Lifestyle

Kaum Milenial Mengejar Mimpi Jadi Miliuner

 

Obrolan disuatu masa.
“Kalau besar nanti, kamu pengin jadi apa?”
“Pengin jadi dokter, biar bisa mengobati orang sakit. ”
“Kalau kamu, pengin jadi apa?”
” Ehm, jadi insinyur, biar bisa bikin pesawat terbang.”

Siapa yang familiar dengan percakapan tersebut? Hahaha, kalau ngacung berarti kita seumuran.
Dizaman itu, profesi dokter dan insinyur adalah profesi paling populer. Nggak hanya populer sih, tapi juga prestise. Orangtua yang memiliki anak yang berprofesi dokter atau insinyur pasti bangga.

Diluar kedua profesi tersebut, guru, polisi, tentara, pilot dan pramugari kerap muncul di obrolan masa kecil saya.
Oh ya, dulu yang namanya bekerja, ya harus ke kantor. Lengkap dengan seragam, sepatu bahkan tanda pangkat. Tiap bulan rutin menerima gaji tetap. Di luar itu, biasanya mereka berprofesi sebagai wiraswasta, petani, nelayan dan lainnya.

Itu narasi sebelum negara api menyerang, ya. Eh, maksudnya sebelum era internet.

Sekarang ini, saat internet mudah diakses. Bahkan melalui gawai. Munculah jenis profesi baru. Yang kehadirannya, mengubah pola pikir kaum milenial. Bekerja nggak harus ke kantor.

Dengan modal laptop dan koneksi internet, kaum milenial bisa bekerja darimana saja. Coba tengok di kafe-kafe. Orang duduk di depan laptop berjam-jam di sana untuk bekerja itu pemandangan lazim. Atau bekerja sambil liburan menikmati staycation di hotel.

Yup, beberapa pekerjaan zaman sekarang bisa dilakukan secara remote. Nggak mengherankan, jika pertanyaan yang sama diajukan kepada kaum milenial, jawabannya bukan lagi dokter atau insinyur.

Melainkan apa, teman-teman? Youtuber!
Yup, sebuah profesi yang lagi ngehits banget saat ini. Banyak anak muda kemudian terobsesi pengin seperti Atta Halilintar. Ashiaaap!

Popularitas dan pendapatan yang fantastis menjadi magnet yang menarik minat orang menjadi Youtuber.

Dari beberapa obrolan dengan teman Youtuber, membangun sebuah chanel yang sukses butuh effort besar. Disamping itu, algoritma Youtube yang bisa saja terus berubah harus bisa dipahami.

Berikut ini Tips Menjadi Youtuber

1. Buat konten yang menarik

Ini bagian penting. Sebuah chanel Youtube ditonton karena kontennya, kan. Mereka yang bisa menyajikan konten yang menarik bisa memperoleh view yang tinggi. Bahkan banyak orang kemudian berlangganan chanel tersebut.

Konten yang menarik itu seperti apa sih? Youtuber A kontennya cuma gitu aja, kok subscribernya banyak. Tapi kok, Youtuber B yang kontennya lebih berbobot sepi pengunjung?

Konten yang menarik memang relatif. Tergantung pada target market. Kalau kita merasa konten Youtuber A nggak menarik tapi subcribernya banyak, berarti kita bukan target market dia.
Jadi yang harus dilakukan Youtuber adalah menentukan target market konten mereka.

Cara menentukannya bisa berdasarkan usia maupun hobi. Selain itu jenis konten yang dibuat juga harus diperhatikan. Apakah konten tersebut bersifat edukatif, hiburan atau kombinasi keduanya?

Kok, rumit amat sih bikin konten menarik? Tenang, ada tip sederhana dari Atta Halilintar. Buat saja konten yang ada disekitar kita. Kelihatan sepele sih tapi siapa tahu justru ini menarik buat orang di luar sana.

Tak masalah jika awalnya hanya bermodal kamera handphone semata. Banyak kok, Youtuber sukses diawali dengan modal kamera hape. Tapi karena kontennya menarik mereka akhirnya bisa sukses.

2.Konsisten

Membangun sebuah chanel Youtube yang sukses itu butuh waktu. Iya, karena kita bukan artis, anak artis, ataupun anak Presiden yang sudah punya modal popularitas.

Kuncinya, ya konsisten mengisi chanel Youtube nya dengan konten yang menarik. Punya jadwal publish yang rutin. Jangan angin-anginan. Misalnya bulan ini posting empat video, trus 3 bulan ke depan libur. Eh, baru update lagi bulan keempat nya. Eaaa, subscriber bisa kabur karena menganggap kita nggak serius.

Konon kabarnya, para Youtuber sukses itu butuh waktu satu tahun untuk memperoleh banyak subcriber. Jadi, setelah konten, konsisten adalah kunci.

3. Kolaborasi

Hal ini udah sering kita lihat bukan? Para Youtuber melakukan kolaborasi dengan Youtuber lain. Selain bisa memperkaya konten, kolaborasi semacam ini berpotensi menggaet views dan subsciber baru.

Apalagi jika kolaborasinya dengan para Youtuber terkenal. Ini sah saja dilakukan karena memang jumlah subscriber menjadi poin penting kesuksesan sebuah akun Youtube.

4. Promosikan

Mau sukses jadi Youtuber, ya konten video harus banyak ditonton dong. Salah satu cara memancing orang mau nonton chanel kita, ya dengan membangikannya ke media sosial.

