Blogging and Social Media

Sehari Bersama Indari Mastuti dan Ibu-Ibu Doyan Nulis (IIDN )Solo

ini dia wajah-wajah ceria habis tukeran kado

ini dia wajah-wajah ceria habis tukeran kado

Akhirnya tanggal 5 Febuari yang kutunggu-tunggu datang juga. Ada apa ya hari ini? buat teman-teman IIDN (Ibu-ibu Doyan Nulis) Solo, pasti dah pada tahu dan nunggu-nunggu juga kan?. Ya iyalah, secara mau ketemu sama Mba Indari Mastuti gitu lho, Sang Founder IIDN Interaktif.

Semangat dong? wah semangat pakai banget. Apalagi dapat bocoran jika agenda acara kopdar ini ada nilai plus yang amat bermanfaat bagi para penulis atau yang ingin jadi penulis buku. Apa sebab? sst, anggota akan diajak mengunjungi dua penerbit yang ada di Solo yaitu Tiga Serangkai dan Pustaka Arafah.

Saking semangatnya, akupun berangkat lebih awal, takut telat, sayang banget kalau acara sharing tentang dunia kepenulisan tak diikuti secara lengkap. Jam 8.00 akupun menuju ke lokasi kopdar di kediaman Mba Candra. Berhubung, aku gak apal Solo dan gak mau nyasar plus ribet jadi naik taksi. Sekitar jam 8.30, aku sampai di rumah Mba Candra.

Sampai depan rumah, mak jegagig! lha kok sepi? salah rumah atau salah jadwal nih?. Rumah Mba Candra tertutup rapat dan sepi. Akhirnya kuputuskan untuk menelepon beliau, kusampaikan bahwa aku telah berada di depan rumahnya. Ealah, ternyata beliau masih diperjalanan setelah mengajak sarapan pagi Mba Indari Mastuti di Soto Gading.

Yo wes, tenang aku, ternyata nggak salah rumah dan nggak keliru jadwal. Untungnya nggak perlu lama menunggu kedatangan Tuan Rumah dan Bintang Tamunya. Horeee, akhirnya bisa ketemu mereka berdua, selama ini kan hanya berinteraksi lewat dunia maya. Setelah bertemu di dunia nyata kami semua saling takjub.

Hehehe, eh ternyata dirimu cilik menthik yo, begitu kata Mba Candra. Hahaha, reaksi yang sama seperti kata Om Nh, Pakde Cholik dan beberapa teman blogger yang mengira kalau bodiku tinggi besar, hadeeh.

mejeng dengan tuan rumah, sayang fotonnya gak jelas

mejeng dengan tuan rumah, sayang fotonnya gak jelas

Sekilas info nih, IIDN Interaktif adalah komunitas tempat ngumpulnya ibu-ibu yang doyan nulis. Ada yang nulis buku, artikel, blog, cerpen, cernak, dan nulis novel. Nah, Mba Indari sebagai founder sekaligus pimpinan pusat sedang mengadakan roadshow ke beberapa kota dimana terdapat Korwil IIDN.

Roadshow dimulai bulan Januari 2014 di kota Surabaya. Untuk bulan Febuari ini Mba Indari mengunjungi Korwil IIDN di empat kota yaitu Semarang, Jogya, Solo dan Tasikmalaya. Hari ini adalah jadwal roadshow di kota Solo yang bertempat di kediaman Mba Candra Nila Murti Dewojati, yang memegang amanah sebagai Dewan Penasehat IIDN Solo.

mejeng dulu sebelum dimulai acaranya, sst ada yang lagi serius!

mejeng dulu sebelum dimulai acaranya, sst ada yang lagi serius!

Rencananya acara tuh mulai jam 9.00 ternyataaaaa harus molor karena anggota banyak yang telat datangnya.  Kesibukan mereka adalah alasannya. Ya, maklum hari ini hari kerja, bagi anggota yang bekerja kan harus ijin dulu bahkan ada yang yang bisa hadir. Nah, bagi anggota yang tak bekerja masih direpotkan dengan urusan domestik.

Hehehe, gak papa kok akhirnya toh acara dimulai juga dan anggota satu persatu menampakkan batang hidungnya. Buat Bu dokter Istiati, meski sayang tapi apa hendak dikata, beliau harus meninggalkan acara lebih awal karena ada rapat di kantornya yang tak bisa diwakilkan.

