Motherhood

Tips Memilih Daycare

Daycare (tempat penitipan anak) telah menjadi bagian dari kehidupan perkotaan. Kondisi Ayah dan Ibu harus bekerja di luar rumah menjadi alasan adanya daycare. Ada banyak fasilitas dan program ditawarkan oleh daycare. Bagaimana memilih daycare yang baik dan sesuai dengan kebutuhan anak kita?. Simak tipsnya berikut ini.

Fenomena Ayah dan Ibu bekerja memang sudah umum terjadi. Tuntutan pemenuhan kebutuhan hidup yang semakin tinggi membuat keduanya bekerja. Selain itu setiap keluarga pasti punya cita-cita yang ingin diraih. Jadi, pilihan bekerja bagi Ayah dan Ibu adalah pilihan realistis.

Menitipkan anak dengan babysitter (pengasuh) di rumah selama ini memang menjadi pilihan banyak keluarga bekerja. Namun, memilih pengasuh yang baik juga tidak mudah. Ditambah lagi jika menyewa pengasuh saja, bagaimana dengan pekerjaan rumahtangga?.

Biasanya seorang babysitter bekerja mengasuh dan merawat anak saja sementara pekerjaan rumahtangga bukan domain mereka. Sementara itu jika harus menggaji pengasuh dan pembantu rumahtangga tentu akan menaikkan pengeluaran. Bagi sebagian keluarga tentu berat.

Kakek nenek ataupun sanak keluarga mungkin bisa jadi pilihan jika mereka tinggal berdekatan. Bagi yang tinggal berbeda kota, menitipkan anak tentu tidak mungkin dilakukan. Pilihan yang bisa dijadikan alternatif adalah menitipkan anak di daycare.

Menitipkan anak di daycare bisa dilakukan selama jam bekerja Ayah dan Ibu. Daycare biasanya memiliki tenaga pengasuh yang terdidik sehingga tahu bagaimana cara merawat dan mengasuh anak dengan benar.

Sebagai orangtua kita tentu tak boleh menyerahkan anak sepenuhnya pada daycare tanpa pengawasan. Hal ini guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti tertular penyakit tertentu dari anak lain, anak mendapat perlakuan yang tak baik, atau anak-anak dijejali kegiatan yang tak sesuai dengan usianya.

Untuk itulah orangtua harus selektif memilih daycare. Henny Puspitarini, pemilik daycare Rumah Pelangi, di Depok, memberikan tips cara memilih daycare yang baik:

  1. Kebersihan daycare, ini penting agar selama dititipkan kesehatan anak bisa tetap terjaga.
  2. Keamanan lingkungan daycare. Maraknya kasus penculikan bayi/anak tentu menjadi kewaspadaan bersama. Agar anak kita aman dan kita sebagai orangtua tenang menitipkan anak maka pilih daycare yang lingkungannya aman.
  3. Kualitas Pengasuh, tidak hanya kemampuan dalam merawat dan mengasuh anak saja namun juga diperlukan kesabaran dalam menghadapi anak-anak, berbahasa yang baik/tidak kasar, mau terus belajar meningkatkan kemampuannya.
  4. Kurikulum, daycare tidak hanya menjadi tempat anak makan, tidur dan bermain. Anak-anak perlu dibekali kompetensi dasar anak usia dini, daftar tumbuh kembang anak mengacu pada kriteria dari IDI (Ikatan Dokter Indonesia), dan integrasi nilai-nilai islam bagi keluarga muslim.
  5. Biaya, besarnya biaya biasanya ditentukan oleh fasilitas yang diterima dan lamanya waktu menitipkan. Seperti makan dan berbagai kegiatan serta menitipkan halfday atau fullday. Sesuaikan saja dengan keperluan dan kemampuan orangtua.

Perlu kecermatan dalam memilih daycare agar anak yang dititipkan bisa nyaman, aman dan tumbuh serta berkembang dengan baik. Orangtuapun dapat bekerja dengan tenang.

 

18 Comments

  1. Idah Ceris September 6, 2014
    • Ety Abdoel September 8, 2014
  2. Keke Naima September 7, 2014
    • Ety Abdoel September 8, 2014
  3. arinta adiningtyas September 9, 2014
    • Ety Abdoel September 9, 2014
  4. Fenny September 9, 2014
    • Ety Abdoel September 9, 2014
  5. Rebellina Santy September 9, 2014
    • Ety Abdoel September 9, 2014
  6. rahmi September 9, 2014
    • Ety Abdoel September 9, 2014
  7. Ummi Aleeya September 10, 2014
    • Ety Abdoel September 10, 2014
  8. @ZakiaNurhadi September 10, 2014
    • Ety Abdoel September 10, 2014
  9. ayu November 12, 2014
    • Ety Abdoel November 14, 2014

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.