Health

Parakito : Gelang Anti Nyamuk Alami, Bikin Nyamuk Ogah Mendekat

 

Gelang anti nyamuk, pernah mendengar tentang benda yang satu ini?

Jujur, baru beberapa waktu lalu saya mendengar tentang gelang yang bisa jadi solusi atasi nyamuk.

Selama ini sih sudah memakai anti nyamuk. Tapi, masih mencari yang aman, alami dan cocok dengan anak saya.

Maklum saja, anak saya kulitnya sensitif. Gampang iritasi, trus kalau bentol pasti digaruk. Bekas garukannya jadi membekas hitam, gitu.

Nggak cuma itu, anak saya juga sensitif banget sama aroma rempah-rempah.

Aroma serai misalnya, ini kan aroma yang tidak disukai nyamuk. Tapi, anak saya juga nggak suka. Jadi, nggak bisa deh, pakai serai buat anti nyamuk.

Perjalanan menemukan anti nyamuk alami memang penuh liku, tsah. Dah, kek kisah mencari jodoh sejati. Sampai segitunya, ya.

Qeqeqe, ya gimana lagi, urusan sama nyamuk memang bikin gemas sekaligus kawatir. Dilain sisi, urusan untuk anak nggak boleh asal pilih, kan.

Gemas karena habis digigit nyamuk pasti meninggalkan bentol dan rasa gatal.

Gigitan nyamuk

Kawatirnya yang menggigit itu jenis nyamuk yang menimbulkan penyakit. Iya, seperti demam berdarah dengue (DBD).

Menurut data Kemenkes yang dilansir Liputan6, angka penderita DBD hingga Juli 2020 mencapai 71.633 kasus.
Dari angka tersebut, terjadi kasus kematian akibat DBD sebesar 459 kematian.

Sementara itu kelompok yang rentan terkena infeksi akibat gigitan nyamuk adalah usia 5-14 tahun.

Nah, anak saya ada dalam kelompok rentan. Nggak salah kan, kalau sayapun mencari anti nyamuk yang bisa melindunginya.

Kenapa sih harus anti nyamuk alami?

Saya memang menghindari penggunaan zat kimia berbahaya di segala urusan. So, untuk memilih sesuatu, nggak akan asal pilih. Termasuk memilih anti nyamuk yang aman.

Cara Alami Mencegah Gigitan Nyamuk

Beberapa cara ini, bisa dilakukan untuk mencegah gigitan nyamuk.

1. Menjaga kebersihan
Kebiasan baik 3M (menguras, menutup dan mengubur) menjadi hal pertama yang harus dilakukan.

Bak mandi atau penampungan air lainnya harus rutin dikuras. Agar, nyamuk tidak meninggalkan jentiknya di sana.

Jangan lupa, penampungan air harus ditutup. Segala hal yang berpotensi menampung air di luar seperti botol dan lainnya harus dikubur.

2. Hindari menggantung baju
Ini nih, tempat yang kerap dihinggapi nyamuk. Baju yang digantung. Lebih baik, setelah dipakai, baju langsung bawa di tempat baju kotor.

3. Olesi minyak telon
Saya sebenarnya suka sekali dengan aroma dan manfaat minyak telon. Sayangnya, anak-anak saya sekarang nggak mau lagi pakai minyak telon.

Alasannya karena bukan bayi lagi. Hadeeh, padahal emaknya seneng banget nyium wanginya minyak telon.

4. Menaruh tanaman anti nyamuk

Pengin banget menanam lavender di dalam ruangan. Tapi, belum menemukan penjual tanaman lavender.

Sebenarnya irisan serai yang ditaruh di ruangan bisa juga untuk mengusir nyamuk. Namun lagi-lagi, anak-anak nggak suka sama aromanya.

Bilangnya kek bau jamu. Duh, emaknya harus cari anti nyamuk alami yang lain.

5. Gelang Anti Nyamuk
Akhirnya ketemu dengan gelang anti nyamuk. Pilihan ini lebih praktis sih menurut saya, karena bisa dipakai kemana-mana.

Saat anak-anak main di luar rumah, atau saat pergi piknik, nggak kawatir lagi akan gigitan nyamuk.

Tentunya, saya memilih gelang anti nyamuk yang terbuat dari bahan alami dan aman.

Parakito Gelang Anti Nyamuk Yang Mampu Mengurangi Ketertarikan Nyamuk Pada Kita

Awalnya saya agak ragu. Jujur baru pertama kali tahu ada gelang anti nyamuk.

Akhirnya nyoba, dong. Selain karena bahannya alami, klaimnya mampu mengurangi ketertarikan nyamuk pada manusia patut dicoba.

Oh ya, sudah pernah mendengar tentang Parakito?

Parakito diproduksi oleh Evergreen Land Ltd. Perusahaan ini telah ada sejak 2006.

Evergreen Land didirikan oleh tiga orang lelaki berkebangsaan Perancis. Uniknya, mereka tinggal di tempat yang berbeda (Paris, Singapura dan Hongkong).

