif Menulis

 photo Kartika_Nugmalia.jpg

Simak lebih jauh yuk, obrolan saya dengan Mba Aya!

Mba, cerita dong awal mula tertarik bisnis MLM?

Ceritanya waktu itu habis resign dari pekerjaan, terus dilihat-lihat bisnis MLM yang satu ini cocok banget buat saya. Alasannya karena modalnya terjangkau dan fleksibel dari sisi waktu. Ini memudahkan dalam menjalaninya karena saya juga seorang ibu rumahtangga.

Lalu, mengapa memilih bisnis MLM ini, kan ada banyak pilihan bisnis MLM?

Alasan utamanya karena saya pemakai produk tersebut dan yakin banget kalau produknya bagus. Kalau produknya bagus buat jualan juga mantap.

Mba, setahuku kalau MLM itu kan harus merekrut member ya. Ada nggak nih, tips supaya orang yang diprospek nggak illfeel duluan?. (sst, mewakili kegelisan banyak orang ketika diprospek, nih!)

Kuncinya edukasi, harus disamakan dulu persepsi MLM antara kita dan si prospek. Jangan sampai prospek hanya berpikir soal balik modalnya cepat, cuma mau rekrut member saja tanpa bersedia memberi pelatihan ke teamnya. Kalau ketemu prospek yang seperti ini, ya tidak saya lanjutkan.

Kalau sudah ngikutin saya sejak lama biasanya mau gabung meskipun nggak di prospek. Selama ini, sih, rata-rata yang bergabung karena memang kebutuhannya bisa dikejar di sini. Nah, kalau orang yang baru biasanya yang saya lakukan adalah menawarkan keuntungan bergabung dengan bisnis ini. Kalau nggak tertarik ya nggak papa, saya nggak akan baper kok!. Setiap orang kan punya pilihan masing-masing.

Jadi, edukasi itu penting ya Mba?

Penting banget! Karena jujur ya,bisnis MLM yang saya jalani itu sebenarnya sama dengan bisnis-bisnis lainnya. Ibaratnya nih ya, kalau jadi pebisnis bakso itu ya harus jualan baksonya dulu, terus mau berpikir tentang buka cabang bakso di tempat lain. Bersedia mengajari si penjual bakso baru biar pinter jualannya kayak kita. Jadi harus bisa memberi pancing sih buat downline nya.

Bisnis MLM yang saya jalani juga begitu, ada pelatihan produk dan ini penting banget. Kami ini, para konsultan tidak boleh asal jual produk, klaim juga harus sesuai dengan aturan perusahaan. Harus mau berlatih menggunakan sistem marketing perusahaan. Jadi, tetap butuh effort ya, bukan hanya ongkang-ongkang kaki terus dapat duit,qeqeqe.

Bertahan sampai 4 tahun dengan pencapaian bagus itu keren Mba!. Sepertinya makin mantap nih bisnisnya?.

Alhamdulilah, saya semakin yakin dengan bisnis ini karena perhitungan gaji berdasarkan omzet dan diluar itu ada reward dari perusahaan jika hasil penjualan saya banyak.

Selain mendapat gaji dan reward, apalagi sih keuntungan menjalankan bisnis MLM itu?

Kalau buat saya, jadi punya banyak teman. Alhamdulilah, mereka itu nggak pelit untuk berbagi ilmu. Jadi banyak hal baru yang bisa saya dapatkan dari teman-teman tadi.

Wuih, senangnya!. Bagi tips sukses menjalankan bisnis MLM dong, Mba! Biar mereka yang gagal bisa belajar dari pengalaman mba.

Kalau soal gagal mungkin bukan ya, hanya terlalu cepat berhenti atau memang nggak menemukan passionnya di situ. Untuk tips sebenarnya, sama saja dengan bisnis lainnya. Bolehlah berbagi sedikit ya:

  1. Ikhtiar, lakukan tugas-tugas sesuai dengan tanggungjawab. Tugas sebagai Director, Konsultan dan Manager jelas berbeda. Jadi makin tinggi levelnya, tanggungjawabnya berbeda.
  2. Doa, setiap ikhtiar harus dibarengi dengan doa. Doa kita, doa suami, orangtua,anak-anak, upline, downline. Semua saling support tak hanya dalam iktiar tapi juga dalam doa.
  3. Konsisten dan telaten. Kalau bisnis harus fokus, jangan disambi. Kalau disambi biasanya nggak akan maksimal.
  4. Punya attitude yang baik. Setinggi apapun level seseorang, kalau attitudenya jelek, kebanyakan bisnisnya tidak akan bertahan lama. Jadi ya berusaha menjadi versi terbaik dari diri kita saja.

Semoga bermanfaat ya, buat teman-teman yang menjalankan bisnis MLM dan sedang galau karena omzet tak jua meningkat. Hihihi, jadi jelas juga mengapa saya gagal. Bisa jadi karena saya terlalu cepat berhenti sekaligus bukan passion pula.

Kartika_nugmalia photo 13012639_10208026960184325_8218418957114158081_n.jpg

Oh, ya selain berbisnis Mba Aya juga seorang blogger seperti saya sebut sebelumnya. My Violetya itu nama blognya. Dari sanalah saya mulai mengenal sosok ibu tiga orang anak ini. Ada banyak inspirasi bisa digali dari blog Mba Kartika Nugmalia.

 photo 208db4e3-f52a-4152-a4b5-8b8c0edfdee7.png

36 Comments

  1. Levina Mandalagiri May 28, 2016
    • Ety Abdoel May 30, 2016
  2. Witri prasetyo aji May 29, 2016
    • Ety Abdoel May 30, 2016
  3. rita asmaraningsih May 29, 2016
    • Ety Abdoel May 30, 2016
  4. Rohma Azha May 29, 2016
    • Ety Abdoel May 30, 2016
  5. Nurul Fitri Fatkhani May 29, 2016
    • Ety Abdoel May 30, 2016
  6. Liza May 29, 2016
    • Ety Abdoel May 30, 2016
  7. Dessy May 29, 2016
    • Ety Abdoel May 30, 2016
  8. Anisa ae May 29, 2016
    • Ety Abdoel May 30, 2016
  9. Agustina Purwantini May 29, 2016
    • Ety Abdoel May 30, 2016
  10. astutiana May 29, 2016
    • Ety Abdoel May 30, 2016
  11. Arina Mabruroh May 30, 2016
    • Ety Abdoel May 30, 2016
  12. Nur Aliah Saparida May 30, 2016
    • Ety Abdoel May 30, 2016
  13. ujwar May 30, 2016
    • Ety Abdoel May 30, 2016
  14. Akhdan Baihaqi May 30, 2016
    • Ety Abdoel May 30, 2016
  15. Hidayah Sulistyowati May 30, 2016
    • Ety Abdoel May 30, 2016
  16. Dani May 30, 2016
    • Ety Abdoel May 30, 2016
  17. Liswanti May 31, 2016
    • Ety Abdoel June 1, 2016
  18. Fenny Ferawati June 2, 2016
    • Ety Abdoel June 3, 2016

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.