Competition

Liburan Ala Blogger Tetap Asyik Dengan Asus Zenbook S UX391UA

Hujan belum juga reda, kala mobil yang kutumpangi keluar dari area hotel. Hati kecil saya berharap jika sampai Stasiun Tugu, hujan sudah berhenti. Jadi, lepas membeli tiket Prameks, saya bisa menikmati sore bersama kawan. Ya, dengan secangkir kopi di Loko Coffee, sebelum mengakhiri liburan di Jogyakarta.

Ternyata, berharap hujan reda di bulan Desember kerap sia-sia, termasuk kala itu.

Saya turun di pintu timur karena lebih mudah menjangkau Loko Coffee dari sana. Ternyata saya melupakan satu hal, tiket Prameks tidak bisa dibeli di loket pintu timur.

“Ah, kenapa tadi turun di sini, sih!” sesal saya dalam hati.

Dengan membawa koper dan menggendong tas ransel serta segunung rasa kecewa, kususuri pinggiran stasiun hingga pintu kecil yang sejajar dengan Loko Coffee. Berharap ada pintu di sisi samping kafe baru yang ngehits itu. Namun, saya tidak beruntung. Tak ada pintu masuk ke Loko Coffee di situ. Jadi saya harus memutar.

Dengan berlari-lari kecil saya menembus hujan hingga sampai ke Loko Coffee. Saya abaikan pandangan aneh mata pengunjung kafe sore itu. Mungkin mereka kasihan melihat saya nampak kerepotan dengan barang bawaan dan harus kehujanan.

Segera saya letakkan barang bawaan di bangku. Agar pundak dan tangan saya bisa rehat sejenak.

Maklum, buat saya yang tempo hari nggak pernah olahraga, membawa beban laptop hampir dua kilogram, ditambah buku, alat tulis, handphone serta mukena dan sebagian skincare itu berat kawan. Apalagi harus lari-larian menenteng koper. Huft.

Ternyata ini bukan akhir drama liburan akhir tahun kemarin.

Kami harus bergegas ke pintu selatan Stasiun Tugu agar tak kehabisan tiket Prameks. Kopi take away Loko Coffee jadi obat pelipur lara karena tak sempat menikmati sore seperti rencana semula. Demi rute yang tak memutar maka kami harus menyeberang jalan ketika naik taksi online. Sekali lagi dengan membawa koper dan tas ransel dalam kondisi hujan.

Rupanya tenaga kami mulai berkurang akibatnya konsentrasi pun menurun. Gerakan kami tak gesit lagi, hingga saat naik mobil, butuh waktu agak lama. Pengguna jalan di belakang mobil yang kami tumpangi pun menekan klakson keras-keras. Ya, ampun, betapa konyolnya kami saat itu.

Meskipun kami lega dengan tiket Prameks di tangan tapi drama belumlah usai, saudara-saudara. Hiks.

Saya dan seorang kawan bergegas memasuki kereta, berusaha mendapatkan tempat duduk. Berebut dengan ratusan penumpang lain. Naasnya, kawan saya yang satu lagi tak ikut naik karena berpegang pada informasi yang disampaikan petugas. Segera saya taruh ransel dan koper di tempat duduk dan berlanjut mencari kawan yang terpisah. Untung saja kawan saya langsung sadar kalau dia harus segera naik kereta. Jadi tragedi kawan ketinggalan kereta bisa dihindari.

Hanya saja setelah duduk bertiga, keluhan kami sama. Betapa pundak dan tangan kami capek. Masa iya, saya harus menempelkan koyo cabe di pundak, di depan umum pula. Kan, nggak mungkin.

Blogger Antara Liburan Dan Pekerjaan

Liburan Rasa Bekerja atau Bekerja Rasa Liburan 

Sebagai seorang blogger pekerjaan saya adalah menulis dan memotret. Kadang saya menghadiri sebuah event dan kemudian harus menuliskan reportasenya di blog pribadi. Event ini kadang menuntut saya berada di luar kota selama beberapa hari. Di lain kesempatan saya menerima pekerjaan untuk mereview sebuah produk ataupun jasa.