Tapi jangan jor-joran juga, ya. Jangan sampai dianggap spamming. Ini bahaya, karena chanel kita bisa dibanned.

5. Taatilah Aturan Youtube

Setiap platform pasti memiliki aturan main. Untuk itu memahami aturan main Youtube bagi seorang Youtuber itu mutlak.

Nggak mau kan udah capek bikin konten, ujung-ujungnya dibanned? Ya iyalah, sayang banget energinya.
Apalagi jika ingin chanelnya bisa dimonetesasi. Ada aturan mengenai originalitas konten, jumlah view, subcriber, lama waktu menonton dan lain-lain. Aturan lengkap bisa baca di term of service nya Youtube.

Trus, masih pengin jadi Youtuber setelah baca poin di atas? Apakah sudah diobrolin dengan orangtua? Apalagi jika pengin jadi fulltime youtuber.
Trus apakah orangtua kita setuju, dengan pilihan ini?

Ngomongin soal itu saya jadi ingat dengan web series dari Smartfren yang menceritakan anak muda milenial yang punya cita-cita jadi Youtuber terkenal. Sayangnya, keinginan ini ditentang oleh Sang Ibu.

Mileneal Males Jadi Miliuner (MMJM)

Oh ya, judul web series dari Smartfren #Super4GKuota adalah Milenial Males Jadi Miliuner (MMJM). Salah seorang anak muda tadi bernama Jimmy. Dia adalah seorang Sarjana Ekonomi. Biasanya kalau punya gelar S. E. umum banget kan, kerja kantoran. Nah, ibunya Jimmy juga punya keinginan demikian. Bahkan punya harapan agar Jimmy bisa jadi Menteri Ekonomi, lho. Visioner juga sih sebenarnya keinginan ibunya.

Dimata ibunya jadi Youtuber itu pekerjaan sia-sia. Karena menghabiskan uang untuk beli kuota.
Kalau dipikir-pikir enggak salah juga sih, pemikiran ibunya Jimmy. Apalagi saat awal membangun chanel Youtube pastinya banyak pakai kuota sementara belum ada penghasilan dari chanel itu.

Untuk urusan kuota ini, Jimmy mengikuti saran Youtuber favoritnya. Pakai kartu Smartfren Unlimited #Super4GKuota. Sekarang ini kartu Smartfren bisa lho, digunakan di semua device yang teman-teman punya. Selain itu Smartfren #Super4GKuota juga menawarkan harga yang terjangkau.

Dengan membeli kartu perdana 60 ribu rupiah teman-teman akan mendapat kuota internet 30 Gb. Kalau dihitung-hitung, 1Gb nya hanya 2 ribu rupiah.
Wah, bisa jadi solusi bagi Youtuber, nih.

Kuota sebanyak itu tentu aman lah kalau buat browsing, streaming maupun upload video sepanjang hari. Iya, karena ngga ada pembagian kuota siang dan malam. Jadi silahkan #KuotakanMaumu sepuasnya deh, dengan 30 Gb dari Smartfren #Super4GKuota.

Buat teman-teman yang penasaran dengan web series Milenial Males Jadi Miliuner bisa ditonton di sini:

Itu MMJM episode ke empat ya. Oh ya, selain bisa memiliki insight tentang perjuangan kaum milenial menjadi Youtuber terkenal, teman-teman juga bisa ikutan kuis berhadiah #NobarMMJM (nonton dibayar).

Wuih, biasanya kalau nonton kan bayar, ya. Ini dibayar, lho. Asyik, banget kan. Nah, supaya bisa menang, simak, nih ketentuan kuis #NobarMMJM:

-Lihat pertanyaan dari akun @smartfrenworld.
-Upload jawaban kamu di media sosial pribadi.
-Sertakan #Super4GKuota, #KuotakanMaumu, #NobarMMJM
-Mention @smartfrenworld dan 3 orang teman kamu, ya.

Trus hadiahnya apa ya? Hadiahnya keren abis, dah.

– Iphone XS Max + Kuota 60rb
– Xiaomi Mi 8 Lite + Kuota 60rb

Gimana? Keren, kan! Cukup banget lah, buat modal awal jadi Youtuber.

Setelah nonton web series Milenial Males Jadi Miliuner saya jadi mikir. Profesi apa ya, yang bakal dipilih anak saya kelak. Internet telah membuka banyak peluang profesi baru. Apapun pilihannya, kuncinya harus tekun dan sanggup bangkit dari kegagalan. Ya, seperti pesan yang ada di web series Milenial Males Jadi Miliuner.

17 Comments

  1. Ipeh Alena April 16, 2019
  2. lendyagasshi April 16, 2019
  3. Wiwied Widya April 16, 2019
  4. Latifah Kusuma April 17, 2019
  5. Yustrini April 18, 2019
  6. Ranny April 18, 2019
  7. Nisya Rifiani April 18, 2019
  8. Mei April 18, 2019
  9. Hanifa April 18, 2019
  10. Wiwin Pratiwanggini April 19, 2019
  11. Elisabeth Murni April 19, 2019
  12. Juliastri Sn April 19, 2019
  13. Ririe Khayan April 19, 2019
  14. Miss Riana April 19, 2019
  15. Dian Farida Ismyama April 20, 2019
  16. D Sukmana Adi April 24, 2019
  17. Lestari May 12, 2019

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.