Health

Memilih Pembersih Kewanitaan Yang Aman, Sahabat Di Kala Aktif

“Nggak mau ah pakai pembersih kewanitaan, takut kena kanker! ”

Teman-teman pernah mendengar jika pembersih area kewanitaan menjadi pemicu kanker?

Kalau pernah, berarti kita sama. Padahal dalam mitos itu nggak jelas juga disebut jenis kankernya. Alasannya juga kerap tak disebut secara jelas mengapa feminime wash jadi pemicu kanker.

Ternyata ada banyak mitos pembersih kewanitaan, lho. Tak jarang mitos itu menjadi alasan tidak memakai pembersih kewanitaan.

Penasaran dengan mitos itu maka saya cari deh informasi seputar sabun pembersih vagina dan kaitannya dengan kanker. Agar tak salah paham.

Benarkah Mitos Pembersih Kewanitaan Menyebabkan Kanker?

Dari hasil searching, ketemulah dengan sebuah artikel yang dimuat di Detikcom. Dalam artikel tersebut dr Dinda Derdameisya, SpOG seorang ahli aesthetic gynaecologist, menyebutkan jika pembersih kewanitaan tidak menyebabkan kanker karena pemakaiannya hanya di bagian luar vagina.

Yang perlu diwaspadai adalah resiko iritasi jika ternyata produk tersebut tidak cocok dengan kulit si pengguna.

Nah, kalau terjadi iritasi ada resiko infeksi jika tak segera ditangani.
Jadi jelas ya, kalau pembersih vagina tak menyebabkan kanker. Untuk penyebab kanker, seperti kanker serviks kan sudah terbukti virus HPV biang keladinya.

Penting sih untuk mengikuti anjuran deteksi dini kanker serviks jika ingin memastikan kondisi serviks kita sehat. Bukan berharap yang buruk tentunya tapi untuk mencegah sedini mungkin kanker serviks meningkat stadiummya.

Itu baru satu mitos saja, ya. Di luar sana masih banyak mitos pembersih kewanitaan yang lainnya. Sebaiknya sih, jangan langsung percaya dengan segala rumor maupun mitos. Langsung cek saja deh kebenaran mitos tersebut dari ahlinya.

Apa Saja Yang Harus Diperhatikan?

Vagina adalah salah satu aset wanita. Keberadaannya amat vital. Sebagai organ reproduksi kondisi vagina tentu harus sehat agar mampu menjalankan fungsinya dengan baik. Vagina yang sehat akan membuat proses reproduksi berlangsung dengan baik. Gangguan kesehatan vagina kerap kali berujung pada gangguan reproduksi.

Di sisi lain vagina juga media untuk berhubungan seks dengan pasangan halal. Kondisi vagina akan mempengaruhi tingkat kepuasan dalam berhubungan suami istri.

Keputihan, dan bau tak sedap serta penyakit lain di organ intim bisa menurunkan gairah pasangan. Duh, bisa-bisa keharmonisan rumahtangga jadi hancur gara-gara ini. Jangan sampai ya, teman-teman.

Mengingat pentingnya peran vagina maka sudah seharusnya kesehatan vagina jadi perhatian para wanita. Menjaga kebersihan vagina mutlak dilakukan.

Membersihkan vagina bisa dilakukan dengan air hangat yang bersih. Caranya dengan mengusapnya dari depan ke belakang dan selalu keringkan vagina setelah cebok.

Jika menghendaki menggunakan sabun pembersih area kewanitaan, silahkan saja. Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan sehubungan dengan hal tersebut.

Mungkin diantara kita ada yang meragukan keamanan menggunakan pembersih vagina. Apalagi banyak merek sabun pembersih kewanitaan yang beredar di pasaran. Kerap bikin bingung memilihnya. Agar tak bingung lagi, simak tipnya, ya.

5 Tip Memilih Pembersih Kewanitaan

Jika memang teman-teman membutuhkan feminime wash karena kondisi tertentu maka berikut ini panduannya berbagai sumber :

1. Aromanya tak kuat
Penggunaan parfum memang bisa membuat harum vagina. Namun harus diwaspadai resikonya. Aroma pembersih kewanitaan yang terlalu kuat biasanya memakai bahan kimia. Resikonya tentu bisa terkena alergi maupun iritasi. Oleh karena itu, pilihlah yang aromanya lembut.

2. Mengandung gliserin
Zat yang satu ini memiliki peranan penting sebagai humektan. Fungsinya menjaga kelembaban area vagina. Kondisi normalnya, vagina memang harus lembab namun tak berlebihan. Tidak pula kering.

3. PH seimbang sekitar 3,5 – 4,9
PH pembersih kewanitaan harus seimbang. Dengan ph yang seimbang, sabun tersebut menjaga tingkat keasaman area vagina. Jika nilai Ph tidak seimbang maka bakteri jahat akan tumbuh subur. Akibatnya bisa terjadi infeksi.

4. Bahan pembuatnya alami
Seperti kita ketahui area vagina merupakan area yang sensitif. Penggunaan bahan alami tentu baik untuk vagina. Sejak dahulu beberapa bahan alami dikenal sebagai pembersih vagina seperti daun sirih. Sekarang bisa juga menggunakan chamomile dan aloe vera.

5. Mengandung Prebiotik
Saya dari dulu suka penasaran, alasan Cleopatra gemar mandi susu. Apakah ini ada kaitannya dengan bahan prebiotik di dalam susu yang berkhasiat? Yup, kandungan prebiotik bisa jadi tameng agar vagina tak terkena infeksi.

Selain itu ternyata dalam susu itu mengandung lactid acid. Zat ini memiliki peran penting dalam menjaga kesimbangan PH di area vagina.