Tawaran pekerjaan itu kerap datang sewaktu-waktu. Bahkan saat liburan sekalipun. Ini terjadi saat libur lebaran tahun lalu. Saat itu H plus 3 Lebaran saya pun masih di kampung halaman. Tiba-tiba tawaran pekerjaan dari sebuah agen perjalanan online masuk ke email. Tawaran yang tentu saya tak akan saya lewatkan.

Saya pun melipir sejenak dari kehangatan suasana silahturahmi untuk segera menyelesaikan satu tulisan yang diminta selesai dan diterbitkan dalam waktu dua hari.

Pekerjaan sebagai Blogger memang fleksibel. Bisa dilakukan dimanapun dan kapan saja asal terkoneksi internet. Saking fleksibelnya ya seperti yang saya ceritakan tadi. Saat liburan pun, bisa menjadi waktu untuk bekerja.

Bekerja sambil liburan

Taken by : Ardian Kusuma

Dalam melakukan pekerjaan, laptop adalah amunisi saya. Idealnya sih, laptop untuk dibawa liburan tentu harus memiliki kualifikasi tertentu.

Berdasarkan pengalaman saya, laptop yang ringan tentu lebih enak dibawa. Pundak nggak lekas lelah karenanya. Selain itu laptop tentu harus memiliki daya tahan dalam berbagai situasi. Maklumlah, dibawa dalam perjalanan kan rentan jatuh, terkena goncangan maupun suhu sekitar yang bisa saja ekstrim.

Ditambah lagi jika ada tuntutan harus menyelesaikan pekerjaan dalam waktu singkat. Performa laptop yang mumpuni tentu bikin lancar penyelesaian sebuah tulisan.

Saya yakin kualifikasi laptop seperti itu nggak hanya dibutuhkan oleh saya, tapi teman-teman freelancer lainnya. Untungnya nih, sekarang ada laptop Asus Zenbook S UX391UA.

Apa yang bikin saya yakin dengan spesifikasinya? Kita lihat sama-sama, ya.

Asus Zenbook S UX391UA

Asus Zenbook S UX391UA yang dirilis tahun 2018 ini ternyata telah mendapatkan penghargaan dibidang desain. Asus Zenbook S UX391UA ini diakui memiliki desain yang inovatif.

Asus menyebutnya sebagai desain Ergolift. Dimana keyboard akan terangkat dengan sudut bukaan maksimal 145 derajat dan kemiringan membentuk sudut 5,5 derajat ketika laptop dibuka. Desain ini dibuat bukan semata-mata untuk keperluan estetika namun ada manfaat lainnya.

Desain inilah yang membuat Asus Zenbook S UX391UA memiliki keunggulan tersendiri. Mengenai manfaat lengkap desain Ergolift, akan dibahas di bab selanjutnya.

Nah, sekarang bicara mengenai bodi idaman sebuah laptop untuk liburan. Ternyata laptop Asus Zenbook S UX391UA memilikinya. Ringan dan tipis. Bobotnya hanya 1 kg dan tebalnya sekitar 12, 9 mm. Jika ditaruh dalam tas tak akan memakan banyak tempat. Ringkas dan tangan maupun pundak nggak jadi sakit saat membawanya.

Sementara itu untuk menunjang perfomanya Asus Zenbook S UX391UA dibekali prosesor terbaru Intel core i7 dengan RAM hingga 16. Bekalan ini diyakini mampu menghasilkan kinerja yang cepat dan efisien. Bahkan nggak rewel apalagi pakai drama. Hal ini dibutuhkan banget saat mendapat pekerjaan dengan DL yang singkat.

Nah, laptop ideal tentunya harus tahan di berbagai kondisi. Asyiknya, Asus Zenbook S UX391UA ini telah lolos tes Military Grade MIL STD 810 G. Pengujian telah dilakukan dalam berbagai kondisi seperti goncangan, benturan, cuaca ekstrim dan ketinggian.
Lebih lanjut mengenai spesifikasi Asus Zenbook S UX391UA bisa dilihat ditabel ini ya.