Acara dimulai dengan sambutan dari  Ketua IIDN Solo yaitu Mba Siti Nurhasanah. Sambutan diisi dengan perkenalan kepengurusan baru dan program IIDN Solo. Nggak salah pilih memang, ketuanya Mba Siti, soalnya beliau lancar banget dan renyah ketika ngomong di depan forum, qeqeqe nggak kayak diriku yang grogi setengah mati.

ibu ketua yang ayu lagi pidato

ibu ketua yang ayu lagi pidato

Eng, ing, eng, yang dinantikan akhirnya tampil juga, Mba Indari memulai sharingnya tentang aktifitasnya di dunia kepenulisan. Ternyata semua berawal dari kesukaannya membaca buku. Dari sanalah kemudian minat untuk menulis itu tumbuh. Mba Indari kecil kemudian rutin menulis meskipun saat itu beliau belum tahu cara mengirimkan tulisan-tulisannya itu. Beliau tetap konsisten menulis.

bintang tamu lagi sharing

bintang tamu lagi sharing

Hingga akhirnya, jalan menjadi penulis terbuka ketika untuk pertama kalinya tulisannya berhasil dimuat di Majalah Gadis. Honor pertama  digunakan untuk modal menulis yaitu untuk membeli kertas dan pita mesin ketik. Maklum saat itu modal awal masih terbatas. Sementara sebagian honornya untuk mentraktir teman-teman sekolahnya, hehehe bagi-bagi rejeki nih.

Kemampuan menulis Mba Indari membawanya pada posisi yang diperhitungkan di sebuah perusahaan telekomunikasi. Beliau sering mendapat amanah untuk membuat proposal, surat menyurat dan press release. Setelah memutuskan menikah beliau kemudian memilih menekuni dunia kepenulisan dan berhasil menulis puluhan buku serta memiliki agensi naskah.

khusyu mendengarkan

khusyu mendengarkan

Jatuh bangun membangun bisnis agensi naskah dialaminya namun beliau tak patah arang. Usaha uletnya telah mampu menghasilkan ratusan buku yang diantaranya ditulis oleh ibu-ibu anggota IIDN Interaktif baik yang berada di Indonesia maupun di luar negeri.

Nah, dari sharing kali ini ada poin penting yang harus dicatat nih bagi para penulis. Beliau tuh menyampaikan jika sekarang para penerbit itu lebih selektif dalam memilih penulis yang layak bukunya diterbitkan. Bukan hanya dibutuhkan naskah yang bagus namun juga penulis yang mau ikut berpromosi dan menjual bukunya.

Penulis yang seperti ini biasanya penulis yang memiliki basis komunitas, seperti IIDN Interaktif lah contohnya. Apalagi jika penulis tersebut memiliki interaksi di sosial media yang aktif dan lebih bagus lagi punya banyak follower atau penggemar. Nah, ini dia yang menurut Mba Indari, penulis tuh harus berani tampil dan narsis.

Wkwkwk, ini dia nih kelemahanku, gak pede bu kalau harus narsis. Tapi gak papa, jadi tahu kan atmosfer dunia penerbitan seperti apa dan tentu saja ada pekerjaan rumah yang harus kuatasi, yaitu memupuk rasa pede. Harus rajin bikin status dan berinteraksi di komunitas agar dikenal dan memiliki basis masa yang kuat. Halaah ini mau jadi penulis apa mau jadi caleg ya? qiqiqi.

mejeng bareng bintang tamu

mejeng bareng bintang tamu

Tuh kan, gak rugi datang ke acara kopdar  IIDN Solo. Penasaran kan dengan ilmu dan pengalaman yang kudapat di dua penerbit buku. Tunggu ya postingan selanjutnya!

**************To Be Continued***********

 

 

 

14 Comments

  1. dey February 5, 2014
    • Ety Abdoel February 6, 2014
  2. murtiyarini February 5, 2014
    • Ety Abdoel February 6, 2014
  3. yervi hesna February 6, 2014
    • Ety Abdoel February 6, 2014
  4. nh18 February 6, 2014
    • Ety Abdoel February 6, 2014
  5. Heni Puspita February 6, 2014
    • Ety Abdoel February 7, 2014
  6. vizon February 6, 2014
    • Ety Abdoel February 7, 2014
  7. keke naima February 12, 2014
    • Ety Abdoel February 13, 2014

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.