Review Pembersih Kewanitaan Andalan Feminine Care

Beberapa waktu lalu saya traveling ke Bali. Bukan murni untuk liburan namun mengikuti sebuah akademi menulis selama empat hari. Agenda kegiatan selama di Bali amat padat. Melihat run downnya saya bisa membayangkan kondisi tubuh saya selama seharian.

Pembersih Kewanitaan

Aktivitas padat tetap nyaman foto : dokpri

Hari pertama saya berangkat ke bandara pagi-pagi sekali. Jam 4 pagi sebelum Shubuh, saya sudah sampai di sana. Jadwal penerbangan jam 6 pagi membuat saya harus bergegas. Apalagi panitia sudah wanti-wanti agar peserta siap di bandara dua jam sebelum keberangkatan. Guna menghindari ketinggalan pesawat tentunya. Ternyata bandara Adi Soemarmo memang tak seramai bandara lainnya. Sampai di sana bandara masih tutup. Belum ada layanan check in dan lainnya. So, menunggu menjadi satu-satunya pilihan hingga akhirnya pesawat tinggal landas tepat waktu.

Pukul 08.00 WITA saya sampai di Ngurah Rai Bali. Sempat transit sebentar di sebuah resto sambil menunggu rombongan lainnya. Alhamdulilah bisa menikmati nasi goreng pengganjal perut karena tidak sempat sarapan. Belumlah habis nasi goreng yang saya makan, saya dan teman-teman harus segera menuju hotel.

Tanpa sempat cuci muka ataupun ganti baju, saya langsung digiring ke ruangan. E ya ampun, bebek kali digiring. Maksud saya dipersilahkan masuk ruang meeting.

Sekitar pukul 10.00 acara dimulai dan berakhir hingga malam hari. Selain belajar di kelas, ada pula visit ke beberapa tempat yang lokasinya berjauhan. Selalu membutuhkan waktu lebih dari 30 menit perjalanan dari satu lokasi ke lokasi berikutnya. Ini berlangsung selama empat hari.

Tak ada selingan mandi sore, jadi dari pagi sampai malam saya masih memakai baju yang sama. Tubuh keringetan itu pasti saat di luar ruangan. Apalagi kondisi saya saat itu sedang menstruasi. Butuh ekstra membersihkan diri agar tetap nyaman.

Alhamdulilah saya sudah menyiapkan Andalan Feminine Care varian Fresh. Cairan dalam botol warna hijau inilah sahabat saya selama traveling. Pembersih kewanitaan Andalan Feminine Care saya pilih karena kandungannya alami.

Terdapat prebiotik, aloe vera, chamomile, milk extract, lactid acid yang telah lolos uji klinis.

Selain itu, alasan saya memilih Andalan Fresh Feminine Care karena memenuhi kriteria pembersih kewanitaan yang aman. Efeknya juga saya suka.

Manfaat pembersih kewanitaan Andalan Feminine Fresh Care yaitu vagina jadi bersih, segar dan nyaman. Menstruasi saat traveling jadi enteng.

Andalan feminine fresh care

Fresh, menjaga kesegaran sepanjang hari foto:dokpri

Andalan Fresh Feminine Care telah memberikan perlindungan dan kesegaran seharian.
Mood saya pun tidak terganggu karena kondisi vagina yang nyaman. Aktif dari pagi hingga malam tak masalah meskipun sedang menstruasi.

Pembersih kewanitaan seperti Andalan Feminine Care dibutuhkan oleh wanita diusia berapa pun. Apalagi jika sudah mengalami menstruasi. Bagi teman-teman yang kerap aktif berolahraga ataupun traveling juga membutuhkan sabun vagina. Asal memilih pembersih kewanitaan yang aman dan berhati-hati dalam penggunaannya tentu tak menimbulkan efek negatif.

Varian Andalan Feminine Care ada tiga. Selain varian Fresh dalam botol hijau, ada varian Natural White dalam botol biru dan Revitalized dalam botol berwarna jingga.

Jika teman-teman membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai Andalan Feminine Care bisa follow media sosialnya, ya. Cus deh, follow IG nya @AndalanFeminineCare.

Nah, kalau mau lebih komplit infonya, silahkan berkunjung ke web nya Andalan Feminine Care, ya.

Semoga informasi yang saya tulis bisa membantu teman-teman.

27 Comments

  1. Wiwied Widya September 10, 2019
    • Ety Abdoel September 11, 2019
      • Lina W. Sasmita September 12, 2019
  2. nurulrahma September 12, 2019
  3. Diane September 12, 2019
  4. Keke Naima September 12, 2019
  5. Widyanti Yuliandari September 12, 2019
  6. Cindy Vania September 12, 2019
  7. Eka Fikry September 13, 2019
  8. Nanik Nara September 13, 2019
  9. Sri Widiyastuti September 13, 2019
  10. Utie adnu September 13, 2019
  11. Rani R Tyas September 14, 2019
  12. RAch Alida September 14, 2019
  13. Dian Restu Agustina September 14, 2019
  14. Uniek Kaswarganti September 14, 2019
  15. Hidayah Sulistyowati September 14, 2019
  16. Aswinda Utari September 14, 2019
  17. Eni Martini September 14, 2019
  18. Siti Hairul September 14, 2019
  19. lendyagasshi September 14, 2019
  20. Milda Ini September 14, 2019
  21. Ainhy Edelweiss September 15, 2019
  22. Rosanna Simanjuntak September 15, 2019
  23. Hastira September 17, 2019
  24. ivonie September 17, 2019
  25. Faradillah September 24, 2019

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.