Mereka bertiga memiliki cita-cita untuk mengurangi gangguan harian yang dihadapi manusia seperti gigitan nyamuk. Dengan begitu, kita semua bisa beraktivitas dengan aman, nyaman dan tentunya sehat.

Menariknya, perusahaan ini menerapkan konsep pendekatan lingkungan yang berkelanjutan pada tiap produknya. Salah satunya, ya Parakito ini.

Kemasan Parakito anti nyamuk alami menggunakan bahan yang bisa didaur ulang seperti botol plastik yang terbuat dari turunan gula tebu.

Nah, Parakito gelang anti nyamuk alami ini, bisa diisi ulang, lho. Jadi, teman-teman tinggal beli palet saja. Lebih hemat dan ramah lingkungan.

Formula Parakito dibuat di Perancis. Sementara itu tempat produksinya tersebar diberbagai negara di benua Eropa, Asia dan Amerika.

Parakito Gelang Anti Nyamuk, Seperti Apa Sih?

Selama ini, yang saya tahu ya, anti nyamuk dalam bentuk lain seperti lotion, spray, raket, dan lainnya. Ternyata, sekarang ada anti nyamuk dalam bentuk gelang.

Bentuk anti nyamuk Parakito,  berupa gelang berperekat, yang diisi dengan pelet anti nyamuk.

gelang anti nyamuk alami parakito

Ini dia gelang anti nyamuk Parakito

Nah, gelang anti nyamuk Parakito ini menggunakan teknologi difusi yang sudah dipatenkan.

Mengapa disebut sebagai anti nyamuk alami? Karena, pelet terbuat dari bahan alami yaitu vanillin. Bahan ini merupakan komponen makanan yang aromatik.

Mampu mengatur penguapan minyak essential yang terdapat dalam pelet. Sehingga, akan terjadi pelepasan secara kontinyu selama 24 jam sehari.

Nah, pelepasan dan difusi dari isi pelet berupa oil essential ini yang akan mengusir nyamuk.

Pancaran dari pelet tadi mampu menyembunyikan bau manusia yang biasanya menarik bagi nyamuk.

Jadi manfaat memakai gelang anti nyamuk Parakito adalah menutupi bau badan dan nafas kita melalui pacaran essential oil yang ada dalam pelet. Sehingga nyamuk nggak menemukan kita.

Yup, FYI, nyamuk betina yang biasa menggigit itu memiliki kemampuan mendektesi manusia dari jarak 30 meter. Hanya dari nafas dan bau badan manusia.

Iya, ternyata nyamuk itu sensitif terhadap karbondioksida yang keluar dari nafas kita.

Trus, dari jarak 5-10 mampu melihat manusia. Biasanya mereka tertarik dengan warna gelap maupun terang. Baru pada jarak 1 meter, ia akan mampu mendeteksi perbedaan suhu tubuh.

Mereka akan mendekat sampai bisa merasakan adanya aliran darah pada nadi manusia.

Nah, cara kerja Parakito itu dengan memancarkan difusi dari essential oil dalam pelet. Aroma inilah yang menyembuyikan bau manusia. So, nyamuk jadi nggak bisa mendekat.

Review Parakito Gelang Anti Nyamuk Yang Praktis

Hewan kecil macam nyamuk bisa gampang keluar masuk rumah. Bahkan tanpa kita sadari.

Selama ini saya kawatir dengan gigitan nyamuk saat anak bermain di luar rumah. Tapi, pintu dan jendela yang selalu terbuka membuat nyamuk pun bisa menggigit saat anak-anak di dalam rumah.

Akhirnya memakai Parakito gelang anti nyamuk alami sebagai pilihan praktis. Ya, karena bisa dipakai kemana-mana.
Gelang ini melindungi dari gigitan nyamuk selama 15 hari tiap isi ulang. Satu kemasan berisi satu gelang dan 2 pelet isi ulang.

Spesifikasi Parakito Gelang Anti Nyamuk

Gelang anti nyamuk Parakito tersedia untuk anak-anak maupun orang dewasa.

Bahan gelangnya terbuat dari neoprene. Bahan ini tahan panas, tahan air namun tetap elastis.

Desain dibuat dengan menarik. Bisa disesuaikan dengan berbagai aktivitas seperti saat olahraga, maupun pesta. So, nggak perlu malu pakai gelang ini karena stylish.

Selain motifnya bermacam-macam tema, warnanya juga tersedia dalam banyak pilihan.

spesifikasi parakito gelang anti nyamuk

Apa Saja Fitur Yang Ditawarkan Gelang Anti Nyamuk Alami?

1. Gelang Parakito memberikan perlindungan dari gigitan nyamuk.

2. Per satu pelet akan melindungi sepama 15 hari. Jadi untuk kebutuhan pemakaian selama sebulan perlu 2 pelet.

3. Bisa untuk dibawa diaktivitas apapun. Intinya fleksibel dipakai kemana-mana.

4. Bisa dipakai seluruh keluarga, karena aman dari bahan anti nyamuk yang berbahaya. Untuk anak-anak usia hingga 7 tahun bahkan ibu hamil, bisa.