Spesifikasi Asus Zenbook S UX391UA

3 Keunggulan Asus Zenbook S UX391UA

Sesuai dengan tagline nya, yaitu Slim, Stunning and Supreme, keunggulan Asus Zenbook S UX391UA bisa dirinci pada poin-poin berikut ini :

1.Slim

Bodinya Tipis dan Ringan

Seperti sudah saya singgung di atas, bodi Asus Zenbook S UX391UA itu body goal banget, deh. Seberat 1 kg dengan ketebalan 12,9 mm saja. Sungguh terasa ringan, meskipun dipegang hanya dengan satu tangan. Saya sudah membuktikannya.

asus zenbook s ux391ua ringan

Ringan beud, meskipun dipegang satu tangan
Taken by : Ardian Kusuma

See, seringan itu, makanya kalau harus masuk tas ransel nggak bakal bikin pundak pegal-pegal hingga butuh koyo cabe. Kalau mau ditenteng pun nggak bakal bikin jari jemari lelah menanggung beban. Asus tahu kalau hidupmu udah berat, jadi nggak pengin nambah beban kamu, eh gimana.

2.Stunning

Poin apa sih yang membuat Asus Zenbook S UX391UA ini menakjubkan?

Pertama, desainnya Ergolift dan Ergonomis

Desain Ergolift membuat laptop bisa memiliki kemiringan 5,5 derajat ketika dibuka. Dengan sudut bukaan maksimum 145 derajat.
Dengan desain seperti itu, rongga di bawah laptop, akan membuat sirkulasi udara dibagian bawah lancar. Sehingga bisa menurunkan suhu panas saat laptop digunakan.

Tak hanya itu, desain Ergolift ini memudahkan saat mengetik. Kemiringan maupun besarnya sudut telah dihitung secara teliti hingga mampu memberikan kenyamanan saat mengetik. Mau seharian mengetik mah hayo aja, kan. Asal pinggang kalian kuat aja.

Desain ergolift punya manfaat
Taken by : Ardian Kusuma

Nah, bagi kita yang suka bekerja sambil mendengarkan musik, maka harus berterima kasih dengan desain ergolift ini. Pasalnya, desain ini membuat audio harman kardon yang tersemat di Asus Zenbook S UX391UA bisa maksimal bekerja. Sehingga audio yang dihasilkan nyaman didengar telinga karena lebih jernih dan suara bass nya pas. Mendengarkan musik, ataupun menonton film jadi asyik, kan.

Oh, ya saat laptop Asus Zenbook S UX391UA ditutup memang terlihat seperti laptop pada umumnya. Perbedaan baru terlihat jika laptop dibuka. Hm, desain Ergolift ini letaknya tersembunyi. Jadi, tidak mempengaruhi bodi laptop yang ramping dan ringan.

Lanjut ke desain keyboard yang Ergonomis. Jadi, desainer Asus Zenbook S UX391UA rupanya sangat memperhatikan desain keyboard secara detil. Semua dilakukan demi kenyamaan user saat mengetik. Dimulai dari jarak antar tuts yang dirancang lumayan lebar. Sehingga pengguna merasa nyaman seperti saat mengetik di desktop.

Keyboard asus zenbook s ux391ua
Taken by : Ardian Kusuma

Permukaan tombol keyboard dibuat selembut mungkin. Supaya membantu kita lebih akurat dalam mengetik. Nyala cahaya emas pada permukaan tuts mampu menerangi keyboard. Jadi, bekerja pada kondisi kurang cahaya pun tetap nyaman.

Sertifikat Military Grade MIL STD 810 G

Laptop seri Zenbook termasuk Zenbook S UX391UA telah melalui serangkaian tes keandalan dan daya tahan. Tes dilakukan melalui berbagai macam kondisi. Diantaranya :

Drop Test
Asus Zenbook S UX391UA telah menjalani test dijatuhkan dari ketinggian. Dilakukan dengan menjatuhkan empat kali tiap sisinya. Jadi, kalau laptop ini nggak sengaja terjatuh, tenanglah karena ia telah teruji. Laptop tahan banting ini tetap dapat dioperasikan.

Shock Test
Harus menaiki kendaraan yang penuh goncangan, sementara laptop dibawa juga? Kalau laptop kalian Asus Zenbook S UX391UA nggak masalah goncangan seheboh apapun. Laptop berdesain cantik ini juga telah melalui tes high G shock.

