Blogging and Social Media

WomanMarketer : Sentuhan Kreatif Wanita Di Dunia Marketing

Pernahkah Anda memiliki pengalaman tidak mengenakan dengan Sales?. Datang ke rumah di saat waktu istirahat? atau menghampiri Anda ketika sedang memasuki pusat perbelanjaan dengan memberikan sebuah brosur?. Yang lebih agresif adalah memberondong Anda dengan kalimat-kalimat yang begitu cepat diucapkan sambil menggiring Anda ke suatu tempat, kemudian menunjukkan bahwa Anda beruntung mendapatkan kesempatan untuk memiliki produk ini secara gratis dan bla, bla, bla.

Veronica Ratna Ningrum foto: Indscript Creative

Veronica Ratna Ningrum
foto: Indscript Creative

Sales memang merupakan salah satu bagian dari marketing. Cara-cara yang mereka gunakan untuk menarik minat pembeli merupakan bagian dari strategi marketing. Ternyata, cara-cara yang mereka gunakan kadang justru mengganggu kita. Bukannya tertarik untuk membeli, terkadang justru kita kesal dibuatnya. Disinilah letak pentingnya seorang Marketer sebagai perancang konsep marketing sekaligus sebagai eksekutor dari strategi marketing. Seorang marketer harus mampu meramu konsep yang bagus dan strategi yang jitu.
Sebuah bisnis tentu membutuhkan marketer agar produk mereka laku di pasaran. Untuk posisi yang satu ini, membutuhkan orang-orang yang mampu luwes dalam berinteraksi baik secara bisnis maupun hubungan sosial, memiliki kepekaan dalam membaca peluang pasar serta memiliki kemampuan dalam menyusun strategi marketing yang tepat bagi sebuah produk. Kemampuan tersebut sejatinya amat lekat dengan wanita. Hal ini menunjukkan peluang besar bagi wanita untuk eksis di dunia marketing. Namun ternyata di Indonesia, marketer handal masih didominasi kaum laki-laki. Belum banyak WomanMarketer Indonesia yang muncul ke permukaan.
Veronica Ratna Ningrum adalah WomanMarketer yang namanya mulai berkilau. Kepiawaiannya meramu konsep marketing dan strategi marketing mulai diperhitungkan. Eksistensinya di dunia marketing telah membuktikan bahwa sentuhan kreatif wanita mampu memberi warna berbeda dalam pemasaran sebuah produk.
Mengapa sentuhan WomanMarketer itu memiliki nuansa yang berbeda? Menurut wanita yang hobi menyanyi ini, hal itu disebabkan oleh sikap wanita yang biasanya lebih tekun dan detil, serta lebih luwes dalam memasarkan produk. Coba Anda amati, tenaga sales yang menjadi ujung tombak marketing bukankah kebanyakan kaum wanita. Hal ini sesungguhnya satu peluang bagi mereka untuk meningkatkan kemampuan dari pelaksana tugas menjadi seorang konseptor marketing.
Veronica menyadari bahwa ia amat diuntungkan dengan keluwesannya dalam berinteraksi dengan klien maupun dengan orang lain. Selain itu wanita penyuka jam tangan ini juga memiliki dedikasi yang total saat menggarap konsep dan strategi marketing suatu produk. Baginya konsumen adalah raja, sudah selayaknya konsumen mendapat perlakuan istimewa sebagai raja. Veronica pun menempatkan kepuasan konsumen di atas segalanya. Untukย  itu, tidak ada kata setengah-setengah dalam kamus bisnisnya.
Veronica menambahkan bahwa layanan terbaik bagi seorang klien tidak melulu soal kualitas produk, namun juga sikap seorang marketer. Marketer yang baik harus memahami cara memperlakukan orang lain dengan baik sehingga mereka merasa nyaman. Selain itu seorang marketer juga harus mampu menjadi problem solver, yang memiliki kemampuan untuk mengambil keputusan sekaligus menyediakan solusi jika terjadi masalah di lapangan.
Demikianlah sekelumit kisah mengenai sebuah sentuhan WomanMarketer. Sentuhan midas ala Veronica, WomanMarketer yang siap melejit melalui Personal Branding Agency, lini dari Indscript Creative. Veronica siap membantu Anda dalam meramu strategi marketing yang jitu.

10 Comments

  1. anazkia March 22, 2013
    • Ety Abdoel March 22, 2013
  2. mhdharis March 25, 2013
    • Ety Abdoel March 25, 2013
  3. Arr Rian March 29, 2013
    • Ety Abdoel March 30, 2013
  4. Nchie Hanie April 13, 2013
    • Ety Abdoel April 13, 2013
  5. Mugniar April 15, 2013

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.