5. Waterproof (tahan air). Tak perlu kawatir jika gelang ini terkena air karena hujan ataupun sebab lainnya.

6. Ukuran gelang bisa diatur. Sesuaikan dengan lingkar pergelangan kaki maupun tangan.

7. Terdapat banyak pilihan motif dan warna. Bahkan dengan karakter kartun yang disukai anak-anak.

Oh ya, gelang Parakito anti nyamuk alami tidak bersentuhan langsung dengan kulit, ya.

Ini bisa mengurangi alergi bagi anak-anak yang kulitnya sensitif. Tentu saja aman untuk ibu hamil.

Pelet dari gelang anti nyamuk Parakito ditaruh di kantong yang ada di gelang maupun klip.

Bahan Gelang Anti Nyamuk Anak Parakito

Bahan yang terkandung dalam pelet Parakito adalah bahan alami. Terbuat dari aneka minyak esensial. Ada minyak Esensial tunas cengkih, pohon pinus, Lavandin, Citronella, Geranium, Pippermint, dan Patchouli.

Bahan-bahan tersebut dipadatkan dalam bentuk pelet.

Pelet-gelang-anti-nyamuk

Nah, Parakito gelang anti nyamuk ini diklaim bebas bahan berbahaya. Yup, anti nyamuk yang satu ini bebas dari :

1. DEET (diethyltoluamide)

Nah, DEET ini merupakan zat aktif yang biasa dipakai dalam obat anti serangga.
DEET ini mengakibatkan efek samping, kerusakan syaraf hingga kanker, baik untuk anak maupun orang dewasa.

2. Bebas GMO (Genetically Modified Organisms)
GMO itu organisme hasil rekayasa genetika. Sehingga memiliki sifat berbeda dari organisme yang biasa.
Mengapa dianggap berbahaya? Karena sifatnya karsinogenik, toxic, dan allergist.

3. Bebas Gluten
Jenis protein yang terdapat dalam biji-bijian, seperti gandum dan jelai.

4. Bebas parabens
Parabens itu zat pengawet yang biasa ditemukan dalam produk perawatan tubuh maupun kosmetik.

Nah paparan Parabens ini diduga menimbulkan efek negatif bagi kesehatan manusia. Contohnya, kanker, penyakit kronis, penurunan produksi sperma dan lainnya.

5. Bebas Phthalates

Zat kimia ini biasanya digunakan untuk melunakkan plastik. Biasa ditemukan di berbagai produk kecantikan, insektisida dan lain sebagainya.

Berbahaya jika terpapar zat ini terus menerus karena mengandung racun, karsinogenik dan bisa menimbulkan cacat lahir.

6. Tanpa uji coba pada hewan
Salah satu yang dihindari banyak orang adalah pengujian terhadap hewan. Parakito gelang anti nyamuk alami, menyatakan tidak menggunakan hewan untuk uji pakai.

Cara Pemakaian Parakito Gelang Anti Nyamuk Alami

Cara pemakaian gelang anti nyamuk alami Parakito juga mudah.

Masukkan pelet pada kantong berjala

1. Pasang pelet di kantong yang berjala. 2. Lalu pakaikan di pergelangan tangan atau kaki anak.
3. Katupkan perekatnya.

Ingat : jauhkan pelet dari jangkauan anak-anak ya. Baca dulu petunjuk cara pemakaian gelang anti nyamuk alami Parakito. Jangan lupa cuci tangan, setelah memasukkan pelet.

Berapa Sih Harga Gelang Anti Nyamuk Alami Parakito?

Tempo hari, anak saya memilih gelang anti nyamuk alami Parakito berwarna hitam dengan motif zebra. Dia udah nggak suka dengan warna yang khas anak-anak, qeqeqe.

Pilihan motifnya ada macam-macam, teman-teman. Anak-anak bisa diajak memilih mana yang disukainya.

Gelang parakito motif zebra

Nah, harga gelang Parakito motif zebra dengan 2 Pellet isi ulang, Rp.290.000,00
Gelang Parakito anti nyamuk alami ini bisa dibeli langsung di webnya.

Sudah sebulanan ini anak saya masih memakai gelang anti nyamuk alami dari Parakito.

Dia nggak protes dengan aroma yang keluar dari gelang. Padahal biasanya dia tuh sensitif banget sama bau-bauan.

Emang bener, aromanya minyak essensialnya nggak tajam dan mengganggu penciuman kita. Namun, bisa melindungi anak-anak dari gigitan nyamuk.

Nah, buat teman-teman yang membutuhan anti nyamuk alami, bisa dicoba nih, gelang anti nyamuk alami dari Parakito.

One Response

  1. Sara Neyrhiza October 18, 2020

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.