Vibration Test
Laptop yang memiliki dua desain warna memikat ini, juga tahan terhadap getaran fisik dari segala arah 5-5000 Hz.

Bumping Test
Benturan kadang tak terelakan ya, saat menggunakan laptop. Apalagi saat liburan dimana kita mobile. Membawa laptop jadi tak aman namun tidak demikian jika yang dibawa adalah Zenbook S UX391UA.

Extreme Environment Test
Liburan kalian mungkin bakal ke tempat dengan kondisi lingkungan ekstrim seperti bersuhu amat rendah, dan lainnya. Nah, Zenbook S UX391UA ini tetap beroperasi dengan baik di lingkungan dengan suhu ekstrim rendah maupun tinggi. Bahkan di ketinggian 10.000 kaki maupun tingkat kelembaban 90 %.

Jadi kira-kira daya tahan tubuhmu sama Zenbook S UX391UA kuat mana?

Tak hanya itu, keyboard, port, panel juga dites secara ketat. Semuanya telah lolos uji ketahanan sehingga layak bersertifikat MIL STD 810 G. Nggak ragu lagi, kan, liburan membawa Zenbook S UX391UA?

3.Supreme

Performa Cepat Tanpa Drama

Prosesor Intel® Core i7 l RAM 16 GB l

Saat mendapat pekerjaan mendadak dengan DL yang singkat, membutuhkan perangkat yang mampu bekerja dengan cepat pula. Ya, karena harus mengetik, mengedit tulisan, mengedit foto dan kemudian menerbitkannya sekaligus.
Procesor di dalam Asus Zenbook S UX391UA membuat kinerja laptop cepat dan tanpa gangguan. Kinerja seperti itu karena didukung oleh SSD PCle 3.0 x 4. Perpindahan antar muka maupun penggunaan aplikasi tak membutuhkan waktu lama. Saya dan teman-teman tentu bisa lebih cepat dan efisien dalam bekerja.

RAM sebesar 16 GB memungkinkan mengerjakan beberapa hal sekaligus. Ya, kemampuan multitasking juga dimiliki oleh Zenbook S UX391UA.
Fakta ini bukan klaim sepihak. Sudah dibuktikan dengan tes Bechmark, dimana Asus Zenbook S UX391UA unggul dibanding pesaingnya.

Baterai tahan 13,5 jam l 60% dalam 49 menit

Dengan daya tahan baterai hingga 13,5 jam, saya pikir cukup lah kalau harus lembur mengerjakan beberapa artikel dan mengedit foto atau video.
Sementara itu kecepatan charging juga lumayan. Dalam waktu 49 menit baterai laptop terisi sebanyak 60 %. Buat kita yang sedang liburan dan mobile, poin tersebut tentu amat menguntungkan. Perjalanan nggak perlu tertunda karena menanti baterai laptop terisi penuh.

Liburan Sambil Bekerja Tetap Asyik, Makin Bermakna

Sebagai seorang Blogger, liburan bisa sekaligus bekerja. Demikian pula sebaliknya. Melakukan perjalanan dengan membawa laptop adalah hal biasa. Namun, perjalanan liburan terkadang harus menghadapi situasi yang tak terduga. Apa yang sudah direncanakan terkadang meleset dari perhitungan. Seperti yang saya alami, akhir tahun kemarin.

Jika saya bersama Asus Zenbook S UX391UA liburan saya tetap asyik. Langkah menjadi lebih ringan. Saya pun nggak kawatir dengan performa dan daya tahannya.

Dalam setiap perjalanan yang saya lalui tak melulu soal bersenang-senang atau melepas penat. Diantara perjalanan itu adalah menuliskan inspirasi dari orang-orang yang saya temui. Bagi saya, ini sungguh perjalanan yang memperkaya jiwa.

Saya ingin terus mengunjungi banyak tempat dan bertemu dengan lebih banyak orang. Agar saya bisa melihat dunia dari banyak sisi.

7 Comments

  1. Neneng Utami S January 18, 2019
  2. Wiwied Widya January 20, 2019
  3. Wisnu Tri January 20, 2019
  4. Aldhi Fajar January 21, 2019
  5. D Sukmana Adi January 24, 2019
  6. moch fadhil February 13, 2019
    • Ety Abdoel March 8, 2019

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.