Event Health

Program Sampahku Tanggung Jawabku, Ajak Anak Indonesia Kelola Sampah

Persoalan sampah memang menjadi momok di negeri ini. Berbagi cara pengelolaan sampah dilakukan namun hasilnya belum menyelesaikan persoalan. Setiap hari sampah makin bertambah, menggunung di tempat pembuangan akhir sampah. Sungai-sungai makin lama menjadi tempat pembuangan paling mudah.


Ditengah persoalan sampah yang tak kunjung terurai upaya untuk mengedukasi pengelolaan sampah yang baik harus terus dilakukan. Bahkan harus menyasar anak usia dini. Jika anak-anak memiliki kebiasaan baik dalam mengelola sampah, harapannya ketika dewasa nanti kebiasaan baik ini sudah terbentuk. Sehingga persoalan sampah di masa depan bisa diatasi.

Danone AQUA, Luncurkan Modul Sampahku Tanggung Jawabku

Untuk mewujudkan Indonesia yang lebih bersih dan sehat, maka Danone AQUA melanjutkan komitmennya dalam #BijakBerplastik yang ada dalam pilar edukasi.

Program #BijakBerplastik tersebut meliputi 3 kegiatan:

1. Koleksi, adalah kegiatan mengumpulkan sampah yang ada di lingkungan kita.
2. Memilah, yaitu memisahkan sampah sesuai dengan jenisnya sesuai dengan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle).
3. Inovasi (perbaikan teknologi), yaitu menciptakan teknologi terkini yang ramah lingkungan. AQUA sendiri telah menciptakan Aqua Life yaitu botol yang bahannya 100% dari bahan plastik yang bisa didaur ulang.

Program pembelajaran digital Sampahku Tanggung Jawabku merupakan upaya edukasi Bijak Berplastik yang menyasar anak usia PAUD dan SD, menggunakan media digital.

Menurut Founder Sekolah.mu Najeela Shihab menyebutkan bahwa target Modul e-learning interaktif tentang Sampahku Tanggung Jawabku adalah menyasar kurang lebih 5 juta anak-anak, dan kurang lebih 100 juta masyarakat Indonesia.

Kondisi pandemi telah memaksa semua aktivitas belajar dilakukan secara daring. Begitupun dengan pendidikan lingkungan anak. Harus terus dilakukan meskipun harus dilakukan secara daring.

Kali ini Danone AQUA bekerjasama dengan platform belajar digital Sekolah.mu membuat program pembelajaran daring yang dikemas menarik dan mudah untuk diakses.

Program Sampahku Tanggung Jawabku telah diluncurkan pada Kamis tanggal 6 Mei 2021. Pada kesempatan tersebut Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, Jumeri, S.TP., M.Si, mengatakan bahwa pemerintah menyambut baik setiap inisiatif yang dilakukan oleh berbagai pihak dalam upaya memajukan pendidikan sejak dini. Termasuk pendidikan lingkungan hidup.

Beliau juga menyampaikan bahwa kolaborasi AQUA dan Sekolah.mu ini sejalan dengan program pemerintah yang ingin terus melakukan terobosan program pendidikan ketika periode proses belajar mengajar dilakukan secara daring.

Program belajar digital Sampahku Tanggung Jawabku memberikan kesempatan anak-anak di Indonesia untuk belajar mengenai tanggung jawab terhadap lingkungan sejak dini.

Diharapkan anak-anak mampu menjadi pelajar Pancasila yang memiliki karakter dalam kehidupan sehari-hari.

Modul Sampahku Tanggung Jawabku

Melalui modul ini anak-anak belajar menggunakan media video animasi yang tentunya menarik buat anak-anak. Bahasa komunikasi yang dipakai juga sesuai dengan usia dan nalar mereka. Sehingga materi modul akan mudah dipahami.

Selain melalui video, anak-anak belajar melalui buku cerita, aktivitas interaktif, dan berbagai panduan pengelolaan sampah yang menarik.

Nah, yang lebih menarik adalah anak-anak diminta untuk melakukan aksi nyata dan mempraktikkan langsung pengetahuan yang telah diperoleh. Jadi, anak-anak akan membuat biopori dan diminta menceritakan bagaimana proses pembuatannya. Setelah kegiatan aksi nyata rampung, aksi dan karya anak akan terdokumentasi pada portofolio mereka, lho. Seru banget, ya!

Lalu Apa Saja Tujuan Pembelajaran Sampahku Tanggung Jawabku?

Berikut ini 4 tujuan pembelajaran yang ingin dicapai :

1.Memahami berbagai jenis sampah
2.Memperkirakan dampak yang diakibatkan oleh berbagai jenis sampah
3.Membuang sampah pada tempatnya
4.Mengelola sampah untuk mengurangi jumlah dan dampaknya pada lingkungan

Modul e-learning interaktif bisa diakses di platform Sekolah.mu. Tersedia untuk jenjang pendidikan yang berbeda yaitu PAUD dan SD.

Modul pembelajaran untuk PAUD tersebut meliputi :
1.Aku Bertanggung Jawab Atas sampahku, ada 3 aktivitas
2.Apa itu sampah, 8 aktivitas
3.Kemana perginya sampah, 6 aktivitas
4.Aksi kecil, 9 aktivitas dan
5.Refleksi program, 2 aktivitas

 

Untuk mengetahui isi modul secara lengkap, bisa diakses di link Sampahku Tanggung Jawabku PAUD.

Sudah ada 1884 orang bergabung, belajar melalui modul Sampahku Tanggung Jawabku.

Sementara itu, untuk jenjang SD, materi pembelajaran lebih kompleks, meliputi :
1.Aku Bertanggung Jawab Atas Sampahku, 3 aktivitas
2.Memahami sampah, 9 aktivitas
3. Perjalanan sampah , 7 aktivitas
4.Aksiku untuk mengelola sampah, 8 aktivitas
5.Refleksi program, 2 aktivitas

Nah, jika ingin mengetahui lebih lanjut isi modul untuk jenjang SD, silahkan klik link Sampahku Tanggung Jawabku SD.
Sudah sekitar 1599 telah tergabung, menggunakan modul Sampahku Tanggung Jawabku SD.

Dengan adanya program Sampahku Tanggung Jawabku, orangtua tentu terbantu dalam upaya mendidik anak dalam mengelola sampah.

Yuk, segera bergabung, belajar menggunakan modul Sampahku Tanggung Jawabku, karena kuota terbatas.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.